Yuk, Kenali 7 Cagar Alam di Indonesia yang Paling Dilindungi

Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang kurang memperhatikan kondisi lingkungannya. Mereka masih tetap memiliki kebiasaan melakukan eksploitasi hutan, berburu hewan langka, dan lain sebagainya. Kasus yang terjadi beberapa waktu lalu adalah perburuan Orangutan di Gambut Rawa, Aceh. Mereka menganggap bahwa orangutan merupakan hama yang harus dibasmi.

Padahal yang dilakukan orangutan tersebut hanya mencari makan karena tempat tinggalnya yang sudah dirusak oleh masyarakat itu sendiri. Menjaga alam merupakan tanggung jawab setiap orang. Terlebih saat ini sudah ada cagar alam maupun taman nasional yang melindungi hewan-hewan tersebut.

Cagar alam di Indonesia menjadi bagian dari dari kawasan konservasi (Kawasan Suaka Alam), maka kegiatan wisata atau kegiatan lain yang bersifat komersial, tidak boleh dilakukan di dalam area cagar alam.

Nah, berikut ini ada 7 cagar alam di Indonesia yang paling dilindungi:

Cagar Alam Krakatau

Cagar Alam di Indonesia
Image source: Wikimedia Commons

Cagar alam di Indonesia yang akan kita bahas pertama klai adalah Cagar Alam Krakatau yang tempatnya berada di Lampung.

Salah satu keunikan dari cagar alam ini adalah lokasinya yang ada di antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera atau tepatnya terletak di Selat Sunda. Cagar Alam Krakatau memiliki luas 

13.735,10 hektar yang terbagi menjadi 11,200 hektar laut serta 2.535,10 hektar darat.

Untuk bisa sampai ke sini memerlukan waktu sekitar 3 jam jika kamu berangkat dari dermaga kapal Grand Krakatoa, Lampung.

Sudah banyak ilmuwan yang datang ke sini dan bahkan Cagar Alam Krakatau dijadikan sebagai lokasi untuk laboratorium alami untuk memperoleh informasi seputar geografi, pengetahuan alam, biologi, dan vulkanologi.

Koleksi flora dan fauna di sini pun sangat banyak sehingga semakin membuatnya terkenal dimana-mana.

Cagar Alam Maninjau

Cagar Alam di Indonesia
Image source: Wikimedia Commons

Agam, Sumatera Barat juga memiliki cagar alam yang juga tidak kalah terkenal yaitu Cagar Alam Maninjau.

Di sini, kamu bukan hanya akan menemukan populasi orangutan, melainkan juga ada harimau yang seringkali dianggap sebagai binatang pengganggu.

Selain itu, di sini kamu juga akan menemukan koleksi tanaman langka yang mungkin hanya bisa kamu temukan di Cagar Alam Maninjau.

Selain itu, di Cagar Alam Maninjau juga bisa kamu temukan beruang madu dan Harimau Sumatera yang kita tahu sendiri bahwa Harimau Sumatera merupakan hewan yang terancam punah.

Tempat ini semakin banyak yang mengunjunginya pada saat bunga raflesia yang berdiameter mencapai 107 cm berhasil tumbuh. Ada juga Danau Maninjau yang memiliki luas 99,9 km yang menjadi daya tarik tersendiri.

Cagar Alam Kawah Ijen

Cagar Alam di Indonesia
Image source: Bisnis.com

Cagar alam di Indonesia yang ketiga adalah Cagar Alam Kawah Ijen. Di kawasan Gunung Ijen memang terdapat cagar alam yang meskipun sampai sekarang masih belum mendapatkan sosialisasi mendalam tentang tempat tersebut.

Luas wilayah wisata alam yang berada Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur ini mencapai 93 hektare. Sisanya digunakan sebagai tempat cagar alam.

Ketika wisatawan pertama kali datang ke cagar alam ini langsung disuguhkan oleh pemandangan mempesona dengan api biru serta kawah belerangnya.

Di Cagar Alam Kawah Ijen terdapat elang jawa serta beberapa tanaman langka yang memang masuk ke dalam tanaman yang dilindungi.

