5 Tips Surfing untuk Peselancar Pemula yang Baru Belajar

Olahraga surfing sangat populer di Amerika Serikat, hingga mereka mengenalkannya pada dunia di awal 1900-an. Dari situ, mulai banyak peselancar yang doyan memburu ombak dari berbagai belahan dunia. Termasuk juga Indonesia yang punya banyak ragam pantai yang ngga kalah indah.

Yaps, nusantara begitu dikenal di kancah dunia untuk urusan ini. Wajar saja karena negara kita adalah kepulauan, yang punya banyak bibir pantai dengan ombak yang beragam. Salah satu yang paling ramai disambangi adalah Pulau Dewata Bali. Ada juga dari Nusa Tenggara Timur, Banyuwangi, hingga Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Jika kamu termasuk orang yang tertarik untuk belajar berselancar, maka perlu banyak persiapan. Dalam tulisan ini, kami akan coba sampaikan rangkuman dari berbagai sumber untuk peselancar pemula yang baru memulai. Simak yuk!

1. Belajar Mengalahkan Rasa Takut

Klise, tapi memang harus dilakukan. Olahraga surfing bukanlah olahraga sembarangan. Kamu akan sangat mengandalkan rasa berani untuk melawan ombak, hingga berhasil melakukannya. Keterampilan untuk berenang, mengatur napas, menjaga keseimbangan, semuanya juga perlu disiapkan.

Tapi untuk pondasinya, adalah mental. Rasa takut bisa dikikis ketika kamu berani mencoba. Dalam konteks belajar surfing, jangan asal mencoba ya. Kamu tetap harus dikawal oleh ahli, dan belajar mulai dari nol.

2. Memahami Seluk Beluk Papan Selancar

Setelah mulai terbiasa dengan rasa takut dan tidak nyaman, kini saatnya untuk berkenalan dengan alat yang menjadi senjata utama saat berselancar: papan surfing. Kamu wajib mengenalinya mulai dari jenis, ukuran, bagian-bagian, dan bagaimana cara menggunakannya di lautan lepas nanti.

Masing-masing papan selancar punya fungsinya sendiri-sendiri. Pun untuk kategori ombak tertentu, kamu juga butuh papan selancar yang berbeda pula. Sementara itu, untuk bagian-bagiannya, ada beberapa item yang perlu dikenali. Mulai dari Nose, Deck, Rail, Fin, hingga Tail. Kamu wajib akrab dengan istilah-istilah tersebut sebelum mulai menceburkan diri ke pantai.

3. Memilih Papan Selancar yang Cocok

Setelah mulai akrab dengan papan selancar, kini saatnya menentukan papan mana yang akan kamu bawa nantinya. Untuk pemula, biasanya akan belajar keseimbangan terlebih dulu. Karenanya, dibutuhkan papan selancar yang kokoh dan tidak mudah goyang ketika dihantam ombak besar.

Kamu perlu memperhatikan setiap detail papan seluncur yang akan dipakai. Mulai dari bahan yang digunakan (foam atau fiberglass), panjang, serta ketebalannya. Salah satu rekomendasi papan selancar yang cocok untuk pemula adalah softboard. Papan ini terbuat dari bahan foam sehingga cukup ringan untuk dibawa, serta bisa mengapung dan bersahabat dengan ombak.

4. Persiapan Pakaian untuk Surfing

Papan selancar sudah dipilih, kini giliran pakaian yang akan dikenakan. Memang sih, kamu bisa saja bebas mengenakan atau tidak mengenakannya, tetapi untuk awalan akan butuh banyak penyesuaian. Apalagi untuk keselamatan, pakaian surfing akan sangat membantumu terhindar dari bahaya ketika berselancar.

Pakaian surfing punya kemiripan dengan pakaian yang digunakan oleh penyelam profesional. Pakaian ini selain untuk membuat dirimu nyaman, juga akan melindungi tubuh dari terpaan air ombak yang begitu keras dan tajam. Sehingga kulit kamu akan tetap terjaga dari kerusakan seperti timbul bercak merah.

5. Mengikuti Program Latihan Bersertifikasi

Rekomendasi kami yang paling pamungkas adalah, hanya ikuti program latihan yang bersertifikasi. Jangan sampai kamu mencoba sendiri, atau bersama teman tanpa ada pengawasan profesional. Tenang saja, untuk mencari pelatihan surfing juga tak terlalu sulit, kok. Di pantai yang sering menjadi wahana surfing biasanya sudah ada pelatih profesionalnya.

Program pelatihan ini akan sangat membantumu untuk belajar berselancar mulai dari nol. Seperti menjaga keseimbangan, bersikap tenang saat diterpa ombak, hingga berlatih tengkurap di papan selancar. Semua ini dilakukan untuk membuatmu menjadi lebih terbiasa dan punya insting untuk bisa berselancar di laut lepas.

Nah, itulah tadi beberapa tips untuk peselancar pemula yang ingin mencoba belajar surfing. Setelahnya, kamu bisa memilih tempat surfing yang ombaknya relatif tenang namun tetap bisa digunakan untuk berselancar. Atau jika memang ombak sedang surut, kamu tetap bisa menikmati pemandangan di sekitar bibir pantai sambil berjemur.

Kalau kamu lagi di tempat yang nggak boleh ngerokok, kamu tetep bisa kok merasakan sensasi nikotin tanpa asap dan bau, yaitu dengan VELO, kantong nikotin buat kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui.

Kantong nikotin yang bisa dipakai kapan saja dan di mana saja, cukup diselipkan di gusi bagian atas, tunggu 20-30 menit, dan rasakan sensasi nikotinnya. Baik, kami kira cukup sampai di sini. Mudah-mudahan membantu, ya. Selamat berselancar!

Ifan Prasya
Karena belajar bisa dari mana aja.

Related Articles

Leave a Reply