Ternyata Ini Penyebab Ilmiah Kenapa Sering Merasa Bosan

Hampir semua orang pernah merasakan bosan yang sulit untuk dihilangkan. Apalagi jika sedang berada di situasi menunggu, baik itu menunggu antrean, saat janji temu dengan rekan kerja, bahkan menunggu tanpa handphone.

Tanpa kita sadari, melakukan aktivitas sehari-hari yang monoton pun dapat menyebabkan kebosanan serta penurunan produktivitas dalam bekerja, loh. Ternyata kebosanan itu bukan hanya perasaan biasa saja, tetapi juga dipengaruhi oleh penyebab-penyebab ilmiah yang akan kamu dapatkan penjelasan singkatnya berikut ini.

Definisi Umum Kebosanan

Mungkin kamu berpikir jika saat sedang merasa bosan, kamu hanya butuh hiburan atau teman ngobrol saja bukan? Nah, menurut penelitian John Eastwood dari Universitas York, Kanada beserta rekan penelitiannya dari University of Guelph, dan University of Waterloo, mereka melihat perspektif kebosanan dari ilmu psikologi dan juga ilmu saraf.

Menurut hasil penelitian yang berhasil dilakukan sekelompok ilmuwan ini, kebosanan diartikan sebagai suatu aktivitas dengan keadaan yang monoton secara terus menerus sehingga sulit untuk mencari jalan keluar jika sudah mengalami perasaan bosan.

Penyebab Bosan

Siapa sangka ternyata perasaan yang hampir setiap hari kita rasakan memiliki penjelasan secara ilmiah? Ternyata, merasa bosan itu tidak ada hubungannya dengan kurangnya produktivitas, tidak ada kegiatan untuk dilakukan, atau bahkan tidak ada teman untuk bercerita.

Penjelasan ilmiah mengenai kebosanan akan dijabarkan melalui poin-poin di bawah ini, dan kamu juga bisa sekalian mencari tahu level kebosanan kamu sampai sejauh mana, sih.

Faktor Kurang Bahagia dan Tidak Puas.

Benarkah jika saat kamu sedang merasa bosan, itu disebabkan oleh kamu tidak bahagia? Sehingga menyebabkan perasaan frustasi atau tidak puas dengan aktivitas yang sedang kamu jalani.

Hal ini telah ditinjau lebih lanjut pada tahun 2012, yang dilansir pada situs The Science of Boredom. Jika kamu telah menemukan sesuatu hal yang bisa menghibur kamu, seperti berjalan kaki ketika bosan, mendengarkan lagu, atau bahkan berdansa, maka kamu dapat dengan mudah mengatasi perasaan ini.

Merasakan Bosana Bukan Berarti Apatis

Menurut penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor ilmu saraf kognitif bernama James Danckaert, ia telah mengungkapkan fakta unik penyebab kebosanan.

Ternyata, saat kita merasakan bosan, kita secara langsung merasa tidak senang atas perasaan tersebut. Biasanya, kamu akan cenderung memiliki mood yang tidak beraturan, tetapi bukan berarti kamu menjadi apatis terhadap sekitar.

Hal ini tidak dibenarkan melalui penelitian ini, karena orang-orang yang kebosanan akan berusaha mencari cara agar segera produktif dan termotivasi kembali.

Bosan Tidak Menyebabkan Depresi

Pada saat mencari jalan keluar untuk mengatasi kebosanan terkadang kita merasa bingung harus melakukan apa lagi agar tidak bosan hingga merasa sangat depresi untuk menghadapi situasi ini.

Akan tetapi, menurut Taylor Acee saat terlibat pada penelitian di Texas State University, bosan tidak berkaitan dengan depresi, karena hal tersebut sangat berbeda.

Bosan lebih ke perasaan yang membutuhkan hiburan, sedangkan depresi cenderung melakukan hal-hal negatif. Maka dari itu, sangat penting untuk lebih mengeksplorasi apa yang kamu inginkan.

Melakukan Aktivitas Monoton

Saat kamu dihadapkan oleh aktivitas yang terus menerus atau monoton, tanpa disadari kamu mengalami kelelahan secara mental. Sehingga akan berpengaruh dengan kegiatan yang sedang kamu jalani.

Biasanya, kebosanan dengan tipe seperti ini kerap dialami saat menghadapi situasi yang tidak terduga, misalnya menunggu pesawat yang tertunda dalam waktu yang lama, pekerjaan yang membutuhkan perhatian lebih, menulis dengan topik yang sama setiap harinya. 

Membutuhkan Sesuatu Baru

Sebagian orang yang mengalami kebosanan dengan intensitas terlalu sering dapat disebabkan oleh keinginan untuk mendapatkan hal yang baru.

Agar mendapatkan apa yang mereka mau, biasanya mereka mengeksplorasi diri dengan cara melakukan kegiatan yang belum pernah dilakukan.

Cara-cara yang membutuhkan pengambilan risiko lebih ini diharapkan dapat mengobati kebosanan yang sering mereka alami.

Merasa Bosan Karena Terlalu Cerdas

Bagi orang-orang yang memiliki IQ diatas rata-rata lebih rentan mengalami kebosanan. Mereka menganggap semua hal mudah untuk diselesaikan, dan selalu memilih untuk berpikir daripada melakukan aktivitas fisik.

Penelitian yang dilakukan di Amerika ini dapat menjadi solusi awal bagi orang-orang dengan kecerdasan tinggi agar terlibat kegiatan fisik, seperti berolahraga, berjalan kaki, atau bersosialisasi bersama teman.

Tidak Tertarik Dengan Aktivitas

Melakukan sesuatu dengan setengah hati akan berpengaruh dengan produktivitas seseorang. Sering merasa bosan juga dikaitkan dengan tidak ada ketertarikan untuk menyelesaikan suatu kegiatan.

Biasanya, kamu akan merasa tidak fokus, dan tidak memperhatikan apa yang perlu dilakukan. Mungkin kamu benar-benar tidak merasakan kenyamanan, serta beberapa faktor lainnya yang menyebabkan kamu mudah merasa bosan.

Tips Mengatasi Kebosanan

Saat sedang terjebak kebosanan, kamu harus mulai peka terhadap sekitar dan mengeksplorasi hal-hal yang dapat menjadi alternatif menghilangkan kebosanan. Semakin kamu berusaha mencari jalan keluar, semakin cepat kamu terlepas dari situasi ini. 

Penelitian di Inggris memberikan tantangan kepada sekelompok orang untuk melakukan kegiatan kreatif yang membutuhkan pemecahan masalah.

Hasilnya, kelompok yang mudah bosan terlihat lebih produktif saat menyelesaikan tantangan. Hal itu dikarenakan mereka ingin mencari cara agar tidak bosan dengan cara mencari sesuatu hal baru yang dapat dikerjakan.

Kalau kamu sedang bosan, tidak ada salahnya kamu mencoba inovasi baru dengan menggunakan VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang ditujukan bagi kamu yang merupakan pengguna produk nikotin yang sudah berusia 18 tahun atau lebih, bukan perempuan hamil atau menyusui.

VELO menawarkan cara baru menikmati nikotin yang lebih praktis, kapan saja dan dimana saja. Tidak menimbulkan asap sehingga kamu tidak perlu khawatir akan mengganggu kenyamanan orang di sekitar. 

Sisipkan satu kantong nikotin di sela gusi dan mulut bagian atas, lalu rasakan sensasi kenikmatannya selama 20 sampai 30 menit. VELO juga tersedia dalam berbagai macam rasa pilihan yang layak dicoba!

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply