5 Fakta Yang Bikin Takjub Dengan Pulau Padar Labuan Bajo!

0
137
pulau padar labuan bajo
Killian Pham via Unsplash


Beberapa waktu belakangan ini, sosial media seakan penuh dengan foto-foto cantik keindahan Pulau Padar Labuan Bajo.

Pulau Padar merupakan salah satu pulau yang terletak di Kawasan Taman Nasional Komodo, bersebelahan dengan pulau rinca dan pulau komodo. Dengan iklim kering, daerah Pulau Padar ini memiliki bukti sabana dengan semak-semak berwarna orange.

Gradasi yang sempurna antara pepohonan, pasir putih, dan laut berwarna biru sangat membuat kagum menikmati keindahan di pulau padar labuan bajo.

Berlibur ke pulau Padar akan sangat menyenangkan jika kalian memiliki waktu 3 sampai 4 hari untuk eksplore kawasan di pulau ini. Agar perjalanan kalian semakin berkesan, persiapkan tenaga dan stamina ya, karena topografi yang terjal tentunya akan sering trekking. B

Bukan hanya menawarkan keindahan perbukitan dan pemandangan yang eksotis, Pulau Padar sendiri memiliki fakta-fakta unik yang bikin kamu makin takjub! 

Empat Teluk di Sekitar Pulau Padar

pulau padar labuan bajo
Wayan Pramana via Unsplash

Pulau yang tidak berpenghuni ini ternyata mempunyai empat teluk dengan kedalaman yang berbeda-beda. 

• Di sebelah utara Pulau Padar terdapat teluk lebar dan dangkal di bagian tengah. Pada bagian teluk yang dangkal, hidup terumbu karang berbentuk datar dan lebar.

• Di sebelah timur Pulau Padar teluknya sangat lebar dengan arus yang kuat. 

• Sedangkan di sebelah selatan, didominasi oleh teluk-teluk yang kecil berdekatan dengan pulau-pulau kecil seperti Padar Kecil dan Sarang. Topografi di Pulau Padar kecil sangat menarik dengan karang-karang yang cantik.

Teluk-teluk yang menjadi bagian Pulau Padar ini didominasi dengan beraneka ragam warna pasir pantai seperti abu-abu, putih, dan merah muda.

Jika kalian ingin mendapatkan spot yang menarik, kalian bisa explore ke pulau-pulau di sekitar Pasar untuk snorkeling atau diving.

Dipisahkan Selat Lintah

Nazarizal Mohammad via Unsplash

Pulau Padar dan pulau Rinca dipisahkan oleh selat bernama selat lintah. Karena jaraknya yang berdekatan, kalian bisa menempuh waktu 1,5 jam jika ingin ke Pulau Rinca.

Selat lintah identik dengan arus yang kencang, maka sangat disarankan untuk menggunakan kapal agar bisa sampai dengan aman ke Pulau Padar.

Komodo Bermasalah Dibuang ke Pulau Padar

pulau padar labuan bajo
David Clode via Unsplash

Pulau Padar sendiri memang bagian dari Pulau Komodo, tak heran jika ada tiga sampai tujuh komodo yang hidup di pulau ini. Walaupun populasi nya tidak sebanyak di pulau Komodo yang mencapai 1.700 komodo, akan tetapi kamu harus tetap berhati-hati saat eksplor di pulau ini ya!

Konon, komodo yang hidup di pulau Padar adalah komodo yang nakal seperti pernah menggigit turis yang sedang berlibur. Jadi, ini seperti hukuman untuk hewan purba tersebut.

Jadi, selalu waspada saat berada di Kawasan Taman Nasional Komodo ya!

Garis Wallace Melintasi Pulau Padar Labuan Bajo

pulau padar labuan bajo
Rizknas via Unsplash

Ternyata, kondisi flora dan fauna yang unik di pulau ini dipengaruhi oleh garis wallace! Garis yang memisahkan antara Indonesia bagian barat, timur, dan tengah ini menjadikan pulau padar dengan keanekaragamannya indah dan unik.

Trekking Melihat Sunset

Wayan Pramana via Unsplash

Keadaan topografi yang curam menjadikan pulau ini tempat trekking yang lumayan membutuhkan stamina, nih.

Untuk mencapai puncak, kamu harus trekking naik sekitar 45 menit hingga 1 jam dengan menaiki 300 anak tangga! Tapi semua itu akan terbayarkan begitu kamu melihat keindahan dari puncak Pulau Padar.

Sebaiknya jika ingin menikmati sunset atau sunrise, siapkan waktu 1 hingga 2 jam lebih awal untuk mendapatkan waktu terbaik ya.

Fakta-fakta ini merupakan alasan tambahan agar kalian memasukan pulau Padar sebagai bucket list perjalanan kalian. Keindahan alamnya membuat liburan kalian berkesan dan sulit untuk dilupakan.

Labuan Bajo akan tetap indah pada saat kalian berkunjung kembali nantinya, itu semua berkat kepedulian kalian menjaga lingkungan area wisata seperti membuang sampah pada tempatnya dan tidak merokok.

Menggunakan VELO, untuk kamu pengguna produk nikotin yang sudah berusia 18 tahun atau lebih, bukan perempuan hamil atau menyusui, pada saat berlibur di tempat wisata seperti Labuan Bajo juga turut membantu masyarakat untuk menjaga kawasan ini agar tetap bersih, pasalnya VELO tidak menyebabkan sampah seperti puntung rokok serta praktis dibawa ke mana saja.

Leave a Reply