Menilik Asal Mula Car Free Day (CFD) yang Kini Jadi Bagian Gaya Hidup

Istilah CFD (Car Free Day) tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Kegiatan ini rutin diadakan di berbagai kota setiap akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu. Berbagai macam aktivitas dilakukan selama CFD, mulai dari menyegarkan badan dengan menikmati udara bersih, berolahraga ringan, hingga sekedar mengisi waktu luang di pagi hari.

Kini CFD sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, baik mereka yang tinggal di kota besar maupun di kota-kota kecil. Melihat fenomena CFD sekarang ini, pernahkah kamu berpikir bagaimana asal mula kegiatan itu sendiri?

Berawal di Eropa Pada Tahun 1950-an

Di Indonesia, CFD mungkin baru menggema beberapa tahun belakangan ini. Namun ternyata sejarahnya di dunia sudah cukup panjang lho. Car Free Day pertama kali diadakan pada tanggal 25 November 1956. Belanda menjadi negara pertama yang menggagasnya  sebagai sebuah kampanye untuk mengurangi polusi dan pencemaran udara karena kendaraan bermotor. Ketika itu, kegiatan ini hanya dilakukan pada hari Minggu saja. Car Free Day juga menjadi respons atas protes sekelompok orang yang mengeluhkan banyak penggunaan mobil di Belanda kala itu.

Langkah ini kemudian disusul oleh negara Belgia yang juga mengadakan hari khusus bebas kendaraan bermotor pada hari Minggu. Dari tahun 1956 hingga 1957, Belgia dan Belanda secara konsisten mengadakan kegiatan semacam ini. 

Pernah Dibahas Dalam Konferensi Internasional

Gerakan mengurangi polusi kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Belanda dan Belgia ternyata menginspirasi negara-negara lain di seluruh dunia. Menjelang akhir tahun 1990-an proyek bebas kendaraan bermotor mulai dijalankan di beberapa kota besar di Eropa.

Namun langkah nyata baru terjadi ketika CFD secara serius dibahas dalam sebuah konferensi internasional sebagai suatu strategi dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor.

Tepatnya pada tahun 1995, Perancis mengadakan pesta Green Transport Week yang diadakan di kota Bath. Semua warga turun ke jalan untuk merayakan acara tanpa kendaraan bermotor. Kegiatan ini kemudian diadakan secara rutin di Perancis.

Disusul oleh negara Inggris melalui British Environmental Transport Association yang mengkoordinasi acara tahunan bebas mobil selama 3 hari. Spanyol dan Italia menjadi negara selanjutnya yang mengadakan kegiatan semacam ini. 

Tanggal 22 September Diperingati Sebagai Hari CFD

Salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengurangi panas bumi yang juga disebabkan oleh kendaraan bermotor. Kegiatan ini  mulai digelar secara serius di Eropa, hingga pada 22 September 2000 diadakan European Car Free Day. Mulai saat itu, tanggal 22 September diperingati sebagai hari CFD Internasional.

Indonesia Mulai Mengadakan Car Free Day di Era Milenium

CFD diadakan untuk pertama kalinya di Indonesia pada tahun 2001. Saat itu dilakukan penutupan Jalan Imam Bonjol dengan tujuan memperingati hari Bumi. Di tahun berikutnya tepatnya pada 22 September 2002, sejumlah aktivis peduli lingkungan yang dimotori oleh Alfred Sitorus mengusulkan diadakannya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Acara yang hanya berlangsung sehari itu ternyata sukses besar. Kegiatan ini kemudian menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun pada minggu terakhir bulan September.

CFD dianggap sebagai kegiatan yang mengasyikkan dan disambut hangat oleh masyarakat Indonesia. Kini Car Free Day bukan sekedar kampanye untuk menyelamatkan lingkungan saja, tetapi sudah jadi bagian dari gaya hidup kita. Ngaku deh, siapa yang nggak pernah ke CFD hayo?

Diadakan di Hampir Seluruh Kota di Indonesia!

Meski diawali di Jakarta, acara bebas kendaraan bermotor kini sudah ada di seluruh Indonesia. Sekedar info saja, CFD diselenggarakan di 1500 kota di dunia dari dihadiri 112 juta manusia setiap minggunya! Di Indonesia sendiri, baik itu kota kecil maupun kota besar pasti mengadakannya di akhir pekan.

Di kota-kota kecil, kamu bisa menemukan CFD yang dipusatkan di alun-alun atau landmark khas dari kota tersebut. Misalnya di Dago dan Buah Batu di Bandung, Taman Bungkul di Surabaya, atau Alun Alun Kidul di Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, ribuan orang datang mengunjungi lokasi kegiatan tersebut di pagi hari. 

Setiap kota punya ciri khas CFD masing-masing lho. Mulai dari mempertontonkan kesenian khas kota tersebut, menjajakan berbagai macam kuliner khas, dan masih banyak lagi. Jangan khawatir kamu nggak akan kebagian ya. Dimana-mana ada kok!

Jadi Alternatif Mengisi Akhir Pekan Bersama Keluarga

CFD memang tidak kehilangan tujuan dan nilai utama kegiatannya, yaitu untuk menciptakan lingkungan bersih bebas kendaraan bermotor di Bumi. Hingga saat ini, peraturan ini masih dipatuhi oleh berbagai kota di Indonesia. Setiap kali CFD digelar, beberapa ruas jalan ditutup untuk menghalangi kendaraan bermotor. Jadi kalau kamu mau ikut CFD, kamu harus jalan kaki!

Semakin banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan selama CFD. Kamu bisa menghirup udara segar sambil berolahraga atau buat kamu yang hobi kuliner bisa mencicipi berbagai macam jajanan yang dijual selama CFD. Tidak heran CFD menjadi salah satu aktivitas favorit untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di akhir pekan. Cocok nih buat kalian yang sibuk bekerja sepanjang minggu dan kurang punya waktu berkualitas bersama orang-orang tersayang. Datang ke CFD aja yuk!

CFD bisa dijadikan sebagai sarana meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, CFD juga melatih kepedulian terhadap orang-orang yang ada sekeliling, contohnya dengan tidak merokok yang asapnya bisa mengganggu.

VELO adalah kantong nikotin pertama bagi kamu yang merupakan pengguna produk nikotin yang sudah berusia 18 tahun atau lebih, bukan perempuan hamil atau menyusui, sebagai alternatif dan cara praktis dalam merasakan sensasi nikotin yang dikemas secara praktis, nyaman, dan penuh kepedulian terhadap sekitar. Bisa dinikmati kapan saja, di mana saja, dan tidak menimbulkan asap sama sekali.
Dengan demikian, masyarakat tetap bisa bersenang-senang di dalamnya. Kamu jangan ketinggalan berpartisipasi dalam Car Free Day setiap hari Minggu ya. Oh iya, buat kamu yang berjiwa bisnis, kegiatan ini bisa menjadi peluang yang menjanjikan untuk menghasilkan tambahan uang!

Indah Ariviani
Indah is an experienced writer specializes in lifestyle, design, and finance, who occasionally lost in her imaginations.

Related Articles

Leave a Reply