Skydiving Jadi Olahraga Yang Paling Menyenangkan!

Skydiving menjadi salah satu olahraga yang memungkinkan kamu untuk terbang bebas di udara. Olahraga yang menaikan adrenaline ini tidak bisa sembarangan dilakukan oleh semua orang dan harus didampingi oleh ahlinya.

Kalau dilihat-lihat, terbang bebas dari pesawat puluhan ribu kaki sangat menyeramkan, apalagi untuk kamu yang takut ketinggian dan memiliki penyakit jantung. Olahraga skydiving sangat tidak direkomendasikan.

Ternyata, di balik keseruan skydiving ada sejarah asal mulanya loh. Bagaimana kalau sebelum memutuskan untuk mencoba olahraga ini, kita cari tahu asal usul skydiving berikut ini yuk!

Sejarah Skydiving Yang Ditemukan Di Perancis dan Digunakan Di Perang Dunia I

Kilas balik pada tahun 1797, seorang lelaki bernama Andre-Jacques Garnerin asal Perancis yang menjadi penemu parasut untuk pertama kalinya. Andre pun mencoba parasut nya di Paris dengan melompat dari balon udara waktu itu. Andre berhasil melompat dari parasut temuannya di Paris dan Inggris.

Parasut hasil temuan Andre berkembang seiring berjalanya waktu. Termasuk saat memasuki masa-masa Perang Dunia pertama. Militer mulai menggunakan parasut di setiap misi penyerangan. Maka dari itulah, parasut memiliki fungsi sebagai salah satu alternatif untuk menyelamatkan diri dari pesawat saat terkena serangan dari lawan.

Setelah Perang Dunia I, seorang militer asal Amerika Serikat bernama Barnstormers memberikan gagasan mengenai terjun bebas. Barnstormers mengusulkan untuk menggunakan parasut saat terjun bebas. Sejak itulah kompetisi terjun bebas banyak dilakukan sebagai salah satu apresiasi pentingnya parasut pada zaman Perang Dunia.

Skydiving Sebagai Kejuaraan Tingkat Dunia, Berani Coba?

Siapa sangka, skydiving dapat menjadi aktivitas kejuaraan dunia? Kejuaraan skydiving dilakukan pertama kali di Uni Soviet pada tahun 1930 dan digelar secara komersial pada tahun 1950 di Yugoslavia.

Aktivitas ini semakin populer setelah Perang Dunia II yang meninggalkan bahan parasut berjenis nilon di Amerika Serikat.

Peluang tersebut tidak disia-siakan begitu saja oleh Angkatan Darat di Amerika Serikat. Mereka memutuskan untuk memanfaatkan skydiving sebagai olahraga dan hobi, bukan hanya bagian dari misi perang saja.

Sejak itulah, komunitas skydiving mulai dibentuk yaitu di Amerika Serikat dan telah mengalami perkembangan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Apakah sejarah skydiving sudah membuat kamu semakin tidak sabar untuk mencoba olahraga ini?

Kesulitan Di Udara Bebas

Saat bepergian menggunakan pesawat terbang, kamu pasti bertanya-tanya apa yang terjadi jika kamu bisa terbang bebas dari ketinggian puluhan ribu kaki dari permukaan laut, bukan?

Skydiving bukan olahraga yang biasa, kamu membutuhkan keberanian yang tinggi sebelum terbang. Jika kamu telah memiliki keberanian, kamu hanya mengikuti instruksi, menjalankan prosedur dan melompat bebas bersama instruktur profesional.

Sayangnya, kamu tidak dapat melompat sendirian tanpa didampingi seseorang yang ahli dalam bidang ini.

Perhatikan Fisik Sebelum Terbang

Walaupun skydiving sangat menyenangkan untuk dilakukan, tetapi tidak semua orang bisa melakukan olahraga ini. Karena, bagi kamu yang ingin skydiving harus mempersiapkan beberapa hal demi keselamatan kamu saat berada di atas.

Kira-kira apa saja kriteria yang harus dipenuhi agar bisa terbang bebas di udara?

  • Kondisi Tubuh Yang Sehat

Memiliki kondisi tubuh yang sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit harus kamu miliki. Memang sulit untuk terbebas dari segala macam penyakit, tapi inilah syarat yang perlu kamu penuhi.

Jika kamu memiliki penyakit jantung atau penyakit yang berkaitan dengan adrenaline, maka kamu harus mengurungkan diri ya agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan.

  • Jaga Berat Badan Kamu

Untuk melakukan olahraga ekstrem ini, kamu harus berumur minimal 18 tahun dan memiliki berat badan maksimal 100 kilogram. Kalau kamu belum memenuhi syarat ini, bagaimana kalau kamu diet terlebih dahulu untuk mendapatkan berat yang ideal?

Tips Bermain Skydiving Agar Tidak Panik

Seringkali kau mempertanyakan apa yang harus dipelajari sebelum skydiving? Walaupun ada kata “diving” tapi ini sangat berbeda dengan menyelam di dalam air. Kamu akan berhadapan dengan cuaca dan angin di atas sana, yang tentunya tidak dapat terprediksi dengan mudah.

Kamu dapat mengikuti tips berikut agar tidak panik saat di atas sana ya!

  • Gunakan Pakaian Yang Nyaman

Menggunakan pakaian yang nyaman adalah bagian yang harus kamu perhatikan. Hindari memilih pakaian yang terlalu ketat dan longgar. Lebih baik kamu menyewa kostum skydiving yang sesuai dengan kualifikasi olahraga ini.

  • Hindari Membawa Barang Yang Mudah Lepas

Kamu tentu tidak ingin handphone atau aksesoris kamu terjatuh saat kamu skydiving bukan? Oleh karena itu, kamu tidak boleh membawa barang-barang yang mudah terjatuh, termasuk jam tangan.

  • Tetap Tenang dan Jangan Panik

Tiba-tiba saja cemas sebelum lompat dari pesawat merupakan hal yang wajar. Tapi, kamu tidak perlu khawatir karena kamu ditemani oleh instruktur profesional yang akan bertanggung jawab dengan kamu.

Pastikan kamu tetap tenang dan mengatur pola nafas kamu. Nikmati pengalaman yang menyenangkan di atas sana.

Harga Skydiving yang Harus Kamu Ketahui

Skydiving menjadi olahraga yang ekstrim, selain itu juga memerlukan biaya yang fantastis. Untuk melihat keindahan dari udara, kamu perlu merogoh kocek sekitar Rp 66 Juta hanya untuk perlengkapannya saja dan ditambah Rp5 Juta untuk biaya pesawat. Harga ini hanya berlaku untuk satu orang saja ya.

Sepertinya, ini waktu yang tepat untuk menabung demi mendapatkan pengalaman terbang yang tidak dapat dilupakan! Tetap tenang dan fokus saat melakukan olahraga ini.

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply