Yuk, Cari Tahu Siapa Saja Sih Tokoh Perumus Pancasila!

Pancasila merupakan dasar serta landasan ideologi bagi bangsa kita, bangsa Indonesia. Hal ini berarti Pancasila harus dijadikan sebagai landasan atau pondasi kita dalam kehidupan bernegara.

Kamu mungkin sudah pernah mendengar sebelumnya bahwa Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta. Yep, hal tersebut memang benar. Pancasila berasal dari dua kata, yakni Panca yang berarti “lima” dan Sila yang berarti dasar atau prinsip. Jadi secara etimologis, Pancasila diartikan sebagai “lima dasar” atau “lima prinsip”.

Dari pengertian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa terdapat lima dasar yang menjadi pedoman bangsa kita yang berfungsi untuk mengatur segala aspek kehidupan.

Pancasila sebagai pedoman bangsa tidak lahir begitu saja. Kelahirannya meliputi proses yang panjang, dimana proses tersebut dikenal sebagai sejarah perumusan Pancasila. Dasar ideologi negara kita ini lahir pada saat pelaksanaan BPUPKI, yang sidangnya sendiri dilaksanakan pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 dengan tujuan membahas rumusan dasar negara. Dalam sidang pertama tersebut, tokoh-tokoh sejarah kita mencetuskan dasar negara dengan nama Pancasila. Ia lahir pada hari terakhir sidang, yakni 1 Juni 1945. Itulah sebabnya tiap satu tahun sekali di tanggal 1 Juni kita merayakan Hari Kelahiran Pancasila.

Rumusan Pancasila juga tidak segera lahir saat sidang BPUPKI dilaksanakan. Ada beberapa tokoh yang berperan dalam perumusan sila-sila dalam Pancasila. Yuk, berkenalan dengan tokoh-tokoh tersebut!

Mohammad Yamin

Nama Mohammad Yamin memang sudah tidak asing lagi di telinga. Selain sebagai sejarawan, ia merupakan seorang budayawan, sastrawan, politikus, serta ahli hukum kebanggan Indonesia dalam sejarah. Hingga saat ini, namanya dihormati sebagai tokoh pahlawan Indonesia.

Bukan hanya itu, ia merupakan tokoh perumus Pancasila. Dialah yang mengajukan rancangan Pancasila untuk pertama kalinya. Berikut rancangan yang diusulkan oleh Muhammad Yamin:

  1. Peri kebangsaan
  2. Peri kemanusiaan
  3. Peri ketuhanan
  4. Peri kerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat

Ia juga membuat usulan tertulis tentang rumusan lima dasar negara kita, yakni:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
  3. Rasa Kemanusian yang Adil dan Beradab
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Tidak hanya berperan dalam merancang perumusan Pancasila, Mohammad Yamin juga memiliki peran besar dan penting dalam penyusunan teks Sumpah Pemuda pada Kongres Pemuda II yang dilaksanakan pada bulan Oktober 1928, serta penetapan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Dr. Soepomo

Tokoh kedua yang berperan penting dalam merumuskan Pancasila adalah Dr Soepomo. Ia mengungkapkan hasil pemikirannya mengenai rumusan Pancasila pada pidato dalam sidang BPUPKI yang disampaikan pada 31 Mei 1945 di dalam rancangan Undang-undang Dasar (UUD) yang telah dibuat. Berikut lima dasar yang diajukan oleh Dr. Soepomo:

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat.

Ir. Soekarno

Siapa sih yang tidak kenal dengan Ir. Soekarno? Selain sebagai tokoh sejarah yang sangat berpengaruh dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, Ir. Soekarno juga merupakan presiden pertama Indonesia. Bukan hanya itu, ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh perumus Pancasila.

Ir. Soekarno mengusulkan lima asas Pancasila dalam sidang BPUPKI, yakni:

  1. Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. Ketuhanan yang berkebudayaan.

Dari usulan ketiga tokoh tersebut, maka tokoh-tokoh ahli lain yang berkontribusi dalam kemerdekaan negara Indonesia pun membuat keputusan hingga rumusan Pancasila selesai dan kita kenal sebagai lima asas yang saat ini sering disebutkan dalam berbagai upacara.

Nah, itu dia tiga tokoh penting dalam perumusan Pancasila. Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu ya!

Related Articles

Leave a Reply