Sunset Ranu Kumbolo Jadi Spot Incaran Pendaki!

Siapa yang tidak tahu dengan Ranu Kumbolo? Danau yang berada di bawah kaki Gunung Semeru ini berlokasi di Kabupaten Lumajang punya sunset ranu kumbolo yang memukau. Jika kamu penasaran dengan keindahan Ranu Kumbolo, kamu bisa mencoba menonton film 5 cm yang lokasi nya berlatar di danau ini. 

Sudah sejak lama Ranu Kumbolo menjadi spot favorit bagi wisatawan. Karena bukan hanya keindahan danaunya yang cantik, tetapi ada spot tertentu yang bisa kamu datangi seperti tanjakan cinta, oro-oro ombo dan sunset nya yang memukau. 

Jika kamu sedang berencana untuk menyiapkan perjalanan ke Gunung Semeru, rasanya tidak lengkap jika tidak bermalam di Ranu Kumbolo dan menikmati matahari tenggelam disana. Nah, agar kamu bisa sampai tepat waktu untuk melihat sunset, lakukan tips berikut, yuk! 

Waktu Terbaik Melihat Sunset di Ranu Kumbolo 

Biasanya sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak Mahameru, mereka akan mendirikan tenda di Ranu Kumbolo untuk menikmati keindahan sunrise ataupun sunset. 

Namun, agar kamu mendapatkan pengalaman yang memukau dan matahari tidak terututupi oleh kabut. Waktu yang pas untuk melakukan perjalanan ada pada bulan Mei hingga September. 

Kamu bisa mengantisipasi gagal melihat sunset jika datang pada waktu yang direkomendasikan. 

Perjalanan Melihat Sunset 

Agar sampai tepat waktu, berangkatlah dari pagi atau subuh menuju Taman Nasional. Setidaknya kamu sudah berada di Ranu Pani sekitar jam 9 atau 10 pagi. 

Tiket masuk ke Ranu Kumbolo dihargai sekitar Rp. 10.000 per orangnya dan Rp. 20.000 untuk setiap tenda. Perjalanan akan dimulai dari Taman Nasional Bromo, yang terletak diantara Kabupaten Malang dan Lumajang. Kamu akan memulai dari Ranu Pani, dimana kamu harus mempersiapkan dokumen-dokumen seperti surat kesehatan dokter, kartu identitas dan form pendaftaran. 

Setidaknya perjalanan menuju ke Ranu Kumbolo sekitar 57 kilometer dengan berjalan kaki, dengan waktu tempuh 4 sampai 5 jam. Terdapat dua jalur untuk menuju ke Kumbolo, yaitu dari Watu Rejeng atau Bukit Ayek-Ayek. 

Biasanya, pendaki akan memilih jalur Watu Rejeng karena trek nya jauh lebih mudah ditempuh apalagi untuk pemula yang baru ingin mendaki Gunung tetapi waktu perjalanan akan lebih lama. Namun, jika memilih jalur Bukit Ayek-Ayek, perjalanannya akan lebih cepat namun trek nya berat karena jalannya yang curam dan tidak disarankan bagi pemula. 

Dalam perjalanan, kamu akan disuguhkan pemandangan yang indah, menemukan hamparan bunga edelweiss yang hanya bisa dilihat saat kamu mendaki Gunung, cukup nikmati keindahan edelweiss dan jangan dipetik supaya kelestariannya tetap terjaga. Apabila kamu merasa lelah, jangan lupa berhenti di pos-pos yang disediakan untuk beristirahat ya! 

Sesampainya di Ranu Kumbolo, kamu akan melihat danau air tawar dengan latar belakang Gunung Semeru dan perbukitan savana. Sembari beristirahat dan menunggu waktu sunset, kamu bisa sambil mendirikan tenda untuk persiapan berkemah malam hari. 

Sunset di Ranu Kumbolo 

Biasanya, matahari tenggelam di Ranu Kumbolo setiap jam 17.39, tetapi waktunya dapat berubah kapan saja. Akan lebih baik jika kamu telah sampai di ranu Kumbolo pada pukul 16.00 sore. 

Pastinya, jangan lupa untuk menaati peraturan yang berlaku di area danau ya. Seperti mendirikan tenda sejauh 15 meter dari danau, membuat lubang kecil untuk tempat pembuangan cuci piring dan jangan meninggalkan sampah. Kamu bisa membawa sampah terlebih dahulu, sebelum membuangnya saat sampai di bawah. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply