Tertarik Jadi Barista? Ini 10 Skill yang Wajib Dimiliki

Menjamurnya kedai kopi di berbagai daerah ikut mengangkat pamor barista, alias si pembuat kopi yang akan meracik dan menyuguhkan minuman favoritmu. Ngomong-ngomong soal barista nih, ternyata profesi tersebut tidak mudah dilakoni lho. Selain harus punya skill teknis yang mumpuni, ada juga berbagai keahlian lain yang harus dimiliki oleh seorang barista.

Kamu tertarik jadi barista? Ini dia 10 skill yang wajib dimiliki.

1. Perhatian pada detail

Selain menu-menu yang ditampilkan, beberapa pelanggan kopi biasanya memberikan request khusus kepada barista. Untuk bisa menyajikan minuman sesuai keinginan pelanggan, barista harus bisa memperhatikan setiap detail takaran komposisi yang diminta. 

Jika seorang barista tidak perhatian pada detail, maka ia akan kesulitan meracik minuman pesanan pelanggan, tidak hanya itu, barista juga harus bisa menghitung perpaduan bahan yang digunakan untuk menghasilkan rasa minuman yang pas. 

2. Multitasking

Skill mengerjakan beberapa hal sekaligus sangat berguna dalam pekerjaan apapun, termasuk menjadi seorang barista. Barista mungkin harus membuat minuman, menerima pesanan, hingga menjawab pertanyaan pelanggan dalam waktu bersamaan. Tanpa skill multitasking yang mumpuni, barista mudah merasa stress. Apalagi jika kafe sedang ramai-ramainya oleh pengunjung.

3. Pelayanan konsumen

Menjadi barista artinya kamu akan berkomunikasi dengan pelanggan setiap saat. Mulai dari menanyakan pesanan mereka dan kooperatif terhadap segala macam permintaan yang kadang rumit. 

Barista yang ramah dan humoris tentu membuat pelanggan merasa lebih nyaman. Bahkan jika pelayanan yang diterima memuaskan, pelanggan tidak ragu untuk kembali ke kedai kopimu lagi keesokan harinya lho.

4. Skill teknik

Jarang sekali lho coffee shops yang mau mempekerjakan barista yang tidak memiliki keahlian teknis. Jadi pastikan kamu setidaknya bisa mengoperasikan mesin kopi dan membuat beberapa minuman kopi dasar. Ini akan sangat berguna ketika kamu melamar pekerjaan ke kedai kopi yang tidak menyediakan pelatihan khusus bagi barista baru.

Kini banyak lho kursus barista yang bisa kamu ikuti. Jadi, tidak perlu berkecil hati dulu kalau kamu belum punya skill teknis yang cukup untuk melamar menjadi seorang barista.

5. Bertanggung jawab

Ketika ditanya, semua orang pasti dengan mudah menjawab bahwa dirinya adalah orang yang bertanggung jawab. Untuk membuktikan hal tersebut, barista harus menunjukkannya melalui tindakan nyata.

Bagaimana cara menunjukkan tanggung jawab sebagai seorang barista? Dimulai dari datang lebih awal saat interview. Ciptakan kesan pertama yang baik dengan cara tidak datang terlambat dan berpakaian rapi. Saat sudah menjadi barista, tunjukkan tanggung jawab dengan mengikuti instruksi sesuai petunjuk. Skill semacam ini akan berguna dalam berbagai aspek kehidupan juga.

6. Mampu bekerja dalam tim

Pekerjaan sebagai barista penuh tekanan dan rawan stress karena kamu dituntut untuk serba cepat dan tepat. Namun semua beban akan terasa ringan jika kamu bisa membaginya dengan sesama rekan kerja. 

Inilah pentingnya memiliki skill teamwork yang baik. Jika teman-temanmu suka bekerja sama denganmu, dijamin kamu tidak akan merasa stress berlebihan. Selain itu, kamu dan teman seprofesi juga bisa saling mengandalkan satu sama lain.

7. Kecepatan dan efisiensi

Pada jam-jam sibuk seperti pagi hari, makan siang, dan setelah jam kerja, barista dituntut untuk mampu bekerja cepat, minim kesalahan, dan efisien. Ini erat kaitannya dengan multitasking yang sudah disebutkan di atas tadi.

Kunci pelayanan coffee shop adalah kecepatan karena pelanggan cenderung tidak mau menunggu lama untuk menyesap kopi mereka. Jika kamu punya skill ini, sertakan saja di CV-mu ketika melamar kerja sebagai barista.

8. Dapat diandalkan

Siapa saja pasti suka dengan orang yang bisa diandalkan. Apalagi untuk pekerjaan sebagai barista yang mengharuskan kamu untuk kerja dengan sistem shift. Jika kamu membuktikan dirimu sebagai seseorang yang bisa diandalkan, maka atasan dan rekan kerja akan sangat senang bekerja denganmu. Apalagi sistem kerja shift memungkinkan kamu untuk bisa bertukar jam kerja. Apabila kamu merasa fleksibel dalam hal ini, jangan lupa cantumkan juga dalam CV kamu ya.

9. Menjual produk

Barista memang bukan sales, namun akan lebih baik lagi jika kamu bisa “membujuk” pelanggan untuk membeli menu baru atau mengikuti promo yang sedang diadakan oleh coffee shop. Sebenarnya, mempromosikan produk terbaru juga menjadi bagian dari tugas barista yang berhubungan secara langsung dengan konsumen. Buat kamu yang belum menguasai skill ini, kamu wajib mempelajarinya mulai dari sekarang!

10. Komunikasi 

Komunikasi adalah skill yang harus dimiliki oleh siapa saja. Apalagi barista yang notabene berhubungan dengan banyak orang. Seorang barista harus bisa menjelaskan segala sesuatu dengan baik, tidak hanya kepada pelanggan tetapi juga kepada sesama rekan kerja.

Salah satu contohnya ketika seorang pelanggan ingin merokok di dalam ruangan kafe yang ber-AC. Barista harus memperingatkan pelanggan tersebut dengan sopan tanpa menyinggung perasaannya. Bahasa yang halus dengan intonasi suara yang lembut harus digunakan.

Kalau kamu lagi di tempat yang gak boleh ngerokok, kamu tetep bisa kok merasakan sensasi nikotin tanpa asap dan bau yakni dengan menggunakan VELO, kantong nikotin buat kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui. Cukup selipkan di antara bibir dan gusi atas, sensasinya bakal kerasa hingga setengah jam.

Nah, itu dia berbagai skill yang harus dimiliki oleh barista. Jika kamu tertarik untuk berkarir sebagai barista, kamu harus mulai melatih keahlianmu dari sekarang!

Indah Ariviani
Indah is an experienced writer specializes in lifestyle, design, and finance, who occasionally lost in her imaginations.

Related Articles

Leave a Reply