Mengenal Tentang Kepribadian Introvert, Beda Dengan Pemalu!

Berbeda dengan ekstrovert yang lebih mudah bergaul dan ceria, seseorang dengan tipe kepribadian introvert terlihat lebih suka menyendiri. Bukan pemalu, tapi mereka cenderung lebih fokus dengan perasaan, pikiran, dan juga suasana hati yang dirasakan.

Karenanya, ada beberapa anggapan keliru tentang tipe kepribadian yang satu ini. Agar tidak keliru lagi, Yuk, simak ulasan tentang tipe kepribadian introvert selengkapnya. 

Introvert itu, Apa sih?

Source: tawatchai07/freepik.com

Introvert merupakan sebuah kepribadian atau personaliti yang kerap dikaitkan dengan pemalu. Padahal sebenarnya, introvert sama sekali berbeda dengan pemalu.

Seorang pemalu cenderung merasa khawatir atau kurang nyaman ketika berada dalam situasi sosial tertentu. Terlebih, jika harus berinteraksi dengan orang yang tidak dikenalnya. Pemalu lebih ke arah gangguan kecemasan sosial yang masih tergolong ringan. 

Sementara introvert, cenderung lebih senang menyendiri agar bisa mengumpulkan energinya. Mereka juga cenderung tidak suka mencari perhatian atau keterlibatan sosial, karena hal tersebut membuat energi mereka terkuras. Tapi sebenarnya, mereka tidak memiliki masalah ketika harus berada di lingkungan sosial.

Introvert yang cenderung menyendiri tentu berbanding terbalik dengan ekstrovert yang lebih ceria dan suka berinteraksi dengan orang lain. Karena bagi ekstrovert, interaksi sosial membuatnya mendapatkan suntikan energi lebih.  

Menurut seorang psikolog Carl Jung, sejatinya setiap orang mempunyai dua tipe kepribadian berbeda dalam dirinya. Akan tetapi, hanya ada satu tipe yang lebih dominan. Bisa ekstrovert ataupun introvert, dan masing-masing individu bisa saja berbeda. 

Bahkan dua anak kembar sekalipun pasti memiliki kepribadian yang berbeda meski sama-sama seorang introvert. Jadi tidak ada yang benar-benar berkepribadian murni introvert ataupun ekstrovert.

Ciri-ciri introvert

Source: diana.grytsku/freepik.com

Ada beberapa karakteristik yang bisa menggambarkan seseorang dengan tipe kepribadian introvert. Apakah kamu termasuk seseorang dengan tipe kepribadian ini? Simak ciri-ciri introvert berikut ini.

  • Lebih menikmati waktu saat sedang sendiri
  • Meski seorang diri, kamu tidak pernah merasa kesepian
  • Cenderung enggan berinteraksi atau terlibat dengan seseorang yang memiliki emosi negatif
  • Mampu berpikir lebih jernih dan juga kreatif ketika sendiri
  • Suka mengamati lingkungan dan orang-orang yang ada di sekitarnya
  • Memiliki empati yang lebih terasah karena kerap memperhatikan lingkungan sekitar

Introvert berbeda dengan pemalu

Source: pragyan bezbaruah/pexels.com

Banyak yang sering beranggapan bahwa introvert merupakan seorang pemalu yang kurang gaul. Padahal, hal tersebut tidak sepenuhnya benar lho. Keduanya memang memiliki karakteristik yang sama, terutama dalam keterbatasan interaksi sosial. Tapi perbedaannya ada pada tindakan yang dilakukan. 

Seorang pemalu sebetulnya punya keinginan untuk berinteraksi dengan siapa saja. Tapi, rasa takut dan malu menghambat dirinya. Sementara seorang introvert mampu berinteraksi dengan siapa saja tanpa rasa malu atau takut, meski memang tidak banyak.

Introvert dan interaksi sosialnya

Satu hal yang harus diingat, bahwa tipe kepribadian, baik introvert maupun ekstrovert tidak mempengaruhi kemampuan dalam interaksi sosial. Orang dengan tipe kepribadian ekstrovert sangat mungkin memiliki pertemanan yang terbatas karena kemampuan interaksi sosialnya yang rendah.

