Yuk, Kenali 5 Alat Musik Nusa Tenggara Timur yang Unik Ini!

Di samping gugusan ratusan pulau yang tentu memiliki nilai kekayaan hayati dan pesona alamnya, Nusa Tenggara Timur juga kaya akan nilai-nilai kebudayaan dan tradisi yang tak bisa begitu saja diabaikan. Seperti misalnya alat musik Nusa Tenggara Timur yang terkenal unik.

Selain alat musik Sasando, masih ada belasan alat musik tradisional lainnya yang tidak kalah merdu. Apa saja kira-kira? Berikut ulasannya!

1. Alat Musik Nusa Tenggara Timur: Heo

Alat Musik Nusa Tenggara Timur
Image source: Facebook/Promosi Wisata TTS

Heo merupakan alat musik gesek tradisional yang berasal dari kebudayaan Suku Dawan Timor di Nusa Tenggara Timur.

Alat musik ini terbuat dari kayu, sedangkan alat penggeseknya terbuat dari ekor kuda yang telah dirangkai menjadi sebuah ikatan pada kayu penggesek yang berbentuk seperti busur.

Di samping itu, dawai pada alat musik heo ini terbuat dari usus kuskus yang telah dikeringkan. Heo memiliki empat senar, masing-masing senar memiliki nama tersendiri, yaitu:

  1. Dawai 1 (paling bawah): tain mone, berarti ‘tali laki-laki’, bernada ‘sol’
  2. Dawai 2: tain apa, berarti ‘tali anak’ (kecil), bernada ‘re’
  3. Dawai 3: tain feto, berarti ‘tali perempuan’, bernada ‘la’
  4. Dawai 4: tain ena, berarti ‘tali induk’, bernada ‘do’

2. Alat Musik Foy Doa

Alat Musik Nusa Tenggara Timur
Image source: bawaransel.blosgspot.com

Foy Doa merupakan alat musik tradisional semacam suling yang berasal dari Pulau Flores, atau lebih tepatnya di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. 

Foy doa berarti suling ganda yang terbuat dari buluh atau bambu kecil yang bergandeng dua atau lebih. Foy doa biasanya terdiri dari dua buah suling (atau lebih) yang digandeng, dan dalam permainannya dimainkan secara bersama-sama. 

Biasanya, alat musik ini digunakan oleh anak-anak muda-mudi dalam sebuah permainan tradisional setempat.

3. Alat Musik Knobe Oh

Alat Musik Nusa Tenggara Timur
Image source: Gasbanter.com

Knobe oh merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari kulit bambu berukuran panjang kurang lebih 12,5 cm. Kemudian sebagian pada bagian tengahnya dikerat menjadi belahan bambu yang memanjang sedemikian halusnya, sehingga membentuk semacam lidah yang berfungsi sebagai vibrator (penggetar).

Apabila pada pangkal ujungnya ditarik menggunakan untaian tali yang terikat erat pada pangkal ujung tersebut, maka akan menghasilkan bunyi yang beresonansi melalui rongga mulut, mirip seperti Karinding khas Jawa Barat.

4. Alat Musik Prere

Image source: Wikiveria.com

Prere merupakan alat bunyi-bunyian yang berupa seruas bambu kecil seukuran pensil dengan panjang sekitar 15 cm. Buku ruas pada bagian bawah dibiarkan tertutup, sementara pada bagian atasnya dipotong dan menjadi tempat tiup.

Buku ruas bawah kemudian dibelah sebagai tempat menyalurkan udara hasil tiupan dari tabung bambu bagian atas, belahan bambu tersebut sekaligus berfungsi untuk melilit daun pandan, sehingga menyerupai corong terompet dan berfungsi untuk memperbesar suaranya.

Selain digunakan sebagai hiburan pribadi, alat musik ini juga dimainkan bersama gong gendang untuk mengiringi permainan pencak silat masyarakat setempat. 

5. Alat Musik Kediding/Adiding

Image source: Gasbanter.com

Kediding merupakan alat musik petik tradisional yang terbuat dari bambu. Pada sebelah kiri dan kanan lubang resonansi terdapat masing-masing tiga buah senar.

Kediding begitu populer di masyarakat Kabupaten Alor yang berprofesi sebagai petani ladang. Mereka biasanya memainkan kediding saat menjaga ladang di malam hari untuk menghilangkan rasa sepi.

Demikianlah 5 alat musik Nusa Tenggara Timur selain Sasando yang tidak kalah merdu. Simak juga info dan tips menarik seputar alat musik lainnya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang praktis dan simple!

VELO tersedia dalam aneka varian rasa unik seperti Berry Frost, Tropical Mix, Polar Mint, dan Ruby Berry. Kantong nikotin ini ditujukan bagi pengguna nikotin berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang hamil atau menyusui.

VELO akan menemani keseruan aktivitasmu kapan saja dan dimana saja tanpa khawatir mengganggu kenyamanan orang di sekitar, karena kantong nikotin ini sepenuhnya bebas asap!

Hengky
Crafting stories about social issues, pop culture, & common knowledge.

Related Articles

Leave a Reply