Museum Maritim Indonesia: Menjelajahi Sejarah dan Wisata

Siapa nih disini yang paling suka jalan-jalan ke museum? Nah, ada museum yang baru dibuka di Jakarta bernama Museum Maritim Indonesia pada tahun 2018. Kamu dapat mengunjungi museum ini di daerah Tanjung Priok yang jaraknya tidak jauh dari Museum Bahari

Sebagai bangsa Indonesia yang merdeka sekarang, pernah terfikirkan di benak kalian tentang bagaimana perjuangan para pahlawan merebut negara dari penjajah? Dengan memaknai perjuangan mereka dalam menemukan cara untuk mengalahkan penjajah yang sudah menguasai Indonesia bertahun-tahun lamanya, itu termasuk cara untuk menghormati jasa mereka. 

Supaya kita tidak melupakan sejarah sebelum bisa merdeka saat ini, kalian bisa belajar banyak di Museum Maritim Indonesia yang memberikan pengetahuan tentang kemaritiman Indonesia. 

Mengenal Museum Maritim Indonesia 

Sejak kecil, kita sudah mengetahui tentang filosofi nenek moyang kita adalah seorang pelaut melalui satu bait lagu sederhana, namun memiliki makna yang besar. Dulunya, nenek moyang kita sudah mengarungi samudra, mulai dari Tiongkong hingga Madagaskar di Afrika Selatan. Maka dari itu Indonesia dijuluki sebagai Negara Maritim. 

Museum yang baru dibuka umum pada tahun 2018. Berlokasi di Jalan Pasoso Nomor 1 Tanjung Priok. Museum ini memberikan informasi yang lengkap tentang sejarah maritim di Indonesia. 

Museum Maritim dibagi menjadi dua ruang pameran yaitu terletak di sayap kiri dan sayap kanan bangunan. Masing-masing dari ruangan tersebut memiliki tema yang berbeda untuk menggambarkan dua zaman berbeda yaitu zaman sebelum dan sesudah kemerdekaan diraih. 

Bagian Museum Maritim 

Jika kamu ingin mengetahui tentang sejarah maritim setelah kemerdekaan, maka kamu dapat mengunjungi sayap kiri Museum. Pada ruangan di sayap kiri gedung akan menceritakan tentang sejarah Pelabuhan Indonesia dan pelabuhan lainnya yang tersebar di seluruh negara Indonesia. Kamu tahu apa yang paling menarik? Kamu akan menemukan alat simulasi kapal, jadi pengunjung bisa mengendarai kapal seperti nahkoda. 

Namun, apabila kamu ingin mengetahui tentang sejarah sebelum kemerdekaan, kamu dapat mengunjungi sayap sebelah kanan. Pada bagian gedung sayap kanan akan memberitahumu mengenai zaman kerajaan saat era kolonial Belanda, serta ada banyak koleksi miniatur kapal sesuai dengan zamannya masing-masing. Serta, pada dinding-dinding nya juga terdapat berbagai macam lukisan dan infografis tentang perkembangan dunia maritim. 

Perbedaan Museum Maritim dan Museum Bahari 

Walaupun sama-sama museum dan memiliki kesamaan mengenai kegiatan perdagangan yang dilakukan di lautan, namun museum maritim dan bahari adalah dua hal yang berbeda. 

Perbedaan yang paling mencolok ada pada koleksinya. Jika, museum bahari identik dengan koleksi dari berbagai jenis perahu hingga kapal pada zaman VOC, ciri yang membedakan yaitu dengan aneka bentuk, ragam hias dan gaya kapal nya sendiri. Selain itu, peralatan yang sering dipakai pelaut pada zaman dahulu, seperti jangkar, meriam, alat navigasi maupun meriam. 

Dari koleksi museum bahari yang ada, pengunjung akan mengetahui cerita tentang perdagangan melalui laut dengan peralatan tradisional sebelum revolusi industri. Sedangkan museum maritim lebih menonjolkan perdagangan laut setelah adanya revolusi industri. 

Jadi, di museum maritim kamu akan melihat foto pelabuhan mulai dari tahun 1850 hingga tahun 2018. Di museum maritim juga memamerkan miniatur kapal dari zaman tradisional hingga modern yang sudah memakai teknologi industri. 

Jadi, sudah tahu perbedaannya bukan? Akan lebih baik jika kamu mengunjungi kedua museum tersebut agar mendapatkan informasi tentang dunia maritim dan bahari. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply