Apa Itu Metronome? Kenali Fungsi dan Cara Menggunakannya

Dalam hal bermain musik, tempo serta keselarasan ketukan merupakan nyawa dari sebuah alunan musik tersebut.

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan keselarasan Ritme atau tempo pada saat kita bermain musik.  

Salah satunya dengan menggunakan Metronom, yaitu sebuah alat yang dapat memberikan ketukan pas, atau acuan untuk mendapat tempo yang pas. 

Alat ini sudah sangat lumrah di kalangan musisi, baik pemula hingga profesional. Namun, bagaimana sebetulnya cara menggunakan alat ini? Simak penjelasan di bawah ini! 

Sebuah Alat Bernama Metronome

Metronome
Image source: Physics World 

Metronome adalah alat mekanis yang dapat menentukan tempo musik secara tepat. Di dalamnya terdapat sebuah bandul, lengkap dengan bobot yang dapat digeser naik dan turun sehingga tempo bandul ini dapat berubah sesuai kehendak.  

Angka 40 – 240 pada bandul menunjukkan geraknya 40 – 24 kali permenit dari ujung ke ujung. Setiap kali bandul sampai ke ujung, maka terdengarlah bunyi “tik/tok”. Angka ini menjadi petunjuk tempo yang sampai sekarang dicantumkan pada awal sebuah karya musik.  

Misalnya M.M “100”, berarti selama satu menit hendaknya dimainkan 100 not perempat. Disamping mengatur tempo secara tepat, metronome juga membangun konsistensi tempo pada pemusiknya. 

Awal Mula Penemuan Metronome 

Image source: Lumen Learning

Pada mulanya, untuk mengatur tempo musiknya digunakan detak jam. Sampai kemudian William Turner mengusulkan pengaturan tempo melalui detak jarum kait jam. Hal ini diteruskan oleh Zacconi (1592) yang mengasosiasikan gerak detak jam dengan gerak musik. Dengan cara ini, ia inginmemperlihatkan variasi gerak kecepatan sebuah notasi. 

Di tahun 1786, seorang Dokter Prancis bernama Jacques Alexander Cesar Charles menemukan mesin am Chronometre musical. Alat ini mengalami modifikasi hingga tahun 1802 ketika J.F. Reichardt menggunakannya. 

Alat pengatur tempo musik terus mengalami perkembangan dan mencapai puncaknya pada tahun 1815 di tangan Johann Nepomuk Maelzel, pencipta metronome.  

Ada beberapa kelebihan yang dipunya Maelzel, yaitu bakat musik, pengalaman di bidang mekanik, dan yang paling penting memiliki naluri bisnis yang baik.  

Awalnya Maelzel mempromosikan Chronometre, sambil terus menerus mencari teknik baru yang lebih mudah dan halus. Hasilnya adalah bentuk metronome seperti yang saat ini dikenal. 

Sejak Maelzel mengadakan kolaborasi dengan Beethoven, metronomnya pun semakin dikenal luas. Tahun 1815, dalam perjalanan promosinya, Maelzel mendemonstrasikanbentuk dasar metronomnya pada Winkel di Amsterdam. 

Winkel adalah pencipta metronom serupa pada tahun 1812, hanya saja karena ia memproduksinya dalam skala kecil dan tanpa promosi yang bagus pula, ciptaannya tidakdikenal luas. 

Menurut laporan yang tertera dalam de Vos Williems tahun 1829. Maelzel telah menawarkan untuk membeli penemuan Winkel tersebut. Ketika penawarannya ditolak, Maelzel pergi ke London dan Paris untuk mematenkan mesin baru tersebut dengan nama metronome.  

Hak patennya keluar pada tanggal 1 Juni 1815 di London, dan 14 September 1815 di Perancis. Sampai akhir 1816. Maelzel telah menyebarkan panduan singkat menggunakan metronome di Perancis. Dalam surat Maelzel untuk Breitkopf dan Hartel menyatakan bahwa ia telah menerbitkan Metromonic tutor dalam bahasa Inggris pula. 

Metronom baru yang diproduksi tahun 1815 sampai 1816 dengan bentuk kotak logam dengan tinggi 31 cm. Sejak tahun 1821, Maelzel meninggalkan bahan logam dan mulai menggunakan kayu mahoni.  

Di tahun 1828, pembuat jam bernama Bienaime –  Fournier telah mengembangkan mesin pengatur tempo musik yang memiliki kelebihan dibandingkan Maelzel Metronom.  

Di abad 20, metronome pun dikembangkan dengan menggunakan elektrik. Bunyinya tidak lagi “tak”, melainkan “beep” dan temponya diatur melalui angka digital. 

Kini, metronome sudah tersedia dalam berbagai versi aplikasi mobile yang bisa diunduh baik di App Store maupun Google Play Store. 

Cara Menggunakan Metronome  

Penggunaan metronome sebenarnya sangat mudah. Alat ini sejatinya hanya difungsikan sebagai pengatur dan acuan tempo dalam bermusik. 

  1. Pertama, pilih perangkat metronome yang ingin kamu gunakan, bisa berupa perangkat mekanik klasik, metronom digital, atau aplikasi metronome di ponsel. 
  1. Pilih satuan ukuran (not ¼, not 8, dll.) yang paling sesuai dengan tempo musik. 
  1. Mulailah dengan satu aba-aba yang tepat sesuai semua not dan ritme musik. 
  1. Setelah kamu bisa mengiringi lagu secara presisi pada tempo tertentu, kamu sudah bisa mulai meningkatkan kecepatannya sesuai tujuan. 

Bagaimana? Mudah bukan? Simak juga info terbaru dan tips yang tak kalah menarik lainnya bersama VELO! Kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang bisa kamu jadikan alternatif rokok ketika situasi sedang tidak memungkinkan. 

Tak masalah kapan pun dan di mana pun kamu berada, kamu tetap bisa menikmati sensasi nikotin tanpa harus mengganggu kenyamanan orang di sekitar karena VELO sepenuhnya bebas asap. 

VELO dikhususkan untuk pengguna produk nikotin berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang hamil atau menyusui dan bisa menyebabkan ketergantungan. 

Hengky
Crafting stories about social issues, pop culture, & common knowledge.

Related Articles

Leave a Reply