Sayuran Hidroponik yang Paling Laku dan Cepat Panen

Sayuran hidroponik kini menjadi alternatif yang paling efisien untuk membudidayakan tanaman sayur secara lebih cepat dan mudah. Hasil panen yang yang didapat dari sistem hidroponik relatif lebih bersih dan melimpah serta minim hama.

Apabila kamu tertarik untuk membudidayakan sayuran menggunakan teknik hidroponik, baca artikel ini sampai selesai. Karena kami sudah merangkum berbagai informasi menarik hingga ke jenis-jenis sayuran yang paling laku di pasaran.

Simak terus sampai habis. 

Apa itu Sayuran Hidroponik?

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang dipanen dari lahan yang menggunakan sistem instalasi hidroponik. Mulai dari persemaian benih, pembibitan, perawatan, pertumbuhan, hingga panen; semua melewati proses budidaya di atas air.

Hidroponik itu sendiri merupakan sistem penanaman tanpa menggunakan tanah. Semuanya menggunakan air yang di dalamnya terdapat nutrisi zat hara yang biasa tumbuhan dapatkan dari dalam tanah.

Hidroponik juga tidak menggunakan pupuk tambahan, hanya nutrisi yang terus menerus dialirkan pada akar tanaman hidroponik. Sehingga, bisa dibilang sayuran hidroponik merupakan sayuran organik yang bebas dari pupuk kimia.

Beberapa sayuran yang sering kita jumpai dan menggunakan sistem hidroponik adalah tomat, cabai, brokoli, sawi hijau, bayam, kangkung, pakcoy, dan lain sebagainya. Dan sekarang, tren sayuran organik mulai naik sehingga hidroponik juga mulai digemari.

Apakah Sayuran Hidroponik Jauh Lebih Sehat?

Mengutip penuturan dari dr. Reza Fahlevi, SP.A (KlikDokter.com), sayuran hidroponik tidak lebih sehat daripada sayuran yang ditanam secara konvensional. Jadi, belum ada penemuan khusus yang berbicara bahwa sayuran hidroponik lebih sehat.

Mungkin jika dilihat dari kebersihan, jelas bahwa sayuran hidroponik lebih bersih. Karena hanya menggunakan air dan rockwool sebagai media tanam, sedangkan sayuran konvensional sudah terpapar tanah dan debu.

Jika dilihat dari segi efektivitas, versi hidroponik jauh lebih efisien karena tidak memerlukan lahan yang luas. Sehingga, siapa saja yang mengerti instalasi hidroponik dapat mengembangkan budidaya sayuran sendiri tanpa harus memiliki lahan yang luas.

Jenis-jenis Sayuran Hidroponik

Lalu, untuk menjawab jenis-jenis sayuran secara lebih rinci, berikut beberapa item yang mungkin kamu sering konsumsi sehari-hari.

Cabai

Sayuran pertama yang dapat dibudidayakan melalui teknik hidroponik adalah cabai. Cabai termasuk sayuran yang mudah dan praktis untuk dirawat. Sangat cocok apabila kamu suka dengan makanan yang pedas.

Sawi Hijau

Karakteristik sawi hijau yang mudah tumbuh di segala kondisi lingkungan, membuatnya juga mudah dibudidayakan menggunakan teknik hidroponik. Sawi hijau sangat mudah untuk beradaptasi termasuk menggunakan media tanam air yang sudah dialiri oleh nutrisi.

Selada

Sayuran yang sering dipakai untuk menu pelengkap dalam makanan salad, selada,  juga sering dibudidayakan menggunakan teknik hidroponik. Proses tanam hingga panen selada yang relatif cepat membuatnya cukup praktis dan efisien sehingga sering menjadi komoditi yang laris dan paling banyak dibudidayakan. 

Kangkung

Kangkung relatif mudah untuk tumbuh di kondisi lingkungan yang beragam. Baik itu di tanah yang subur ataupun melewati proses budidaya hidroponik. Sehingga kamu juga dapat menjadikan kangkung sebagai salah satu sayuran yang bisa ditanam menggunakan sistem hidroponik baik NFT maupun DFT.

Kale

Salah satu sayuran yang nutrisinya dapat bermanfaat untuk menunda penuaan, kale, juga menjadi komoditi yang sering dibudidayakan dalam sistem hidroponik.  namun kamu sebaiknya sedikit sabar, karena kale memiliki masa tanam yang cukup lama yakni sekitar 2 bulan.

Buncis

Sayuran yang cukup kaya dengan nutrisinya terutama vitamin A, B, dan C serta kandungan protein yang cukup tinggi membuat buncis menjadi komoditi yang digemari. Justru buncis akan tumbuh dengan lebih subur apabila dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik. Serta masa tanamnya juga akan lebih cepat dan dapat menghasilkan panen yang melimpah.

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk berbudidaya?  Aktivitas ini sangat bermanfaat baik untuk peluang bisnis yang menguntungkan atau sekadar hobi yang menyegarkan pikiran. Bisa kamu jadikan alternatif apabila tidak dapat nongkrong di cafe dan menyalakan asap rokok sebagai teman ngobrol.

Atau Jika kamu ingin alternatif lain yang lebih nikmat, kini ada kantong VELO. kantong mungil yang dapat diselipkan di sela-sela gusi bagian atas lalu tinggal menunggu selama 20 sampai 30 menit dan rasakan sensasinya. Dapat digunakan sebagai teman aktivitas apapun untuk kamu yang sudah berusia diatas 18 tahun dan bukan perempuan hamil.


Disclaimer:

  • Produk VELO hanya diperuntukan untuk pengguna diatas 18 tahun, bukan perempuan hamil atau menyusui.
  • Produk VELO BUKAN merupaka stimulan ataupun TIDAK dapat memberikan efek transforming.
Ifan Prasya
Karena belajar bisa dari mana aja.

Related Articles

Leave a Reply