Meski demikian, ekstrovert tetap bisa mendapatkan energi dari lingkaran pertemanannya tersebut. Sebaliknya, seorang introvert juga sangat mungkin memiliki kemampuan berinteraksi sosial yang tinggi. Akan tetapi, mereka menjadi mudah lelah saat melakukan interaksi terlalu lama.

Seorang introvert cenderung lebih pilih-pilih soal lingkar pertemanannya. Mereka cenderung memilih berdasarkan kualitas dibandingkan kuantitas. Meskipun sedikit, mereka justru lebih senang menjalin pertemanan dengan seseorang yang memang sesuai dengannya. 

Biasanya, hubungan pertemanan mereka jauh lebih lekat dan solid, karena mereka merasa lebih nyaman dengan relationship yang lebih mendalam dan sangat personal.

Calon pemimpin yang handal

ource: Rebrand Cities/ pexels.com

Seseorang dengan kepribadian introvert bisakah menjadi seorang pemimpin hebat? Siapa bilang tidak bisa, mereka ini cenderung berpegang teguh dengan prinsip-prinsipnya, sehingga tidak gampang terpengaruh dengan hal-hal negatif. 

Saat dihadapkan dengan persoalan yang rumit, mereka akan mampu melakukan analisis dengan cermat dan membuat keputusan tanpa merasa harus mendapatkan persetujuan sosial. Mereka ini juga punya banyak ide untuk membantunya menemukan solusi dari setiap permasalahan.

Ketika menjadi seorang pemimpin, seseorang dengan tipe kepribadian ini akan jauh lebih tenang, tidak egois dan mampu menuntun timnya mencapai tujuan. Sebagai seorang dengan kemampuan observasi, menjadikan tipe kepribadian ini memiliki rasa empati yang tinggi.

Keterkaitan antara tipe kepribadian dan kebahagiaan

Mengenal kepribadian introvert

Source: Helena Lopez/ pexels.com

Ada sejumlah anggapan yang menyebutkan jika kepribadian bisa mempengaruhi kebahagiaan seseorang. Hal ini tentu saja keliru. Apapun tipe kepribadiannya, setiap individu berhak untuk merasa bahagia. Di berbagai jurnal penelitian, memang cukup banyak disebutkan jika seseorang dengan kepribadian ekstrovert cenderung lebih bahagia. 

Akan tetapi, umumnya penelitian yang dilakukan menggunakan skala pengukuran dengan standar kebahagiaan yang berbeda. Misalnya dari aktivitas maupun interaksi sosialnya. Meski tak semua dimensi mengukur interaksi sosial, tetapi hal itu tentu saja berpengaruh pada hasil penelitian.

Penciptaan skala pengukuran sangat berkaitan erat dengan adat budaya dari lokasi dimana alat ukur tercipta. Umumnya, budaya barat cenderung lebih menyukai tipe ekstrovert yang cenderung lebih ceria, ramah dan mudah bergaul. 

Seorang introvert yang berada di tengah budaya tersebut akan lebih merasa tekanan. Sehingga membuat kecemasan dan stress meningkat serta membuat kebahagiaan menurun. Tetapi di lingkungan budaya yang lain, bisa saja terjadi sebaliknya. Jadi jangan risau, ya!

Buat kamu yang pengguna produk nikotin yang lebih suka diam di rumah dan menemukan inspirasi saat sendiri, kamu bisa coba VELO. Produk nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia ini menawarkan cara yang asyik buat menikmati nikotin. 

Berbentuk kantong nikotin kecil sekali pakai dengan banyak varian rasa, kamu bisa menikmati kapan saja dan bikin harimu makin asyik. Just pop set and go, dan biarkan sensasi hangatnya menggelitik di mulut. Perlu diperhatikan, produk ini hanya untuk pengguna nikotin di atas 18 tahun, bukan untuk ibu hamil dan menyusui. Serta bisa menyebabkan ketergantungan.

Related Articles

Leave a Reply