Cagar Alam Waigeo Barat

Image source: steemit.com

Raja Ampat juga mempunyai cagar alam yang juga merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Cagar alam tersebut diberi nama Cagar Alam Waigeo yang selalu menjadi tujuan wisata para traveller.

Raja Ampat memang terkenal sebagai lokasi yang menawarkan keindahan alam. Di sini bukan hanya pantai, melainkan cagar alam yang menawan pun dibangun di Raja Ampat.

Untuk bisa sampai di Cagar Alam Waigeo, kamu harus menyewa speed boat dengan mengeluarkan uang Rp. 100.000 setiap orangnya. Untuk waktu tempuhnya 2 sampai 3 jam.

Cagar Alam Waigeo didominasi oleh hutan alami dan beberapa sungai kecil yang semakin menambah nilai keindahannya.

Cagar Alam Karang Bolong

Image source: Sarinovita.com

Jika kamu berencana berlibur ke Pantai Teluk Penyu di Cilacap, jangan lupa untuk mampir ke Cagar Alam Karang Bolong.

Siapa sangka, Pulau Nusakambangan yang merupakan tempatnya para napi kelas kakap ini memiliki cagar alam seluas 0,5 hektare.

Di sini kamu juga bisa menemukan goa dan juga pantai yang sangat indah. Jangan lupa untuk menyiapkan bekal makanan dan minuman ketika berlibur ke sini.

Cagar Alam Gunung Lokon

Image source: pemandanganalamhd.blogspot.com

Salah satu cagar alam di Indonesia tertua adalah Cagar Alam Gunung Lokon. Cagar alam yang berlokasi di Minahasa, Sulawesi Utara ini kaya akan flora dan fauna.

Salah satu fauna khas yang bisa kamu temukan di sini adalah tarsius dan juga macaca nigra, sejenis monyet hitam berpantat merah.

Setiap hari selalu datang wisatawan dari berbagai daerah. Mereka datang ke Cagar Alam Gunung Lokon ada yang memang ingin mempelajari flora dan fauna di sana.

Ada juga yang hanya sekadar bersantai menghabiskan liburan akhir pekan. Pemandangan di sini pun juga sangat bagus sehingga jangan sampai kamu tidak foto di sini.

Cagar Alam Morowali

Image source: Beritalingkungan.com

Cagar Alam Morowali adalah salah satu Cagar Alam Di Indonesia yang berada di provinsi sulawesi tengah. Cagar Alam Morowali menawarkan pemandangan hamparan pepohonan yang berdiri gagah di tepi sungai-sungai besar. Kalian juga bisa melihat hamparan padang ilalang, danau-danau kecil yang tergenang, dan gugusan pegunungan Tokala.

Cagar Alam Morowali memang menawarkan tipe ekosistem botani yang lengkap. Jenis hutan yang ada di dalamnya cukup beragam, dari hutan pantai, hutan mangrove, hutan alluvial dataran rendah, hutan lumut, hingga jenis hutan pegunungan.

Tempat ini adalah salah satu daerah yang paling luas yang masih ada dan merupakan daerah hutan hujan dataran rendah alluvial di Sulawesi, oleh sebab itu Cagar Alam Morowali memiliki nilai pelestarian yang tinggi

Tempat ini menjadi habitat mamalia khas Sulawesi, seperti anoa, babi rusa, kera, kuskus, beruang, babi hutan, rusa, musang abu-abu, serta beberapa jenis dari keluarga kelelawar.

Itulah tadi 7 cagar alam di Indonesia yang paling dilindungi. Simak terus update info dan tips yang tak kalah menarik lainnya bersama VELO!

VELO adalah kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang bisa kamu jadikan alternatif rokok ketika situasi sedang tidak memungkinakan.

Tak masalah kapanpun dan dimanapun kamu berada, kamu tetap bisa menikmati sensasi nikotin tanpa harus mengganggu kenyamanan orang di sekitar karena VELO sepenuhnya bebas asap.

VELO dikhususkan untuk pengguna produk nikotin berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang hamil atau menyusui dan bisa menyebabkan kecanduan.

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply