4 Wisata Kuliner Semarang Legendaris Ini Masih Laris Manis!

Saat berlibur ke tempat yang baru, hal yang kalian lakukan pertama kali pasti mencari tahu rekomendasi wisata kuliner semarang apa yang harus dicoba bukan? Bahkan, kuliner di setiap daerah dijadikan sebagai identitas yang menggambarkan cita rasa, kebiasaan, dan budaya di kota tersebut.

Nah, kali ini kita akan memberikan rekomendasi wisata kuliner legendaris khas Kota Semarang nih! Makanan yang sudah berdiri puluhan tahun pun tidak merubah cita rasa dan proses memasak nya loh, bahkan tetap laris manis dan menjadi idaman para wisatawan saat berkunjung ke Kota Semarang. 

Melewati lintas generasi, wisata semarang ini menjadi pilihan utama bagi para pecinta kuliner sesampainya di Semarang. Kira-kira apa aja sih, makanan legendaris yang masih bertahan puluhan tahun dan masih menjadi favorit bagi wisatawan lokal? Yuk intip rekomendasi yang bisa kalian coba sewaktu di Semarang.

Loenpia Gang Lombok

via Archie Food

Lunpia atau Lumpia ini menjadi salah satu makanan legendaris Semarang berusia ratusan tahun, loh! Lumpia ini merupakan kombinasi ide dari pasangan Tionghoa – Jawa bernama Tjoa Thay Joe yang berjualan rebung dan Warsih menjual kentang dan udang.

Mereka memutuskan untuk membuat makanan dengan cita rasa yang unik yaitu perpaduan rebung, udang, dan tepung. Usaha mereka bertahan hingga sekarang, bahkan teknik dan proses pembuatan masih dibuat secara manual untuk menjaga cita rasanya. Kalian tidak akan merasakan rebung yang amis, karena dibuat sedetail mungkin untuk menghilangkan rasa amis tersebut. Satu porsi Lumpia di jual dengan harga Rp15.000,- dengan pilihan basah atau goreng. Lokasi Loenpia ini terletak di Gang Lombok No. 11 Semarang.

Warung Makan Asem-Asem Koh Liem

Rumah makan yang sudah berdiri sejak tahun 1978, menjadikan makanan ini salah satu wisata kuliner legendaris di Semarang terletak di Jalan DI Panjaitan No.38! Satu porsi asem-asem ini berisikan potongan daging has dalam yang dimasak hingga empuk kemudian dicampur dengan potongan cabe rawit, belimbing wuluh, tomat, dan asam sehingga menghasilkan cita rasa gurih, pedas, manis, dan asam yang bakal memberikan pengalaman kuliner buat kalian. Satu porsi asem-asem ini bisa kalian cicipi dengan harga Rp38.000,- saja. 

Nasi Goreng Babat Pak Karmin

via Phinemo

Sukarmin yang sudah berjualan sejak tahun 1971 ini memulai usaha sederhana dengan dua menu andalannya yaitu babat gongso dan nasi goreng babat. Untuk memberikan hidangan babat yang lezat, ia mengolah babat dengan cara yang khusus agar empuk dan tidak amis.

Satu porsi nasi goreng berisikan potongan babat dan telur dadar, rasa pedas manis serta gurih menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan nasi goreng pada umumnya. Dengan harga Rp25.000,- kalian sudah dapat mencicipi nasi goreng babat ini! Lokasinya pun tak jauh dari kawasan kota lama, tepatnya di Jembatan Mberok.

Es Puter Cong Lik

via Brisik

Es puter ini bisa menjadi menu penutup legendaris yang bisa kalian coba! Dijual dengan empat varian rasa yaitu coklat, strawberry, durian, dan kelapa. Uniknya es puter ini disajikan dengan mutiara, durian dan roti tawar yang di potong-potong. Harganya pun terjangkau, satu porsinya dibanderol dengan harga Rp15.000,- hingga Rp30.000,- Kalian bisa menemukan es puter ini di Jalan KH. Ahmad Dahlan No.11, Semarang.

Untuk mendapatkan gelar legendaris tentunya banyak proses yang harus dilewati, seperti mempertahankan cita rasa dan teknik yang dipakai agar tetap menjadi pilihan nomor satu di lidah pecinta kuliner legendaris Semarang ini sejak dulu.

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply