Yuk, Ikuti Cara Jual Baju Preloved Laris Manis Ini!

Saat ini banyak sekali orang yang memulai bisnis dengan berjualan baju, baik secara online maupun offline. Jika kamu pergi berjalan-jalan ke mall, kamu akan menemukan banyak toko yang menawarkan berbagai jenis baju. 

Uniknya sekarang toko-toko tidak hanya menawarkan baju-baju baru, tetapi juga baju preloved. Baju preloved sendiri merupakan jenis baju koleksi pribadi yang masih layak pakai, namun pemiliknya tidak mau/bisa memakainya sehingga memutuskan untuk menjual baju tersebut.

Biasanya baju-baju preloved memiliki kualitas yang baik, dibuktikan dari ketahanan pemakaian baju tersebut dari pemilik sebelumnya. Oleh karena itu, tidak heran banyak orang berminat membeli baju preloved.

Bahkan tidak sedih lho baju preloved yang bermerk mahal dijual dengan harga miring. Kapan lagi beli baju branded tanpa harus menghabiskan isi dompet?

Nah, minat dan permintaan pasar yang cukup besar ini dapat kamu jadikan sebagai lahan bisnis, lho!

Jika kamu memang tertarik untuk memulai bisnis baju preloved, yuk simak tips di bawah untuk tahu bagaimana cara membuat baju preloved yang kamu jual laris manis!

Membuat kategori baju preloved

Jika kamu menjual sesuatu, termasuk baju preloved, salah satu prioritas utama yang harus dipikirkan adalah kepuasan pelanggan.

Cara membuat pelanggan puas dengan bisnismu adalah dengan merapikan jualan, yakni membuat kategori baju preloved.

Pertama, pisahkan jenis-jenis baju preloved yang kamu jual, mulai dari dress, atasan, rok, celana, dan sebagainya. Berjualan online atau offline, cara ini akan mempermudah calon pelangganmu melihat-lihat barang yang ingin mereka beli. Ada pelanggan yang malas memilih dan memilah. Jika baju prelovedmu dibuat tanpa kategori, yang ada pelanggan kabur.

Kedua, pisahkan baju preloved yang masih sekali pakai, dua kali pakai, dan seterusnya. Ini dapat membantumu menentukan harga. Jadi pelanggan pun ajan membayar baju preloved-mu sesuai kualitas. Dijamin mereka tidak kecewa!

Mencuci dan menyetrika baju preloved

Satu lagi cara memuaskan pelanggan dan menarik mereka untuk membeli, yakni merapikan baju preloved yang kamu jual. Jangan sampai kamu menjual baju yang kotor, bahkan bau! Bisa-bisa pelangganmu pada kabur tuh!

Pilih platform jualan baju preloved yang efektif

Meskipun kamu memutuskan untuk berjualan offline, tidak ada salahnya lho kamu juga berjualan via berbagai platform online! 

Caranya mudah, kamu hanya perlu memanfaatkan media sosial seperti Instagram atau Facebook. Jika ingin bisnismu maju ke level yang lebih tinggi, kamu juga bisa banget memanfaatkan platform ecommerce!

Foto baju preloved yang menarik serta info detail produk

Setelah memutuskan berjualan baju preloved secara online, tugasmu selanjutnya adalah memastikan foto produk yang kamu jual menarik. 

Tentu saja kamu tidak perlu kamera yang mahal. Kamu hanya harus mengambil foto baju preloved yang jelas, tidak buram. Pastikan background-nya rapi ya!

Ambillah foto baju preloved tersebut dari berbagai angle untuk menunjukkan detail baju tersebut kepada calon pelanggan. Jangan lupa membuat captions yang mendeskripsikan kondisi baju preloved tersebut dengan jelas, mulai dari merk, ukuran, kondisi, dan harga, sebagainya.

Beberapa orang memilih untuk mencantumkan harga baju tersebut saat pertama kali dibeli serta memberikan informasi mengapa baju tersebut dijual. Hal ini tentu tidak jadi masalah. Kamu pun bisa mencontohnya jika ingin memberikan informasi yang lebih rinci kepada calon pelanggan.

So, itu 4 tips yang dapat kamu terapkan jika ingin menjual baju preloved, baik secara offline maupun online. Dijamin deh jualanmu pasti laris manis!

Related Articles

Leave a Reply