Yuk Kenalan Lebih Jauh Dengan Alat Musik Harmonika

Alat musik harmonika merupakan salah satu jenis alat musik yang banyak dikenal di seluruh dunia. Alat musik ini digunakan dalam berbagai genre musik, misalnya saja blues, musik folk Amerika, jazz, klasik, country, dan sebagainya.

Lebih jauh kita akan mengulas tentang alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup ini. Penasaran seperti apa seluk beluk tentang alat musik yang satu ini? Yuk simak ulasan berikut selengkapnya.

Sekilas tentang alat musik harmonika

source: kuflu cikin via pexels.com

Alat musik harmonika ini termasuk ke dalam keluarga alat musik tiup dan pertama kali dikembangkan di Eropa sekitar abad ke 19. Alat musik tiup ini sendiri memiliki jenis yang cukup banyak. Termasuk diantaranya diatonik, kromatik, tremolo, oktaf, orkestra, serta versi bass. 

Harmonika dimainkan dengan cara meniupnya dengan mulut dan mengarahkan udara masuk atau keluar dari setiap lubang untuk menciptakan nada yang indah. Di bagian belakang setiap lubang, pasti memiliki satu buluh. Buluh harmonika sendiri merupakan sebuah pelat pipih memanjang, biasanya terbuat dari bahan kuningan, stainless steel atau perunggu. 

Di salah satu ujung plat getar diberi pengaman di atas celah yang berfungsi sebagai jalan napas. Ketika salah satu ujungnya bebas dan dibuat bergetar oleh udara pemain, hal tersebut akan secara bergantian membuka dan menutup lubang agar bisa menghasilkan suara yang merdu.

Setiap buluh getar di harmonika bisa disetel sesuai nada yang diinginkan. Namun, untuk melakukan penyetelan pasti ada beberapa nada yang berubah karena butuh penyesuaian. Buluh yang lebih panjang, tebal dan lentur akan menghasilkan suara yang dalam dan rendah. Sementara, buluh getar yang lebih pendek, tipis dan kaku menghasilkan suara yang lebih tinggi.

Awal mula perkembangan

Source: hansenmusic.net

Harmonika pertama kali dikembangkan di Eropa sekitar abad ke-19. Sejak lampau, instrumen alat tiup ini cukup umum di Asia Timur, terutama di China dan dikenal dengan sebutan Sheng. Alat musik tiup ini menjadi populer di Eropa setelah diperkenalkan oleh seorang berkebangsaan Prancis bernama Jean Joseph Marie Amiot (1718–1793), yang tinggal di Tiongkok pada era Qing.

Sekitar tahun 1820, desain free-reed mulai dibuat di Eropa. Christian Friedrich Ludwig Buschmann sering disebut sebagai penemu harmonika sekitar tahun 1821. Namun penemu lainnya juga mengembangkan instrumen serupa pada tahun yang sama. Sekitar tahun 1829, Charles Wheatstone mengembangkan organ tiup yang diberi nama “Aeolina” (terinspirasi dari Harpa Aeolian).

Instrumen tiup mulut ini muncul di Amerika Serikat, Amerika Selatan, Inggris Raya, dan Eropa di waktu yang hampir bersamaan. Instrumen ini dikenal untuk memainkan genre musik klasik.

Komponen dalam alat musik harmonika

Source: harmonica.com

Tahukah kamu komponen dalam sebuah harmonika? Banyak yang mungkin mengira jika harmonika hanya terdiri dari penutup dan bagian dalam saja. Akan tetapi jika diperhatikan secara mendalam, harmonika memiliki beberapa komponen yang menjadi unsur pembentuknya. 

Reed (buluh getar)

Komponen ini menjadi bagian yang cukup vital dalam alat musik harmonika. Pasalnya, bagian ini yang nantinya akan menciptakan bunyi ketika dilewati udara yang masuk dan bergetar. Buluh getar atau reed tersusun dengan rapi dalam sebuah lempengan. Semakin panjang sebuah reed, maka nada yang dihasilkan semakin rendah. Sebaliknya, Reed yang semakin pendek, nada yang tercipta juga semakin tinggi.

Reed Plate

Komponen dalam alat musik harmonika ini berbentuk lempengan dan terbuat dari logam. Lempengan ini menjadi tempat menempelnya buluh-buluh getar. Di dalam harmonika, terdapat 2 lempengan logam atau Reed plate ini. Pertama, lempengan logam untuk tempat menempelnya buluh-buluh getar untuk blow reed atau nada-nada tiup. Sementara yang kedua menjadi tempat menempelnya buluh-buluh getar untuk draw reed atau nada-nada sedot. 

Bisa diperhatikan jika di setiap buluh getar, selalu memiliki lubang atau ‘coakan’ yang ukurannya hampir sama dengan buluh getar. Lubang tersebut berfungsi sebagai sebuah ruang untuk buluh getar bisa bergerak naik turun ketika aliran udara melewatinya. Lubang ini dikenal dengan sebutan “Reed Slot”. Celah yang ada di antara lubang dan buluh getar akan sangat mempengaruhi kekedapan udara atau air tightness dalam sebuah harmonika.

Comb

Dalam bahasa Indonesia, comb diartikan sebagai sisir. Karena, komponen ini memang memiliki bentuk yang mirip sekali dengan bentuk sisir. Comb sendiri merupakan tempat menempelnya reed plate serta cover plate. Komponen ini menjadi tempat untuk lubang-lubang tiup dan sedot berada. 

Bisa dilihat, di bagian dalam comb, ada beberapa ruang yang ukuran panjangnya mengikuti ukuran setiap reed. Di ruang-ruang inilah kemudian terbentuk kolom-kolom udara, dan menggetarkan reed sehingga menghasilkan bunyi.

Cover Plate

Selanjutnya, cover plate merupakan komponen terluar dari sebuah harmonika. Bukan hanya menjadi penutup untuk comb dan reed plate, komponen ini juga menjadi tempat untuk munculnya resonansi nada yang dihasilkan di bagian reed. Resonansi tersebut, akan membuat nada yang dihasilkan terdengar jauh lebih keras dan jelas.

Meski tanpa adanya cover plate sekalipun, reed akan tetap menghasilkan bunyi dan masih bisa terdengar. Tapi bunyi yang terdengar tidak akan sekeras jika harmonika dipasangi cover plate. Di bagian ini juga, logo atau merk serta angka lubang pada harmonika dicetak.

Demikian tadi sekilas tentang alat musik harmonika yang hingga kini masih digunakan untuk menciptakan nada dan musik yang mengagumkan. Alat musik tiup yang berukuran kecil namun memiliki komponen yang kompleks di dalamnya.

Seperti VELO yang kecil ukurannya tapi sensasinya ngangenin. Produk nikotin bebas tembakau yang tersedia dalam berbagai varian rasa unik yang asyik dan bebas asal ini cocok banget buat nemenin kamu di segala aktivitas. Baik acara formal apalagi jalan-jalan bareng sahabat.

Jadi tetap bisa menikmati sensasi nikotin dengan rasa yang fresh tanpa mengganggu kenyamanan orang lain. Untuk menikmatinya, kamu harus sudah berusia minimal 18 tahun dan diperuntukkan khusus untuk pengguna produk nikotin dewasa. Tidak direkomendasikan untuk wanita hamil dan menyusui.

Related Articles

Leave a Reply