Rafflesia Terbesar di Cagar Alam Maninjau, Kekayaan Tersembunyi Alam Nusantara

Sejak beberapa tahun terakhir Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melalui Resor Agam konsen pada beberapa jenis Bunga Rafflesia yang tumbuh di Cagar Alam Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Pasalnya, belakangan ini bunga rafflesia jenis tuan-mudae terbesar di dunia telah kembali mekar sempurna dengan diameter 111 cm di kawasan Cagar Alam Maninjau.

Kini, lokasi itu pun ramai dikunjungi wisatawan dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar memasang papan informasi untuk tidak merusak bunga tersebut.

Rafflesia Tuan-Mudae Terbesar di Dunia

Image source: Harian Analisa

Rafflesia ini persis tumbuh pada inang (akar) yang sama dengan tahun 2017. Saat itu, Rafflesia yang mekar dengan diameter 107 centimeter, juga terbesar di dunia saat itu. Yang tumbuh kali ini memecahkan rekor sebelumnya.

Diperkirakan, dalam satu pekan sampai dengan beberapa bulan mendatang, akan ada 5 knop yang akan mekar lagi.

Di Agam sendiri terdapat 13 titik sebaran populasi bunga rafflesia, dan sebagian besarnya terdapat di daerah sekeliling Danau Maninjau.

Mengenal Bunga Rafflesia Tuan-Mudae

Cagar Alam Maninjau
Image source: Langgam.id

Spesies rafflesia tuan-mudae ini hampir mirip dengan rafflesia arnoldii. Perbedaan yang mencolok ada pada morfologi atau fisik, antara jenis rafflesia tuan-mudae di Cagar Alam Maninjau dengan rafflesia arnoldi.

Perbedaan terlihat pada warna kelopak (perigon), rafflesia arnoldii lebih ke oranye sedangkan spesies tuan-mudae ke arah merah marun.

Lalu, perbedaannya juga dapat dilihat dari pola putih atau bercak pada kelopak. Arnoldi bercaknya ganda (besar dan kecil), sementara tuan-mudae tunggal.

Lebih lanjut, bercak pada arnoldi juga lebih besar dan jarak antara satu bercak dengan yang lainnya juga agak berjauhan jika dibandingkan dengan jenis tuan-mudae.

Saat ini ada 31 jenis tumbuhan rafflesia di seluruh dunia. Dari 32 jenis, 15 jenis ada di Indonesia dan 11 jenis diantaranya berada di pulau Sumatera. Rafflesia tuan-mudae pertama kali ditemukan di Serawak, Malaysia. Bunga ini hanya mekar dalam jangka waktu 7-10 hari, setelah itu akan layu dan membusuk.

Bunga rafflesia merupakan jenis tumbuhan yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, sehingga keberadaannya terus dipantau dan dijaga untuk tetap lestari. 

Simak juga update informasi yang tak kalah menarik lainnya bersama VELO! Kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang bisa kamu jadikan alternatif rokok ketika situasi sedang tidak memungkinkan.

Tak masalah kapanpun dan dimanapun kamu berada, kamu tetap bisa menikmati sensasi nikotin tanpa harus mengganggu kenyamanan orang di sekitar karena VELO sepenuhnya bebas asap.

VELO dikhususkan untuk pengguna produk nikotin berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang hamil atau menyusui dan bisa menyebabkan kecanduan.

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply