Tips Membangun Bisnis Kedai Kopi Bagi Pemula

Sejak dulu hingga sekarang, kopi merupakan salah satu minuman yang sangat populer di dunia, termasuk di Indonesia. Minuman ini dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari kelas bawah, menengah, hingga kelas atas.

Popularitas kopi membuat banyak pengusaha yang kepikiran untuk mengembangkan bisnisnya di bidang bisnis kedai kopi. Seperti yang bisa kita saksikan sendiri di berbagai kota di Indonesia, bisnis kedai kopi yang dibangun mengusung berbagai konsep, mulai dari konsep tradisional hingga konsep modern.

Sebagai seseorang yang sangat antusias terhadap bisnis, sekilas kamu mungkin berpikir bahwa bisnis kedai kopi sudah tidak menjanjikan lagi karena saat ini sudah banyak kompetitornya. Jangan salah, bisnis kedai kopi masih memiliki peluang yang sangat besar untuk terus berkembang, tergantung bagaimana kamu mengelolanya, termasuk berkaitan dengan konsep yang diusung, menu, layanan, lokasi, dan sebagainya.

Sebelum melangkah lebih jauh, kamu yang belum pernah membangun bisnis kedai kopi sebelumnya sebaiknya membaca artikel di bawah ini dengan baik. Simak apa saja tips yang bisa kamu terapkan untuk memulai bisnis kedai kopi!

Perhatikan modal bisnis

Dalam membangun bisnis apapun, termasuk bisnis kopi, modal bisnis merupakan salah satu hal yang sangat krusial untuk diperhatikan dan dipikirkan. 

Jika dipikir-pikir, hal yang kamu butuhkan untuk membuat kopi hanya dua, yakni kopi dan air panas. Hal ini berarti bisnis kedai kopi dengan modal 1 juta saja cukup, bukan?

Jika modalmu tidak terlalu besar, mulailah dengan bisnis kedai kopi sederhana. Kamu bisa memakai area rumahmu sebagai lahan bisnis sementara. Untuk alat racik kopinya, kamu bisa memakai alat-alat racik manual sederhana.

Nanti ketika bisnismu sudah mulai berkembang dan keuntunganmu sudah cukup, mulailah membeli alat racik kopi yang lebih modern dan membuat varian rasa kopi lainnya. Setelah itu, kamu bisa menyewa atau membeli tempat untuk bisnis kedai kopi-mu.

Riset konsumen

Lakukanlah riset tentang siapa target konsumenmu. Jika mereka adalah mahasiswa, maka juallah kopimu dengan harga yang sesuai dengan kantong mahasiswa.

Memahami siapa target pasarmu juga berguna untuk berbagai hal lainnya, seperti pemilihan nama brand, nama produk, hingga pemilihan varian rasa yang paling populer di kalangan target konsumen tersebut.

Menentukan supplier kopi

Supplier kopi akan sangat menentukan kualitas kopi yang kamu buat di bisnis kedai kopi-mu. Dalam hal ini, penentuan target pasar pun sangat diperlukan.

Jika kamu memutuskan untuk membuat masyarakat kelas bawah sebagai target pasarmu, maka supplier kopi biasa dari pasaran pun cukup, karena umumnya masyarakat kelas bawah lebih mementingkan harga dibanding rasa. Jika harganya murah, mereka akan membelinya.

Sebaliknya, jika target pasarmu adalah kelompok menengah ke atas yang sangat mementingkan rasa, sebaiknya carilah supplier kopi dengan kualitas yang baik.

Mengusung konsep bisnis

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pengusaha yang membangun bisnis kedai kopi sudah menjamur. Konsep bisnis inilah yang akan membuat bisnis kedai kopimu berbeda dari bisnis milik orang lain.

Setelah menentukan target pasar, pikirkanlah konsep bisnis kreatif yang sesuai dengan selera target pasarmu. Usahakan bahwa konsep yang kamu usung tersebut belum dimiliki oleh bisnis kedai kopi lainnya, terutama di kotamu. Hal ini akan membuat bisnismu unik dan membuat pasar penasaran dengan pengalaman baru yang bisa mereka dapatkan di kedai kopimu.

So, itulah beberapa tips bagi kamu yang merupakan pebisnis pemula dan ingin membangun bisnis kedai kopi. Bagaimana? Sudah siap membuat kedai kopi dengan konsep yang berbeda dari yang lain?

Related Articles

Leave a Reply