Sebutkan Macam-macam Aktivitas Fisik dan Kapan Sebaiknya Dilakukan!

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah aktivitas fisik. Secara sederhana, aktivitas fisik dapat diartikan sebagai segala kegiatan yang kita lakukan dengan menggerakkan tubuh sehingga ada kalori yang dibakar. Yep, dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin, kamu memang dapat menurunkan berat badan.

Namun, tahukah kamu bahwa manfaat melakukan aktivitas fisik bukan hanya soal berat badan lho! Macam-macam aktivitas fisik juga dapat menghindarkanmu dari berbagai jenis penyakit.

Faktanya, salah satu hal yang menjadi penyebab utama timbulnya penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, gagal ginjal, penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, dan sebagainya, disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik lho! Seandainya aktivitas fisik dilakukan secara teratur, resiko terkena berbagai penyakit tidak menular yang disebutkan di atas akan sangat minim.

Hal ini dikarenakan aktivitas fisik dapat mempertahankan aliran darah dengan baik serta mampu meningkatkan daya otak dengan cara memfasilitasi metabolisme dan neurotransmitter. Hal ini juga akan memicu perubahan plastisitas otak. Berguna banget kan?

Nah, selain itu aktivitas fisik memiliki hubungan erat dengan kesehatan mental dan psikis. Hal ini dikarenakan saat kita melakukan berbagai macam aktivitas fisik, otak kita akan melepaskan hormon bahagia yang disebut dengan hormon endorfin. Itulah sebabnya mengapa setelah melakukan aktivitas fisik biasanya kita merasa mood kita menjadi lebih baik.

Meskipun banyak manfaat yang diberikan, nyatanya masih banyak orang yang merasa malas melakukan aktivitas fisik. Hal ini mungkin dikarenakan banyak orang yang beranggapan bahwa aktivitas fisik itu selalu berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang berat dan menguras tenaga. 

Nah, biar kamu juga gak salah paham, yuk cari tahu macam-macam aktivitas fisik dan kapan sebaiknya ia dilakukan!

Aktivitas fisik yang dilakukan sehari-hari

Sadar atau tidak, sebenarnya kita banyak melakukan aktivitas fisik harian lho! Meskipun tergolong ringan, namun nyatanya berbagai aktivitas fisik ringan yang kita lakukan mampu membakar sedikit kalori tubuh.

Aktivitas fisik harian yang dimaksud ialah berupa aktivitas fisik yang kita lakukan sehari-hari saat di rumah atau mungkin di tempat kerja, misalnya seperti menyapu lantai rumah, mengepel, merapikan kebun, berjalan kaki, bermain dengan anak, naik dan turun tangga dan sebagainya.

Setiap aktivitas tersebut ternyata mampu membakar 50 hingga 200 kalori lho! Lumayan kan?

Nah, aktivitas fisik ringan seperti ini bisa dilakukan kapan saja dengan durasi 30-60 menit.

Latihan fisik

Berbeda dengan aktivitas fisik harian yang terkadang kita tidak sadar bahwa itu adalah aktivitas fisik, latihan fisik cenderung lebih terencana, terarah, serta terstruktur. Bahkan latihan fisik ini juga sering dikategorikan sebagai jenis olahraga. 

Beberapa contoh latihan fisik yang sering kita temukan atau lakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah bersepeda, push up, jogging, jalan cepat, pull up, aerobik, yoga, dan sebagainya. Apakah kamu melakukan salah satu di antaranya secara teratur dalam seminggu? Jika iya,  berarti kamu termasuk orang yang aktif melakukan latihan fisik.

Idealnya, latihan fisik dapat dilakukan 3-5 kali seminggu, yakni 25-60 menit sehari, tergantung intensitas olahraga yang kamu praktikkan.

Olahraga

Olahraga merupakan istilah yang paling sering kita dengar saat berbicara tentang aktivitas fisik. Sama seperti latihan fisik, olahraga juga dilakukan secara terencana dan terstruktur. 

Namun, Kementerian Kesehatan tidak menyamakan antara latihan fisik dan olahraga, karena olahraga, selain untuk menjaga kebugaran tubuh, juga merujuk pada berbagai pertandingan untuk mendapatkan prestasi.

Nah, itulah macam-macam aktivitas fisik yang dapat kamu praktikkan. Jadi, aktivitas fisik itu tidak hanya kegiatan-kegiatan berat ya!

Related Articles

Leave a Reply