Pengertian Musik Kontemporer, Unsur-Unsur, Karateristik, Serta Fungsinya

Seni merupakan sebuah konsep yang yang sangat luas. Seni terdiri dari banyak cabang, yakni seni rupa, seni teater, seni tari, dan seni musik. Salah satu cabang seni yang paling populer dan bisa temukan di berbagai negara adalah seni musik. 

Seni musik pun terdiri dari berbagai bidang yang luas. Salah satu jenis musik yang paling populer adalah musik kontemporer. Secara sederhana, pengertian seni musik kontemporer sendiri sama seperti seni musik modern. 

Seni musik kontemporer kerap dianggap sebagai seni musik yang unik dan inovatif. Hal ini dikarenakan untuk menghasilkan sebuah karya seni musik temporer, seorang musisi tidak harus menggunakan gabungan alat musik seperti gitar, piano, drum, dan alat musik yang kita kenal saat ini, namun bisa menggunakan gabungan dari bunyi tepuk tangan, berbagai gesekan, atau bunyi-bunyi lain yang bisa dihasilkan oleh benda-benda yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Unik kan?

Nah, agar kamu lebih mengerti soal pengertian musik kontemporer, karakteristik, fungsi, serta unsur-unsur di dalamnya, yuk baca artikel di bawah ini dulu!

Pengertian musik kontemporer

Seperti namanya, musik kontemporer merupakan musik yang eksistensinya berkaitan dengan waktu yang berjalan. Karena musik kontemporer selalu mengedepankan era, maka musik ini sering disebut sebagai musik garda depan atau avant-garde

Pengertian musik kontemporer juga kerap dikaitkan dengan jenid musik baru atau musik terkini. Tentu saja, karena seperti yang telah dijelaskan, musik kontemporer selalu mengikuti era atau waktu yang sedang berjalan. Karena pengertian tersebut, musik kontemporer memiliki tuntutan untuk selalu melahirkan hal-hal baru dalam setiap karya musik yang diciptakan.

Unsur-unsur dalam musik kontemporer

Secara umum, musik memiliki beberapa cakupan unsur, seperti ritme, melodi, warna nada (tone color), dan harmoni. Nah, unsur-unsur dalam musik kontemporer pun mencakup unsur-unsur di atas, namun ada beberapa elemen-elemen baru yang memang hanya ditemukan dalam musik kontemporer. Berikut kami sajikan beberapa unsur-unsur dalam musik kontemporer beserta penjelasannya.

  • Ritme

Ritme adalah salah satu unsur dalam musik seni musik yang selalu ada sekaligus merupakan unsur musim kontemporer yang paling mencolok. Pada seni musik secara umum, ritme biasanya bersifat memberikan semangat, kegembiraan, dan dorongan. 

Nah, pada musik kontemporer terdapat istilah polyrythm. Istilah ini merujuk pada penggunaan dua jenis ritme yang sangat kontras dk waktu yang bersamaan.

  • Melodi

Melodi juga adalah unsur seni musik yang selalu bisa kita temukan di berbagai jenis dan aliran musik. Melodi sendiri merujuk pada level tinggi-rendah serta panjang-pendek nada yang ada di dalam sebuah musik.

Pada musik kontemporer, melodi memiliki cirk yang khas do mana range-nya sangat lebar atau besar. Dalam musik kekinian ini, melodinya juga memakai 12 nada kromatik yang dibuat tanpa tonel center

  • Warna nada (tone color)

Setiap seni pasti memiliki warna nada dengan ciri khas tertentu. Pada musik kontemporer, ada sedikit pernekanan pada pencampuran suara. Pada jenis musik ini, perkusi pun memiliki peran utama. Jadi, warna nada pada musik kontemporer akan terdengar jelas meskipun dimainkan secara individual.

  • Harmoni

Harmono juga merupakan unsur penting dan selalu ditemukan dalam seni musik. Pada musik kontemporer, unsur harmoni kerap dikaitkan dengan istilah polychord, artinga terdapat dua kunci nada yang bisa didengar dalam waktu yang bersamaan. Pada jenis musik ini, biasanya harmoni dimainkan dengan menggunakan empat kunci nada.

Bukan hanya itu, pada musik kontemporer terdapat pula tone cluster yang diperoleh dari bunyi piano. Nah, di sinilah dikenal istilah polytonality, dimana terdapat penggunaan dua atau lebih kunci nada di waktu yang bersamaan.

Karakteristik musik kontemporer

Setiap jenis dan aliran musik pastinya memiliki karakteristik sendiri yang membedakannya dengan jenis dan aliran musik lain. Salah satu karakteristik yang paling terlihat pada musik kontemporer adalah melodi liriknya yang tidak sebanyak periode sebelumnya.

Selain itu, musik kontemporer juga dikenal sebafai jenis musik yang terdiri dari harmoni yang disonan serta ritme yang sangat kompleks. Jika kamu dengarkan serta perhatikan para musisi saat memainkan musik kontemporer, kamu akan menemukan banyak sekali suara perkusi, alat musik tiup, serta brass. Suara-suara tersebut biasanya lebih banyak dibanding periode sebelumnya.

Lalu ada karakteristik lain yang membuat musik kontemporer sangat unik, yakni adanya penggunaan dan penggabungan antara suara sintetis dan suara elektronik.

Fungsi musik kontemporer

Poplaritas musik kontemporer mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Tidak hanya berfunsi sebagai karya seni, musik kontemporer juga memiliki fungsi lain di berbagai bidang kehidupan.

Jika kamu dengarkan lirik-lirik dalam lagu kontemporer, kamu akan menemukan banyak nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai tersebut biasanya berkaitan dengan edukasi, rohani, atau berbagai pesan perasaan. Nah, sebagai sebuah karya musik, musik kontemporer kerap digunakan sebagai medium untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut. 

Di samping itu, musik kontemporer, seperti karya seni lainnya, memiliki fungsi sebagai media hiburan. Benar-benar fungsi yang kompleks ya?

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui untuk berkenalan dengan musik kontemporer, mulai dari pengertian musik kontemporer itu sendiri, unsur-unsur, karakteristik, hingga fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang musisi kontemporer?

Sembari berpikir soal ide-ide inovatif untuk karya musik kontemporer yang akan kamu hasilkan, tidak ada salahnya kamu cobain VELO dulu. VELO adalah produk kantong nikotin khusus untuk kamu yang berusia 18 tahun ke atas. Dengan produk ini, kamu bisa menikmati sensasi nikotin berbagai rasa tanpa adanya pembakaran!

Related Articles

Leave a Reply