Perbedaan Perahu Kano dan Kayak yang Harus Kamu Ketahui!

Jika dilihat secara kasat mata antara kano dan kayak akan sulit membedakan diantara keduanya. Perahu kano yang digunakan di atas air selama ribuan tahun dengan dayung. Keduanya juga dapat mencegah kamu mengayuh terlalu cepat di danau, waduk, laut dan samudra sekalipun. 

Jadi, apa bedanya? Terlepas dari fakta mengenai kemiripan antara kano dan kayak, kedua perahu tersebut jelas berbeda. Kamu dapat melihatnya dari segi persnelingnya, sejarahnya dan jenis nya. Walaupun hanya sedikit orang yang mengetahui perbedaan antara kano dan kayak, kita akan menjelaskan lebih lanjut mengenai perbedaannya berikut ini. 

Sejarah Singkat Tentang Perahu Kano dan Kayak 

Kata kano berasal dari Carib Kenu yang berarti ruang istirahat, dan dari bahasa Spanyol kanoa. Asal muasal tersebut memang masuk akal, karena kano terbuat dari batang pohon yang berlubang, dimana kamu dapat beristirahat di dalamnya. 

Awalnya, perahu kano yang ditemukan di Belanda dari tahun 8200 SM bernama kano Pesse yang merupakan perahu tertua di dunia. Jika kamu belum tahu, penduduk asli Amerika Serikat terkenal dengan kano. Ketika orang Eropa mulai menjelajahi Amerika pada abad ke 14 hingga 16, mereka terkesan dengan desain kano yang kemudian menjadi bagian penting dalam eksplorasi Eropa, khususnya pada bagian Amerika Utara. 

Sedangkan kayak, muncul dari suku Inuit di Alaska, Kanada dan Greenland. Biasanya, kayak digunakan untuk berburu dan terbuat dari kayu, dengan kulit anjing laut yang direntangkan untuk membuat bagian atasnya tertutup. Kemudian, penjajah Skandinavia mulai bermain kayak dan mempopulerkannya di Eropa. 

Perahu Kano vs Kayak, Apa Perbedaanya? 

Perbedaan utama antara kayak dan perahu kano terletak pada jenis perahu yang akan kamu gunakan. Bagian atas kano cenderung terbuka, sehingga membuat pendayung akan berlutut atau duduk di dalamnya dan mendorong ke depan menggunakan satu dayung. Sebaliknya, kayak memiliki dek tertutup dengan lubang di tengahnya sebagai tempat duduk pendayung. Pendayung akan duduk dengan kaki terentang di depan dalam kayak dan mendorong diri ke depan atau ke belakang menggunakan dua dayung. 

Jadi, apakah kamu sudah mendapatkan gambaran perbedaannya? 

Peralatan yang Berbeda 

Setelah kamu mengetahui perbedaan utama antara kayak dan perahu kano, yaitu jenis perahu yang digunakan. Kita ulas lebih detail lagi dari sisi gear atau peralatannya. 

Kano memiliki atap terbuka yang berarti dek di dalamnya kurang terlindungi dari elemen dibandingkan kayak yang atapnya tertutup. Oleh karena itu, perahu memiliki sisi yang tinggi sehingga air akan lebih sulit untuk masuk ketika sedang mendayung. 

Sedangkan kayak akan lebih rendah, yang menyebabkan kamu akan lebih dekat dengan air daripada mendayung dengan kano. Di dalam kayak, hanya ada lubang kecil tempat air dapat masuk yaitu tempat yang sama dengan tempat duduk kamu. Kayak jauh lebih gesit daripada kano, karena bentuk dan bobotnya yang lebih ringan, serta menggunakan dua dayung yang memungkinkan pengemudian yang lebih cepat dan gesit daripada kano. Namun, kano lebih stabil dan lebih sulit terbalik daripada kayak. 

Saat ini, jenis material rotomolded polyethylene adalah salah satu bahan yang paling umum digunakan untuk membuat kayak dan kano. Pemilihan material rotomolded polyethylene karena lebih fleksibel, tahan dan relatif murah. Selain itu, fiberglass juga umum digunakan karena sangat ringan, responsif, tahan lama dan mudah diperbaiki. Material yang paling direkomendasikan tetap kayu, karena akan membuat kamu persis seperti penjelajah zaman dulu. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply