Mengenal Sejarah Hip Hop di Industri Musik Internasional

Sejarah hip hop dimulai dari tahun 70-an yang berkembang di Amerika, baik itu US maupun Amerika Latin seperti Argentina, Brazil, dan lainnya. Hingga sekarang, hip hop tetap menjadi salah satu tren yang tiada lekang oleh waktu. Popularitasnya tetap menjadi-jadi, tidak peduli usia dan profesi. 

Hip hop bukan hanya soal musik. Tetapi juga budaya, fashion, olahraga, tarian, bahkan ilustrasi dinding atau yang kita kenal sebagai graffiti. Di Indonesia sendiri, perkembangan budaya ini juga cukup diminati. Apalagi untuk kaum urban yang tiap harinya selalu terekspos dengan eksplorasi budaya dan kesenian terkini. 

Dalam tulisan ini, secara ringkas namun jelas, penulis akan menyampaikan seluk beluk hip hop mulai dari sejarah, perkembangan era, hingga elemen-elemen yang ada di dalam budaya ini. Buat kamu yang penasaran, baca terus sampai bawah nanti ya.. 

Awal Mula Sejarah Hip Hop 

Dimulai dari kota New York, Amerika Serikat, tepatnya di 1520 Sedwick Avenue. Clive Campbell menjadikan rumahnya sebagai “tempat berkumpul” para musisi setempat. Disusul oleh DJ Kool Herc pada 1973 yang membawakan lagu-lagu dari Babe Rooth, Jimmy Castor, dan James Brown dengan sentuhan tuts yang aneh kala itu. 

Berkembang dari situ, ada pula MC (master of ceremony) bernama Melle Mel yang turut meramaikan tren hip hop. Karena keresahan yang dirasakan kepada pemerintah yang terlalu otoriter, ia kemudian curahkan pada lirik lagu bernuansa menggebu-gebu. Keresahan ini juga turut didukung oleh masyarakat Afrika-Amerika yang merasakan ketidaksetaraan hak di Amerika Serikat. 

Dari situlah hip hop bermula, dan berkembang hingga sekarang melahirkan musisi-musisi terkenal seperti Jay-Z, Sean Combs, Drake, Snoop Dogg, Beyonce, Kanye West, Nicki Minaj, Travis Scott, Migos, dan masih banyak lagi talenta luar biasa lainnya. Sebuah tren yang sangat membantu kita untuk keluar dari masalah perbedaan hak di mana pun kita berada. 

Era-era Hip Hop yang Mendunia 

Sejarah hip hop juga diikuti dengan perkembangan era. Mulai dari golden age, modern, hingga jiggy. Banyak nada musik yang nuansanya berbeda-beda, namun tetap menyuarakan hal yang sama: keluh kesah sehari-hari, percintaan, keluarga, hingga permasalahan negara. 

Lalu, apa sajakah era-era yang mewarnai perkembangan hip hop di dunia? Berikut daftar selengkapnya. 

Golden Age Hip Hop 

Merupakan masa paling diingat pada perkembangan awal hip hop. Kala itu terjadi pada 1986 hingga 1992. Hal yang mencuat adalah perilisan album “Raising Hell” oleh Run DMC pada 1986. Disusul oleh grup G-Funk yang aktif menelurkan karya di tahun 1992. 

Modern Era 

Masa-masa ini terjadi pada 1992-1998. Ditandai dengan munculnya rapper-rapper kenamaan seperti Dr. Dre. Gaya G-Funk juga makin berkembang dan diminati oleh banyak orang. Identik dengan musik yang memiliki nuansa cepat berkat bit-bit yang rapat. 

Jiggy Era 

Ditandai dengan perkembangan hip hop pada 1998 hingga medium 2000an. Muncul musisi-musisi baru kenamaan seperti Cash Money Records, No Limit, hingga OutKast. Pada era ini, musik hip hop lebih sering dikenal dengan Neo Soul. 

Elemen yang Ada pada Hip Hop 

Hip hop pada dasarnya merupakan sebuah budaya. Di mana, di dalamnya terdapat beberapa elemen yang menyatukan budaya tersebut. Yang paling menonjol adalah musik, fashion, dance, hingga graffiti. 

Musik 

Seperti yang kita tahu bersama, musik hip hop cukup dikenal di seantero dunia. Genre musik ini bahkan berkembang hingga sekarang. Biasanya, hip hop identik dengan tempo musik yang rapat. Mulai dari 110-135 BPM (beats per minute). 

Untuk musisi yang terkenal, kamu bisa lihat dari Eminem, Jay-Z, Kanye West, Beyonce, Nicki  Minaj, Drake; dan banyak musisi Amerika Serikat lainnya. Dan yang paling membanggakan, ada juga lho musisi hip hop dari Indonesia: Agnez Mo, Rich Brian. 

DJ 

Disebut juga disjoki, merupakan talent yang berbakat untuk mengolah ritme musik rekaman untuk dibawakan kembali dalam versi live. Kenapa disebut disjoki, karena mereka mahir dalam memainkan cakram musik. Cakram ini merupakan versi rekaman yang dapat dimainkan sesuai dengan beats dan irama musik yang dibawakan. 

Fashion 

Tidak lepas pula dari penampilan, hip hop juga turut mempengaruhi berbagai kalangan. Biasanya, gaya penampilan yang dipakai lebih berbau “Boys” dan tomboy (jika perempuan yang mengenakan). Gaya-gaya ini bisa dilihat dari penggunaan celana jeans, sepatu sneakers, atasan t-shirt oversized, dan atribut-atribut lain seperti topi dan kacamata. 

Dance 

Tarian-tarian juga ikut berkembang pada sejarah hip hop. Tarian yang kita kenal hingga sekarang ialah breakdance. Sebuah tarian modern dengan ragam atraksi yang cukup menghibur dan sekaligus memicu adrenalin. Perlu kemahiran baik dari sisi ketahanan tubuh, keluwesan gerakan, hingga pose yang harmonis di tiap gerakannya. 

Graffiti 

Last but not least, ada mode graffiti yang cukup sering kita temui di pinggiran kota. Nampak budaya ini cukup memicu kontroversi, karena bisa dianggap vandalisme. Namun, ada pula pihak pemerintah yang mencoba mengakomodir bakat kreatif graffiti untuk menghias dinding-dingin di perkotaan. 

Itulah tadi beberapa ulasan singkat mengenai sejarah hip hop, perkembangan era, hingga elemen-elemen yang wajib ada. Kita bisa lihat sama-sama dalam keseharian. Setiap kali nongkrong, baik fashion, selera musik, dan topik obrolan juga cukup dekat dengan nuansa hip hop yang sudah dijelaskan tadi. 

Hal ini juga turut mendukung kita untuk tetap menyambung pertemanan dengan nongkrong dan mengasah hobi. Memesan makanan, kopi, dan mencoba alternatif baru: VELO, kantong mungil untuk merasakan sensasi nikotin di mana saja dan kapan saja bagi kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas, pengguna produk nikotin dan bukan perempuan hamil atau menyusui.

Ifan Prasya
Karena belajar bisa dari mana aja.

Related Articles

Leave a Reply