Mengintip Gurita Bisnis 5 Konglomerat Indonesia Terkaya di Dunia

Ada belasan orang Indonesia yang namanya masuk dalam daftar terbaru orang terkaya di dunia versi Forbes. Sejumlah konglomerat Indonesia tersebut telah mengukir sejarah dengan kesuksesan mereka di berbagai bidang bisnis, mulai dari perbankan, produk rokok, pupuk, dan sebagainya.

Kira-kira siapa saja mereka dan seperti apa bisnis yang mereka geluti? Berikut informasinya:

Hartono Bersaudara

Konglomerat Indonesia
Image source: intisari.grid.id

Hartono bersaudara sudah sejak lama bertengger di posisi puncak sebagai orang terkaya di Indonesia. Budi dan Michael Hartono merupakan kakak beradik yang terkenal solid dalam menjalankan bisnisnya.

Budi Hartono sebagai orang terkaya nomor satu dengan nilai kekayaan sekitar Rp217,6 triliun, sedangkan Michael Hartono di posisi kedua dengan kekayaan senilai Rp208 triliun.

Sumber kekayaan mereka berasal dari PT Djarum, sebuah konglomerasi yang menggarap banyak lini usaha di berbagai bidang. Beberapa waktu terakhir Djarum Group juga telah merambah ke sektor ritel online yang tumbuh pesat, mengakuisisi Kaskus, Infokost, Blibli, Mindtalk, DailySocial, Kincir, dan Opini.

Sumber lainnya datang dari saham mayoritas di Bank Central Asia (BCA) yang dibeli setelah krisis keuangan Asia pada tahun 1998.

Prajogo Pangestu

Konglomerat Indonesia
Image source: VOI.id

Dengan kekayaan mencapai USD 6 miliar atau setara sekitar Rp86 triliun, Prajogo Pangestu juga termasuk konglomerat Indonesia di daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. 

Salah satu sumber kekayaannya berasal dari bisnis kayu yang digeluti sejak 1970-an bernama PT Barito Pacific Timber. Perusahaan itu berganti nama menjadi Barito Pacific setelah mengurangi bisnis kayu pada tahun 2007. Pada tahun yang sama, Barito Pacific mengakuisisi 70% perusahaan petrokimia, Chandra Asri.

Pada 2011 Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi dan terbesar di Indonesia. Untuk mengembangkan pabrik karet sintetis di Indonesia, pada 2015 Chandra Asri Petrochemical bekerja sama dengan produsen ban Prancis, Michelin.

Sri Prakash Lohia

Konglomerat Indonesia
Image source: Digstraksi.com

Pria berdarah India ini memiliki nilai kekayaan setara Rp80 triliun. Kekayaannya bersumber dari perusahaan miliknya, Indorama yang bergerak di bidang tekstil. Indorama didirikannya pada tahun 1976 di Purwakarta, Jawa Barat.

Hidupnya semakin sejahtera setelah perusahaannya itu memutuskan untuk memproduksi polyethylene terephthalate (PET) yang digunakan untuk produksi botol minuman plastik seperti Coke dan Pepsi.

Perusahaannya juga membuat pembangkit listrik tenaga petrokimia yang digunakan untuk industri poliolefin pupuk, bahan baku tekstil, dan sarung tangan medis.

Chairul Tanjung

Image source: Suaramuhammadiyah.id

Chairul Tanjung yang dikenal dengan julukan Si Anak Singkong ini masuk dalam daftar konglomerat Indonesia terkaya ke-9 dengan harta Rp56 triliun. Kekayaannya bersumber dari kerajaan bisnisnya yaitu CT Corp.

CT Corp terdiri dari tiga perusahaan sub holding: Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources yang meliputi layanan finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan kebun sawit yang menjadi sumber energi terbarukan.

Dato Sri Tahir

Image source: Kompas.com

Dato Sri Tahir memiliki kekayaan mencapai USD 3,3 miliar atau setara Rp47 triliun. Jumlah kekayaan tersebut menempatkannya di urutan ke-10 orang terkaya di Indonesia.

Ia terkenal sebagai pendiri Grup Mayapada, sebuah grup yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari perbankan, rumah sakit, real estate dan sebagainya.

Tahir juga dikenal sebagai orang tajir yang dermawan. Melalui yayasan miliknya, Tahir Foundation, ia kerap kali berdonasi untuk aksi kemanusiaan. Bahkan, belum lama ini ia dikabarkan sempat menggelontorkan dana fantastis untuk membantu pemerintah memerangi pandemi COVID-19.

Nah, itulah gurita bisnis 5 konglomerat Indonesia. Simak juga update informasi yang tak kalah menarik lainnya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang praktis dan simple!

VELO tersedia dalam aneka varian rasa unik seperti Berry Frost, Tropical Mix, Polar Mint, dan Ruby Berry. Kantong nikotin ini ditujukan bagi pengguna nikotin berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang hamil atau menyusui.

VELO akan menemani keseruan aktivitasmu kapan saja dan dimana saja tanpa khawatir mengganggu kenyamanan orang di sekitar, karena kantong nikotin ini sepenuhnya bebas asap!

Hengky
Crafting stories about social issues, pop culture, & common knowledge.

Related Articles

Leave a Reply