Mengenal Sosok Ludwig Van Beethoven yang Penuh Inspirasi

Dalam sejarah musik, Ludwig Van Beethoven adalah sosok yang dianggap penting karena karya-karyanya yang fenomenal. Beberapa karya musik klasik instrumental seperti Simfoni No.3 (Fur Elise), Simfoni No.5, Simfoni No.6 dan Moonlight Sonata bahkan masih sering kita dengar hingga saat ini.

Beethoven panggilan akrabnya, dianggap sebagai salah satu komposer hebat yang pernah ada di zaman transisi antara era klasik dan romantis. Berkat kemampuannya, ia dikenal sebagai seorang komponis hebat dengan karya-karya yang diciptakannya. Namun, tahukah kamu jika beberapa karya penting yang diciptakannya justru berasal dari kondisi saat ia mengalami ketulian?

Untuk mengenal lebih dekat tentang sosok Ludwig Van Beethoven, berikut kisah perjalanan hidup Beethoven dengan karya-karya yang diciptakannya:

1.     Masa kecil Beethoven yang kelam karena tuntutan sang ayah

Lahir di Bonn, Jerman pada 16 Desember 1770, Ludwig Van Beethoven tumbuh dalam keluarga pemusik. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Maria Magdalena keverich dan Johann. Ayahnya adalah seorang musisi pada masa itu, sedangkan sang kakek juga merupakan musisi kenamaan yang cukup dikenal.

Meski tumbuh di keluarga musisi, namun masa kecil Beethoven kurang begitu menyenangkan. Seusai kepergian sang kakek di tahun 1773, keluarganya mengalami keterpurukan ekonomi. Sang ayah yang merupakan pemabuk terus memaksanya belajar musik dengan cara yang keras dan brutal. Hampir setiap hari Beethoven dipukul, dicambuk, dikunci di ruang bawah tanah, hingga dilarang tidur sebelum berlatih musik.

2.     Perjalanan karir Beethoven yang cukup cemerlang

Meski di usia 11 tahun ia terpaksa berhenti sekolah, namun hal itu justru membawanya dalam kejayaan di bidang musik. Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, Beethoven telah menerbitkan karya pertamanya di tahun 1783 yang berjudul ‘Nine Variations on a March by Dressler’. Di usianya yang masih sangat muda, ia telah ditunjuk sebagai pemain musik di opera Bonn.

Tahun 1795 menjadi tahun yang menandai kejayaan karir Beethoven. Untuk pertama kalinya ia tampil di depan publik Vienna dalam sebuah konser. Selama 3 tahun berturut-turut ia terus melakukan tur konser di Praha dan Berlin.

3.     ‘Ketulian’ yang tak mengurangi semangatnya dalam berkarya

Siapa sangka jika musisi handal ini sempat mengalami keterpurukan akibat ketulian yang dideritanya. Namun, hal itu sungguh luar biasa. Meski memiliki keterbatasan dalam pendengaran, Beethoven tidak pernah berhenti dalam berkarya. Banyak karya-karya yang dihasilkan selama ia mengalami ketulian, seperti empat solo concert, enam string sonata, enam symphony, sextets, dan 72 lagu lainnya.

4.     Mengalami masalah keuangan dan kisah percintaan yang tragis

Pada tahun 1811 dengan kondisi dunia yang semakin memprihatinkan akibat krisis ekonomi. Masalah keuangan sempat dialami Beethoven pada masa itu. Kesulitannya untuk bertahan hidup ditambah kisah percintaannya yang tragis membuat Beethoven semakin terpuruk.

Meski ia merupakan musisi ternama, tidak lantas membuat dirinya mudah menemukan pasangan hidup yang dicintai. Beethoven yang dikenal pemalu berkali-kali harus ditolak cintanya oleh beberapa wanita yang diidamkannya. Bahkan ia sempat mengalami depresi akibat lamarannya yang ditolak oleh seorang wanita bernama Countess Therese Malfatti. Hingga akhir hayatnya Beethoven tidak pernah menikah.

5.     Ludwig Van Beethoven Tutup usia di usianya yang ke 56 tahun

Setelah perjalanan karirnya yang cukup panjang, di usianya yang ke 56 tahun tepat pada 26 Maret 1827 ia menghembuskan nafas terakhirnya. Ia meninggal dikarenakan penyakit sirosis hati akibat kebiasaannya yang suka mengkonsumsi alkohol. Diperkirakan 10.000 sampai 30.000 orang hadir dalam pemakaman Beethoven.

Elya
Seorang penulis blog yang sudah berkecimpung sejak tahun 2014 sampai sekarang.

Related Articles

Leave a Reply