Perbedaan Sosial: Definisi, Ciri, Hingga Wujudnya

Indonesia merupakan negara dengan multikulturalisme yang tinggi. Masyarakat kita terdiri dari berbagai lapisan, mulai dari gender, budaya, ras, agama, profesi, dan sebagainya.

Saat masih bersekolah, kamu mungkin sering mendengar istilah perbedaan sosial atau yang sering dikenal sebagai diferensiasi sosial. Banyak orang yang berpikiran bahwa perbedaan sosial atau diferensiasi sosial sama saja dengan tingkatan sosial, yakni keadaan di mana masyarakat dikelompokkan berdasarkan posisi (tingkatan). Salah satu bentuk dari tingkatan sosial adalah kasta.

Nah, dalam perbedaan sosial, pengelompokan secara vertikal ini tidak berlaku. 

Jadi sebenarnya apa sih perbedaan sosial atau diferensiasi sosial itu?

Perbedaan sosial adalah pembagian masyarakat ke dalam golongan atau kelompok-kelompok tertentu berdasarkan perbedaan-perbedaan secara horizontal, bukan secara vertikal atau bertingkat. 

Agar lebih jelas, bacalah artikel di bawah ini.

Ciri-ciri perbedaan sosial

Secara umum, perbedaan sosial memiliki beberapa ciri yang dapat kita identifikasi dengan mudah, yaitu:

  • Ciri sosial 

Perbedaan sosial di sini ditandai dengan pola hidup atau pandangan atau cara berpikir masyarakat yang berbeda-beda. Hal ini dapat terjadi karena adanya perbedaan pekerjaan atau profesi. Misalnya, cara pandang seorang dokter dalam aktivitas sehari-hari akan berbeda dengan seorang CEO sebuah perusahaan. Hal ini dipengaruhi  oleh aktivitas rutin mereka di dunia kerja.

  • Ciri fisik

Perbedaan sosial di sini ditandai dengan adanya perbedaan yang terlihat secara fisik, mulai dari bentuk wajah, postur tubuh, rambut, warna kulit, dan sebagainya.

  • Ciri budaya

Perbedaan sosial secara budaya dapat terlihat pada pandangan masyarakat terkait nilai-nilai yang dianut dalam lingkungannya, mulai dari nilai kepercayaan, nilai adat, kekeluargaan, dan sebagainya. Secara fisik, wujud dari ciri budaya dapat terlihat dari kesenian, arsitektur, dan lain-lain yanga ada di masyarakat.

Wujud perbedaan sosial

Secara garis besar, wujud atau bentuk perbedaan sosial dalam masyarakat dapat dibagi menjadi 2 bagian, yakni perbedaan biologis dan perbedaan sosio-kultural.

Perbedaan sosial secara biologis dikelompokkan ke dalam beberapa golongan, yakni:

  • Perbedaan gender

Meski terdengar sepele, perbedaan ini mempengaruhi perwujudan hak dan kewajiban laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek di kehidupan kita, mulai dari aspek dunia kerja, politik, bahkan pendidikan (di banyak lapisan masyarakat).

  • Perbedaan umur

Hak dan kewajiban masyarakat juga dapat dipengaruhi oleh perbedaan umum. Misal untuk pemilu, yang dilibatkan hanyalah masyarakat usia 17 tahun ke atas.

  • Perbedaan intelektual

Dalam hal ini, masyarakat dibedakan berdasarkan kemampuan intelektual yang dimiliki (secara horizontal).

  • Perbedaan ras

Di sini tidak ada tingkatan atau perbedaan vertikal. Perbedaan ras terjadi karena adanya perbedaan fisik dan biologis.

Sementara itu, beberapa pembagian dalam perbedaan sosial yang bersifat sosio-kultural, yakni:

  • Perbedaan suku bangsa

Perbedaan ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan tata nilai budaya, bahasa, ciri fisik, dan sebagainya.

  • Perbedaan agama

Di sini perbedaan terlihat dari segi kepercayaan atau agama yang dianut masyarakat.

  • Perbedaan klan

Masyarakat dibedakan berdasarkan garis keturunan, baik patrilineal maupun matrilineal.

  • Perbedaan profesi

Masyarakat digolongkan berdasarkan profesi yang dimiliki, karena hal ini akan mempengaruhi hak dan kewajiban mereka.

So, itu dia penjelasan lengkap tentang perbedaan sosial secara umum. Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu agar mereka juga paham ya!

Nah, sambil nge-share artikel ini atau bahkan mendiskusikannya dengan temanmu, coba VELO yuk!

Jika kamu berusia 18 tahun ke atas, pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, VELO adalah produk kantong nikotin yang tepat untuk menemanimu saat santai maupun berdiskusi ringan dengan teman. Gaskeun!

Related Articles

Leave a Reply