Survival, Seni Bertahan Hidup yang Seru dan Menantang

Belakangan ini, teknik bertahan hidup atau survival menjadi sebuah model rekreasi baru. Selain melatih mental dan fisik, mereka bisa menikmati alam terbuka. Survival adalah sebuah seni beradaptasi dengan lingkungan untuk berusaha tetap hidup dalam segala macam kondisi keterbatasan.

Namun, keberhasilan untuk bertahan hidup di alam terbuka dipengaruhi kondisi alam dan pemahaman akan fungsi dan manfaat objek-objek di sekitar kita. Wilayah yang memiliki iklim tropis cenderung menyajikan wilayah dengan karakteristik hutan rimba, padang ilalang, rawa, dan gunung berapi.

Survival biasa dilakukan karena desakan situasi, yang sering mengakibatkan tersesat. Dalam teknik bertahan hidup, dikenal istilah STOP. Jika dijabarkan, istilah ini merupakan singkatan dari stop, thinking, observation, and planning. Ini menjadi tahapan untuk memulai survival.

Ketika tersesat, misalnya, kita harus berhenti untuk sesaat (stop), kemudian mulai berpikir dan mengamati keadaan sekitar (thinking & observation). Selanjutnya membuat perencanaan tindakan yang akan dilakukan (planning).

Melatih Kemampuan Survival

survival
Source: Alice Donovan Rouse via Unsplash

Secara literal, survival berarti bertahan hidup. Maksudnya, kemampuan untuk bertahan hidup dalam keadaan kurang menguntungkan sampai berhasil mendapat bantuan dari pihak luar. Survival juga bisa diartikan sebagai upaya untuk bertahan dan keluar dengan selamat dari kondisi krisis.

Dalam arti sempit, survival digunakan dalam kaitan dengan keadaan-keadaan darurat yang terjadi karena terisolasinya seseorang atau sekelompok orang (disebut sebagai survivor) akibat suatu musibah atau kecelakaan.

Keadaan tersebut antara lain tersesat di hutan, terdampar di pulau atau suatu tempat asing. Akibatnya, survivor mengalami kesulitan berkomunikasi sehingga sukar untuk mendapat pertolongan yang dibutuhkan.

Untuk bisa memahami prinsip-prinsip dasar survival, perhatikan makna akronim dari kata survival berikut ini:

S: Size up the situation

Sadari dimana posisimu. Lihat kondisi lingkungan di sekitarmu, kesehatan temanmu, dan tentu saja diri sendiri. Apakah ada yang cedera? Berapa banyak makanan yang tersisa? Dalam lingkungan seperti apakah kamu berada?

Disaat kita berada dalam kondisi survival, ingatlah selalu; gunakan indra pendengaran, penciuman, dan penglihatan untuk merasakan situasi yang terjadi disekitar. Tentukan keadaan situasi, kita harus mempertimbangkan apa yang perlu dilakukan untuk membuat rencana bertahan hidup.

U: Use all your sense, undue haste makes waste

Tindakan yang terburu-buru cenderung berujung pada kesia-siaan. Berpikir dan bertindaklah secara bijaksana. Setiap langkah harus dipikirkan dengan mendalam, pertimbangkan seluruh aspek dari situasi kita, sebelum membuat keputusan dan bergerak.

Jika bertindak tergesa-gesa, banyak resiko yang mungkin terjadi. Dalam kondisi tergesa-gesa, seseorang sering kebingungan, sehingga akhirnya kesulitan menentukan cara yang harus digunakan untuk bertahan.

R: Remember where you are

Saat survival, penting artinya untuk menyadari lokasi keberadaan kita. Pengenalan lingkungan/daerah sekitar sangat esensial untuk memberikan rasa aman. Tandai lokasi di peta dan cocokkan dengan keadaan daerah sekitarnya, hal ini adalah salah satu prinsip dasar yang  harus selalu kita patuhi. Jika ada orang lain bersama kita, pastikan mereka juga tahu lokasi mereka. Lakukan hal ini setiap kali berpindah dari titik satu ke titik lainnya.

V: Vanquish fear and panic

Kuasailah rasa takut dan panik. Meskipun merasa takut adalah wajar dan perlu, ia harus dikuasai dan dikontrol. Musuh terbesar dalam survival adalah rasa takut dan panik. Jika tidak dikontrol, mereka dapat menghancurkan kemampuan kita untuk membuat keputusan cerdas.

Rasa takut bisa dengan cepat berubah menjadi rasa panik. Selain membuatmu bertindak terburu-buru, panik juga akan membuang energi, membahayakan diri sendiri, dan bisa membuat kita putus asa.

I: Improvise

Mengubah cara pandang terhadap apa yang sedang kamu alami adalah hal terpenting dalam berimprovisasi. Isilah waktu dengan dengan aktivitas-aktivitas yang mendukung usaha untuk bertahan. Buat rencana, hal-hal baru, dan usahakan kebutuhan-kebutuhan yang akan membantumu bertahan hidup.

Pelajari cara menggunakan benda-benda di alam untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda, misalnya menggunakan batu untuk palu. Kita tidak pernah bisa menjamin kelengkapan survival kit (peralatan bertahan hidup) yang kita bawa akan sepenuhnya mencukupi kebutuhan dalam jangka waktu yang tidak menentu ini.

V: Value living

Bagaimana sikap kamu terhadap hidup akan mempengaruhi kemampuanmu untuk dapat bertahan. Orang yang dapat bertahan/berimprovisasi dalam kondisi survival adalah mereka menghargai hidup dan tidak berputus asa.

A: Act like a native

Ambil langkah untuk bertahan hidup dengan memanfaatkan kondisi di sekitarmu. Gunakan semua peralatan yang tersedia, baik yang kamu bawa maupun yang disediakan oleh alam. Lakukan dengan sebaik mungkin tanpa harus merusak alam.

L: Live by your wits, learn basic skills

Tanpa pelatihan keterampilan dasar untuk bertahan dan menghindari bahaya, peluang keberhasilan kita untuk hidup melalui situasi yang serba terbatas akan sangat kecil.

Keterampilan dasar bertahan hidup harus dipelajari setiap orang yang bergiat dengan alam. Latihan bertahan hidup juga memberi manfaat lain, yakni kemampuan untuk hidup sederhana dan berbela rasa dengan lingkungan. 

Selain itu, kita juga perlu mengenali berbagai jenis survival kit yang biasa digunakan di alam bebas. Informasinya bisa kamu simak dalam update artikel seputar survival berikutnya dari VELO! Kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang bisa dinikmati kapan saja, tanpa asap, dan tanpa ribet!

Tersedia dalam aneka varian rasa unik seperti Berry Frost, Tropic Mix, Polar Mint, dan Ruby Berry. VELO sebagai produk kantong nikotin pertama di Indonesia yang ditujukan untuk kamu yang sudah 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, menawarkan cara baru menikmati nikotin yang lebih praktis, kapan aja dan dimana aja.

Tidak menimbulkan asap sehingga kamu tidak perlu khawatir akan mengganggu kenyamanan orang di sekitar. Bahkan di sela-sela aktivitasmu yang padat, kamu tetap bisa bebas menikmati kantong nikotin ini.

Henki Taher
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply