Tips yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Trekking ke Gunung

Biarpun kamu adalah penggemar hiking berpengalaman, trekking tetap saja merupakan satu level tantangan fisik yang lebih tinggi, karena hiking dan trekking itu nyatanya berbeda.

Hiking biasanya memakan waktu kurang dari satu hari, menempuh jarak yang cukup jauh tapi masih di dalam jalur pendakian yang tidak terlalu sulit dan tidak membutuhkan perlengkapan khusus.

Sedangkan trekking adalah pendakian gunung lewat jalur yang jauh lebih sulit, dengan ketinggian lebih signifikan, jalur yang menanjak lebih ekstrim dan menempuh jarak lebih panjang. Biasanya trekking memakan waktu lebih lama, bahkan bisa sampai berhari-hari.

Nah, supaya persiapanmu lebih matang, sebaiknya simak dulu tips berikut ini:

Mencoba Berlatih

Trekking
Image source: Getlost.id

Jangan coba-coba melakukan trekking di gunung berketinggian ekstrim jika belum punya cukup pengalaman. Lebih baik coba lakukan trekking di rute jarak pendek untuk mengetahui seberapa jauh kekuatan fisikmu. 

Selanjutnya, cobalah untuk berlatih di tempat-tempat yang jaraknya lebih jauh, misalnya ke dalam hutan atau berjalan menyusuri pantai. 

Lambat laun kamu akan menemukan cara mengatur tenaga dan pernafasan, sehingga langkah kakimu akan menjadi lebih cepat dan tidak terlalu sering berhenti untuk istirahat.

Pakai Sepatu dan Kaus Kaki yang Tepat

Image source: Ceklist.id

Gunakan alas kaki yang sesuai dengan medan tujuan agar perjalanan tidak terhambat. Misalnya ketika kamu ingin trekking ke dalam hutan, hindari memakai sandal jepit atau sandal gunung untuk menghindari resiko kaki digigit lintah. Lebih baik, pilihlah alas kaki yang memiliki daya cengkram kuat seperti sepatu boots. 

Carilah sepatu bot yang berkualitas tinggi, tahan air, dan memiliki banyak bantalan empuk untuk melindungi kaki serta ventilasi yang cukup.

Untuk kaus kaki, pilihan yang tepat untuk trekking adalah kaus kaki tebal dengan daya serap tinggi, supaya kaki tetap dalam keadaan kering. 

Sebaiknya siapkan cukup banyak stok kaus kaki, sebab untuk trekking disarankan menggunakan dua lapis kaus kaki sekaligus setiap saat untuk mengurangi risiko kaki lecet, bengkak, atau kapalan.

Memilih Pakaian

Image source: Southwest Conference Blog

Tips selanjutnya adalah kamu perlu memperhatikan pakaian yang kamu gunakan saat melakukan trekking. Kalau kamu mau trekking di sekitar hutan yang terletak di pegunungan, jelas nggak mungkin kalau hanya pakai tank top atau celana pendek saja. 

Selain mengenakan celana panjang khusus untuk kegiatan outdoor dan kaus, tentu saja kamu harus memakai jaket dan topi agar tidak kepanasan. Tapi perhatikan juga jenis jaket yang kamu pakai, karena kamu bisa kepanasan dan kelelahan jika jaket yang kamu bawa terlalu tebal.

Bawa Barang Secukupnya

Image source: Skyaboveus.com

Membawa barang saat trekking tidak perlu terlalu banyak. Cukup membawa barang secukupnya untuk kebutuhan selama trekking. Hal ini untuk mengurangi beban perjalanan trekking. 

Tubuhmu bisa kehabisan energi lebih dulu jika bawaan barang terlalu banyak di tas. Untuk itu, kamu hanya perlu membawa barang yang diperlukan, misalnya baju ganti, perlengkapan mandi, kamera, dan air minum.

Pastikan Cuaca Kondusif

Trekking
Image source: Indonesiatraveler.id

Sebelum memulai perjalanan ke tempat trekking, kamu harus memastikan terlebih dahulu cuaca di sekitar tempat tersebut. Cuaca terbaiknya adalah pada saat tidak mendung atau turun hujan.

Apabila sehabis turun hujan, maka medan yang akan kamu lalui semakin berat.  Jalan berupa tanah akan menjadi lebih licin dan bisa membuatmu terjatuh. Selain itu, jika turun hujan, kamu tidak bisa beraktivitas banyak.

Selain memastikan kondisi cuaca, kamu juga perlu memastikan bahwa kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan bugar. Jangan memaksakan berangkat jika kebugaran tubuh sedang tidak prima.

Menjelajahi medan curam dengan kondisi suhu dingin perlu kesiapan fisik yang baik. Selain itu, persiapan mental juga tidak kalah penting.

Selalu Lakukan Peregangan Otot Sebelum Trekking

Image source: linisehat.com

Sebelum trekking, di pintu masuk atau area parkir, kamu bisa melakukan peregangan otot terlebih dahulu. Peregangan otot atau stretching dapat dilakukan untuk menjaga stamina agar tetap bugar selama trekking. 

Hal ini karena sepanjang trekking kamu akan melalui medan yang ekstrim seperti jalan menanjak berbatu hingga tanah yang licin. Hal ini juga untuk membuat kondisi tubuh tidak kaget saat menemui medan ekstrim tersebut.

Jalur trekking lebih panjang dengan rute perjalanan di daerah yang masih minim sarana. Menempuh jalur dari satu daerah ke daerah lain tentu saja membuat waktu perjalanan trekking tidak bisa diprediksi.

Simak juga info dan tips yang tak kalah menarik lainnya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang praktis dan simple!

VELO tersedia dalam aneka varian rasa unik seperti Berry Frost, Tropical Mix, Polar Mint, dan Ruby Berry. Kantong nikotin ini ditujukan bagi pengguna nikotin berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang hamil atau menyusui.

VELO akan menemani keseruan aktivitasmu kapan saja dan dimana saja tanpa khawatir mengganggu kenyamanan orang di sekitar, karena kantong nikotin ini sepenuhnya bebas asap!

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply