Tak Hanya Jadi Zat Dalam Rokok, Ini Manfaat Nikotin

Nikotin merupakan salah satu zat kimia yang kerap digunakan sebagai stimulan. Manfaat nikotin sudah digunakan oleh kebanyakan negara-negara di dunia. Salah satunya adalah penggunaan tembakau oleh para perokok aktif.

Seiring berkembangnya stigma negatif mengenai rokok, stigma serupa mengenai nikotin juga menyebar di masyarakat. Oleh karena itu, tidak heran jika nikotin seolah menjadi musuh bersama masyarakat awam.

Nyatanya, nikotin tidaklah menakutkan seperti yang kita kira. Bahkan berbagai penelitian kelas dunia telah menunjukkan bahwa nikotin memiliki banyak manfaat positif jika digunakan dalam kadar yang sesuai. Jadi pada dasarnya, nikotin bukanlah sekedar zat yang terkandung dalam rokok.

Untuk informasi lebih detail, yuk, baca artikel di bawah ini tentang beberapa manfaat nikotin yang bersifat positif!

Nikotin dapat meningkatkan kemampuan kognitif

Nikotin dikenal sebagai senjata yang sangat ampuh untuk meningkatkan kemampuan kognitif manusia. Hal ini sesuai dengan pernyataan Jennifer Rusted, seorang profesor psikologi dari Sussex University di Inggris yang menyatakan bahwa efek nikotin dalam peningkatan kemampuan kognitif lebih besar dibanding efek yang diperoleh dari zat kimia lain.

Dalam dosis tertentu, nikotin bahkan mampu melakukan penyakit-penyakit neurologis seperti penyakit Parkinson. Selain itu, nikotin pada kadar yang sesuai juga mampu memberikan efek jangka pendek seperti peningkatan konsentrasi dan fungsi otak.

Nikotin dapat membantu penyembuhan ADHD pada remaja

Orang dengan gangguan mental yang menyebabkannya kesulitan berkonsentrasi serta bersikap hiperaktif dan impulsif (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder—ADHD) diduga dapat dibantu oleh nikotin dalam penyembuhannya.

Penelitian awal mengenai hal ini dilakukan pada 2004 oleh Paul Newhouse, seorang direktur Pusat Pengobatan Kognitif di Sekolah Kedokteran Universitas Vanderbilt.

Tiga tahun setelah penelitian tersebut, sebuah penelitian dimunculkan kembali dan mengonfirmasi kebenaran penelitian dari Paul Newhouse.

 

 Nikotin membantu menurunkan berat badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa nikotin memiliki pengaruh pada metabolisme tubuh. Ia dapat memicu tubuh untuk membakar beberapa jenis lemak melalui proses thermogenesis.

Bahkan penelitian yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan dari Selandia Baru dan Inggris menyetujui hal tersebut, di mana nikotin dinyatakan dapat mengurangi nafsu makan dan mengontrol berat badan.

Nikotin membantu penderita skizofrenia

Dalam dunia media, nikotin juga terbukti memiliki pengaruh positif yang diberikan nikotin terhadap normalisasi aktivitas otak penderita skizofrenia.

Skizofrenia sendiri merupakan sebuah gangguan mental jangka panjang yang menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi dan kekacauan berpikir serta perilaku yang berubah-ubah.

Sebuah studi menunjukkan bahwa hampir 90% penderita skizofrenia di dunia merokok. Para ilmuwan berasumsi bahwa cara tersebut merupakan cara pengobatan yang dilakukan oleh para penderita skizofrenia.

Salah satunya adalah Uwe Markos dari Pasteur Institute di Paris. Penelitiannya menunjukkan bahwa terdapat mutasi genetik terkait perilaku kognitif penderita skizofrenia. Dalam studi tersebut, Markos menunjukkan bahwa nikotin dapat membantu menormalkan aktivitas otak pada manusia yang mengalami mutasi genetik kognitif. Itulah sebabnya banyak penderita penyakit ini yang memilih untuk merokok.

 Nikotin dapat menjadi terobosan baru untuk penderita Alzheimer

Sebelum didiagnosis menderita Alzheimer, penderita biasanya telah menunjukkan gejala bertahun-tahun sebelumnya. Gejala penyakit ini dapat berupa perasaan bingung yang kerap terjadi, paranoia, bahkan disorientasi. Setelah gejala tersebut, penderita akan mengalami demensia dan mungkin terjadi gangguan berjalan, berbicara, bahkan menelan.

Paul Newhouse pernah mempelajari tentang pengobatan orang-orang yang menunjukkan tahap awal diagnosa Alzheimer. Orang-orang yang diteliti bukan merupakan perokok. Mereka diberi pengobatan bernikotin. Hasilnya terdapat peningkatan signifikan yang berkaitan dengan konsentrasi, memori, serta kecepatan psikomotor pasien Alzheimer.

Namun karena efek yang diberikan nikotin hanya bersifat sementara, bentuk pengobatan ini masih belum dirasa valid. Paul Newhouse dan beberapa ilmuwan lain masih berusaha menemukan sisi yang memungkinkan nikotin untuk berperan dalam penyembuhan Alzheimer.

Itu dia beberapa manfaat nikotin yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam dunia medis, Nah, sekarang kamu pun sudah tahu bahwa nikotin tidak selalu berdampak buruk dengan membuat orang yang menggunakan menjadi kecanduan.

Related Articles

Leave a Reply