Suku Bunga Bank, Jenis-jenis dan Penghitungannya

Berbicara mengenai perbankan, suku bunga bank pasti selalu jadi bahan perbincangan yang hangat. Pasalnya, hal tersebut dapat mempengaruhi keputusan seseorang saat ingin belanja, beli rumah, berinvestasi, hingga menambah jumlah saldo rekening tabungan.  

Suku bunga pun juga dapat mempengaruhi para pengusaha dalam membuat keputusan. Apakah ingin lanjut investasi proyek yang baru, renovasi pabrik atau bahkan menunda kegiatan bisnis lainnya.

Mengapa hal ini membuat masyarakat dan bahkan pengusaha terpengaruh dalam membuat keputusan? Pasalnya, ketika suku bunga naik, orang-orang akan menjadi lebih suka menabung uangnya di bank.  

Dengan harapan bisa memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. Begitupun sebaliknya, ketika suku bunga turun, masyarakat cenderung kurang tertarik menabung di bank dan biasanya diikuti dengan penarikan dana yang disimpan.  

Lantas apa itu suku bunga bank?

Source: Monster Studio via freepik.com

Dikutip dari buku yang diterbitkan oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan yang berjudul Literasi Keuangan, suku bunga memiliki beberapa definisi berbeda dari sejumlah ahli.  

Definisi pertama menyebutkan jika suku bunga merupakan biaya yang mesti dibayar oleh borrower (peminjam) atas sejumlah pinjaman yang telah diterima, serta imbalan bagi pemberi pinjaman (lender) atas investasi yang dikeluarkan.  


Definisi yang kedua menyatakan jika suku bunga merupakan harga atau biaya dari pinjaman yang harus dibayar oleh peminjam atas kegiatan penyewaan dana yang dilakukan.

Sementara, jika dilihat dari kacamata perbankan, disebutkan jika suku bunga bank merupakan tanda balas jasa dari pihak bank kepada para nasabahnya, baik yang membeli maupun menjual produknya.  

Disamping itu, bunga juga bisa diartikan sebagai sebuah harga atau biaya yang mesti dibayarkan kepada nasabah (yang menyimpan uangnya di bank). Dan juga harga atau biaya yang mesti dibayar oleh para nasabah pada bank (apabila nasabah tersebut memperoleh sejumlah pinjaman).

Suku bunga bank dan jenis-jenisnya

Suku bunga bank
source: master1305 on freepik

1. Fixed Rate (Suku bunga tetap)  

Jenis suku bunga bank yang pertama ini bersifat tetap (fixed) dan tidak akan berubah hingga jangka waktu atau jatuh tempo (biasanya untuk kredit). Misalnya saja, proses KPR Rumah Bersubsidi atau Rumah Murah yang menerapkan Fixed Rate. Selain itu, jenis suku bunga ini juga kerap dipakai dalam kredit pembiayaan kendaraan bermotor.

2. Floating Rate (Suku bunga mengambang)

Disebut demikian karena jenis suku bunga ini selalu berubah dan mengikuti tingkat suku bunga yang ada di pasaran. Apalagi di pasaran saat ini suku bunga sedang naik, maka jumlah suku bunga bank terkait juga ikut mengalami kenaikan, begitupun sebaliknya.

Misalnya saja suku bunga KPR dengan periode tertentu, untuk tiga tahun pertama berlaku Fixed Rate, tetapi di periode selanjutnya diberlakukan Floating Rate.    

3. Flat Rate (Suku Bunga Merata)

Suku bunga jenis ini menggunakan cara penghitungan berdasarkan jumlah awal pokok pinjaman dalam setiap periode angsuran atau cicilan. Penghitungannya cukup sederhana jika dibanding dengan jenis suku bunga bank yang lainnya.  

Sehingga cukup umum digunakan dalam kredit jangka pendek. Misalnya untuk barang-barang konsumtif, seperti gadget, motor, perabot rumah tangga, maupun KATA atau Kredit Tanpa Agunan.

4. Suku bunga efektif

Jenis suku bunga bank yang satu ini cara penghitungannya diperoleh dari sisa pokok pinjaman per bulan, seiring berkurangnya jumlah utang karena sudah dibayarkan sebelumnya. Maknanya semakin sedikit jumlah pokok pinjaman, maka suku bunga yang mesti dibayarkan juga sedikit.  

Bagi nasabah, jenis suku bunga ini dianggap jauh lebih adil dibandingkan Flat Rate (suku bunga flat). Sebab, Flat Rate menghitung besaran bunga sesuai jumlah pokok pinjaman awal saja.  

5. Annuity Rate (Suku bunga anuitas)

Jenis suku bunga ini mengatur agar jumlah angsuran pokok dan angsuran bunga yang dibayarkan setiap bulan tetap sama. Dalam penghitungan anuitas, umumnya porsi bunga di masa awal pinjaman sangat besar sementara porsi angsuran pokoknya sangat kecil.

Mendekati masa berakhirnya pinjaman, keadaan pun menjadi berbalik. Jumlah angsuran pokok menjadi jauh lebih besar sementara porsi bunga yang mesti dibayarkan jauh lebih kecil. Umumnya sistem Annuity Rate ini diterapkan untuk jenis pinjaman dengan jangka panjang. Seperti misalnya KPR maupun kredit investasi lainnya.  

Biasanya setiap bank memiliki kebijakan berbeda dalam menerapkan skema suku bunga dalam penyaluran kreditnya. Namun, kebanyakan kombinasi beberapa jenis suku bunga kerap digunakan.  Seperti misalnya, flat-fixed, maknanya bunganya menggunakan sistem flat pada masa kredit berlangsung dan sifat bunga tersebut tetap (Fixed).  

Selain itu, ada juga efektif-floating, yakni dengan mengkombinasikan sistem bunga efektif dengan besaran bunga yang bisa berubah-ubah tergantung situasi dan kondisi pasar finansial pada masa kredit tersebut berlangsung.

Bagaimana penentuan suku bunga bank?

Suku bunga bank
source: freepik.com

Perbedaan besaran suku bunga juga akan sangat menentukan bagi masyarakat maupun pengusaha dalam mengambil keputusan bisnis maupun target simpanan mereka. Hanya saja di suatu negara, besaran suku bunga bank sangat dipengaruhi oleh 2 faktor, yakni faktor internal dan juga eksternal.

Faktor-faktor internal meliputi jumlah pendapatan nasional, berapa jumlah uang yang saat ini beredar, hingga tingkat inflasi. Sementara faktor eksternal biasanya dari suku bunga luar negeri hingga nilai tukar valuta asing yang kerap mengalami perubahan.

Demikian tadi informasi menarik tentang suku bunga bank yang perlu kita ketahui. Dengan begitu, kita bisa lebih tahu dan memahami ketika ingin mengajukan pinjaman ataupun menyimpan uang di bank.

Sebagai produk nikotin pertama di Indonesia, VELO hadir dengan inovasi rasa dan cara pakai yang praktis serta higienis. Tak seperti rokok, produk kantong nikotin inovatif ini bebas asap dan bau mengganggu, sehingga bisa dinikmati kapan saja tanpa mengurangi kenyamanan orang lain di sekitarnya.

Tinggal selipkan di antara gusi atas dan bibir. VELO hanya untuk pengguna produk nikotin yang sudah berusia 18 tahun atau lebih, bukan perempuan hamil atau menyusui, lebih praktis dipakai dan bisa dibawa ke mana saja!


Related Articles

Leave a Reply