Cara Posisi Badan Yang Benar Saat Melakukan Lompat Tali Untuk Melatih Kelincahan Otot Kaki Adalah Tangan

Lompat tali adalah salah satu olahraga terbaik yang bisa kamu lakukan. Kamu dapat membakar lemak, menurunkan berat badan dan meningkatkan intensitas kardio, sembari menaikan massa otot. Dengan mengetahui cara posisi badan yang benar saat melakukan lompat tali untuk melatih kelincahan otot kaki adalah tangan, maka akan lebih mudah untuk bermain lompat tali.

Namun, tahukah kamu hambatan terbesar apa yang terjadi saat berolahraga? Jawabannya adalah waktu, pengetahuan dan kebosanan saat berolahraga. Misalnya saja, kamu tidak mengetahui cara memposisikan tubuh yang benar saat sedang melakukan lompat tali. Untuk melatih kelincahan pada otot kaki adalah dengan latihan yang konsisten. Selain itu, banyak orang yang kebingungan harus mulai dari mana atau metode apa yang dipakai.

Untungnya, latihan lompat tali menyelesaikan semua hambatan tersebut. Sebab, saat berlatih lompat tali sangat efektif untuk menurunkan berat badan hanya dengan waktu 5-10 menit setiap harinya. 

Sebelum kamu memulai olahraga lompat tali, simak posisi badan yang benar saat melakukan lompat tali untuk melatih kelincahan otot kaki adalah: 

Tips Posisi Badan Yang Benar Saat Lompat Tali 

Walaupun lompat tali terlihat sederhana dan mudah dilakukan, namun kamu membutuhkan teknik yang tepat serta latihan yang konsisten sebagai salah satu cara memposisikan tubuh yang benar saat sedang melakukan lompat tali untuk melatih kelincahan pada otot kaki dengan meningkatkan kelincahan, ketepatan dan kecepatan kamu. 

Selain itu, manfaat yang bisa kamu dapatkan yaitu bisa meningkatkan kesehatan kardiovaskular, membenarkan postur tubuh, ritme dan stamina kamu sebagai hasil latihan sehari-hari. Kamu bisa melihat langsung hasilnya selama sebulan berlatih. 

Cara Bermain Lompat Tali 

Jika kamu membayangkan bermain lompat tali hanya dengan melompat saja, maka kamu perlu mencoba teknik lainnya, nih. Agar tidak membosankan dan monoton, cobain beberapa cara bermain berikut ini: 

1. Bounce Step 

Bounce step atau langkah dengan pantulan adalah dasar awal untuk melatih ritme lompatan kamu, pernapasan dan stabil. 

Cara memulai teknik ini yaitu berdiri dengan kaki rapat dan lompat dari atas telapak kaki dan jari kaki kamu. Mulailah melompat dengan kecepatan suatu lompatan per detik selama 30 detik. Saat kamu telah terbiasa dengan ritmenya, tingkatkan lagi kecepatan menjadi dua lompatan per detik. 

Selanjutnya, setiap dua atau tiga hari, tingkatan waktu lompatan kamu hingga 2 menit terus menerus. Gunakan cara ini untuk konsistensi yang lebih baik. 

2. Single-Leg Hop 

Single leg hop atau lompatan satu kaki dapat dilakukan jika satu sisi tubuh kamu lebih terkoordinasi daripada sisi lainnya. Cara ini membutuhkan stabilitas yang lebih tinggi. Kamu harus memperhatikan langkah kaki kamu sembari mendorong dengan kaki lainnya. 

Menurut Grey Cook sebagai ahli terapi fisik di Athletic Body in Balance, cobalah untuk berdiri menggunakan kaki kiri dan angkat lutut kanan ke arah dada hingga kaki kanan dan pinggul dapat ditekuk 90 derajat. 

Kemudian, ayunan tali di bawah kamu dan mulailah lompat dengan ritme yang stabil sambil tetap mempertahankan posisi kaki satu yang diangkat. Untuk pemula, cobalah dengan satu lompatan per detik selama 30 detik sebelum kamu kembangkan menjadi dua lompatan per detik. 

Setelah kamu menguasai teknik dasar lompat tali, kamu dapat melakukan berbagai macam trik lompat tali yang akan membuat olahraga kamu lebih menyenangkan dengan posisi badan yang benar saat melakukan lompat tali untuk melatih kelincahan otot kaki adalah bahu, tangan dan punggung.

Walaupun lompat tali terlihat hanya melatih bagian bawah tubuh kamu, namun lompat tali memberikan pengaruh ke seluruh tubuh seperti bahu, tangan dan bagian belakang badan.

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply