Yuk, Pahami Pengertian TCP/IP dan Berbagai Lapisan di Dalamnya!

Dalam dunia komputer, hal yang paling mendasar dan wajib diketahui selain perangkat keras dan perangkat lunak adalah jaringan. Ketika berbicara tentang komputer dan jaringan komputer, terutama di kalangan para penggemarnya,  protokol merupakan hal yang tidak luput dari pembicaraan.

Protokol sendiri merupakan sebuah bagian yang krusial dalam proses transfer informasi antar komputer. Bagian ini melakukan pengaturan terhadap data pertukaran data dari satu komputer dengan komputer lainnya. Dari pengertian tersebut kita tahu bahwa aktivitas di internet tidak jauh dari fungsi protokol.

Salah satu jenis protokol adalah TCP/IP yang merupakan jaringan komputer yang paling banyak digunakan di seluruh dunia karena terdiri dari banyak kelebihan.

Berbicara tentang pengertian TCP/IP, tentu kamu juga harus tahu kepanjangannya, yakni Transmission Control Protocol/Internet Protocol. Pengertian TCP/IP adalah sebuah standar komunikasi yang bisa digunakan untuk keperluan pertukaran data dari satu komputer ke komputer lain oleh suatu komunitas dalam jaringan internet.

Pengertian TCP/IP tersebut tidak lepas dari fakta bahwa terdapat 2 jenis protokol yang dipakai dalam jaringan ini, yakni TCP dan IP.

Setelah memahami pengertian TCP/IP, saatnya kamu mengerti lapisan aplikasi (layer) apa saja yang terdapat di dalamnya. Cari tahu dalam artikel di bawah ini yuk!

1.     Lapisan Aplikasi (Application Layer)

Sebagai sebuah protokol, TCP/IP memiliki lapisan paling dasar yang disebut dengan lapisan aplikasi. Lapisan ini memiliki kontak langsung dengan pengguna. Lebih gampangnya, salah satu contoh lapisan ini adalah aplikasi yang biasanya kamu gunakan saat bermain komputer.

Sebagai lapisan dasar, Application Layer akan mempengaruhi jenis protokol lanjutan yang digunakan. Jika kamu sedang membuka browser di internet, maka protokol selanjutnya yang dijalankan oleh komputermu adalah HTTP. Jika kamu ingin mengirimkan sebuah file ke komputer lain, komputermu akan menjalankan File Transfer Protocol (FTP).

2.     Lapisan Transport (Transport Layer)

Setelah Application Layer, maka berikutnya ada Transport Layer. Lapisan TCP/IP ini berfungsi sebagai jembatan untuk memindahkan data antar komputer. Di sini adalah dua protokol yang paling sering dipakai, yakni UDP dan TCP yang keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan  sendiri.

Protokol TCP menjamin keamanan data yang ditransfer, namun kerjanya tidak terlalu cepat. Sementara UDP memiliki kecepatan yang tinggi namun bisa saja data yang ditransfer mengalami corrupt atau hilang sebagian. Oleh karena itu, penggunaan protokol UDP dan TCP dilakukan tergantung kebutuhan file atau data.

3.     Lapisan Jaringan (Network Layer)

Di lapisan ini, protokol yang ada pada Transport Layer akan dikonversi menjadi sebuah alamat IP yang berfungsi sebagai penyambung antar komputer dalam sebuah jaringan. Pada layer ini akan terjadi pemecahan data. Fungsinya adalah agar data yang ditransfer memiliki ukuran yang sesuai dengan besar media yang akan dilewati.

Apabila data telah dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, selanjutnya data tersebut akan mengalami proses enkapsulasi (pembungkusan). Kemudian, alamat komputer tujuan akan diberikan kepada data tersebut untuk ditransfer sesuai jalur ‘paket’ yang akan dikirim.

4.     Lapisan Jaringan Antarmuka (Network Interface Layer)

Lapisan jaringan antarmuka merupakan lapisan paling akhir pada protokol TCP/IP. Pada lapisan ini, terdapat kontak langsung antara protokol dengan perangkat keras komputer. Dengan adanya transmisi khusus, komputer dilengkapi dengan kemampuan untuk melakukan pengiriman data pada Network Interface Layer melalui media berupa kabel tembaga (fiber optic) maupun tanpa kabel (wireless).

Nah itulah pengertian TCP/IP serta 4 lapisan-lapisan di dalamnya yang perlu kamu ketahui. Sebagai pecinta dunia komputer dan jaringan, jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu agar mereka juga tahu tentang protokol TCP/IP!

Related Articles

Leave a Reply