Mengenal Efek Rumah Kaca dan Penyebabnya!

Ketika berbicara soal efek rumah kaca, sebagian orang pasti langsung terlintas pikiran negatif. Tidak jarang banyak.yang menyebutnya sebagai dampak pemanasan global atau global warming. Memang, tidak ada yang salah. Namun, ternyata fenomena ini punya dampak yang positif bagi lingkungan dan makhluk hidup. Yuk cari tahu selengkapnya berikut ini!

Sekilas tentang Efek Rumah Kaca

Efek Rumah Kaca

Source: Wikipedia

Efek rumah kaca adalah sebuah kondisi dimana suhu panas dari matahari terjebak dalam atmosfer bumi. Kondisi tersebut membuat suhu bumi menjadi lebih ideal untuk tempat berlangsungnya kehidupan.

Disebut demikian, karena kondisi cahaya matahari yang terperangkap ini sekilas sama dengan kondisi dalam rumah kaca yang umum digunakan dalam teknik pertanian. Kondisi rumah kaca dengan suhu yang lebih hangat akan memungkinkan tanaman di dalamnya mampu tumbuh subur meski suhu yang ada di luar ruangan sedang tidak menentu.

Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca

Source:  inkoly/freepik

Efek rumah kaca tidak terjadi secara tiba-tiba, tapi ada beberapa proses yang menjadi pemicunya. Berikut sekilas tentang proses efek rumah kaca.

1. Sinar matahari meningkatkan suhu bumi

Pada prinsipnya, sinar matahari sampai ke permukaan bumi dengan melewati atmosfer. Paparan sinar matahari tersebut, kemudian membuat suhu bumi meningkat.

Di malam hari, saat suhu permukaan bumi mulai menurun, panas akan kembali dipantulkan ke angkasa. Namun, sebagian besar dari radiasi matahari terperangkap dalam gas atmosfer.

2. Gas-gas membuat panas terperangkap

Gas yang ada di lapisan atmosfer, seperti gas CO2, membuat panas matahari menjadi terperangkap seperti cara kerja dinding rumah kaca yang membuat panas tak bisa kemana-mana. Gas tersebut dikenal dengan sebutan GHG (greenhouse gas) atau gas rumah kaca.

Beberapa jenis greenhouse gas lainnya diantaranya: CH4 (Metana), N2O (Dinitrogen Oksida), H2O (Uap Air), O3 (Ozon), dan CFC (Klorofluorokarbon). 

Gas-gas inilah yang membuat suhu permukaan bumi terasa hangat ketika malam hari.

3. Perilaku manusia 

Gas yang paling berdampak yakni CO2, H2O, metana, serta nitrogen. Ternyata perilaku manusia juga turut meningkatkan jumlah kadar gas rumah kaca. Misalnya saja seperti penggunaan kendaraan memicu peningkatan jumlah gas rumah kaca yang ada di lapisan atmosfer.

Penyebab munculnya efek rumah kaca yang berlebihan

Source: Rawpixel.com/freepik

Efek rumah kaca tidak terjadi begitu saja, tentunya ada sejumlah penyebab yang memicu munculnya fenomena tersebut, antara lain:

Penggunaan batu bara industri yang berlebihan untuk industri, hal tersebut menyebabkan tingkat kadar Co2 meningkat. Seperti yang diketahui, CO2 merupakan karbon dioksida, gas yang mampu bertahan lama di atmosfer bumi. CO2 juga merupakan salah satu jenis gas yang memicu terjadinya efek rumah kaca secara berlebihan.

Menipisnya lapisan ozon, kondisi ini terjadi akibat dari penggunaan freon yang berlebihan. Freon atau juga disebut CFC ini merupakan senyawa kimia yang kerap digunakan dalam produk elektronik seperti kulkas dan AC sebagai pendingin. Molekul CFC ini memiliki sifat yang ringan sehingga gampang bersentuhan dengan molekul ozon.

Pembalakan liar hingga pembakaran hutan. Disebut paru-paru dunia karena hutan memiliki tugas untuk menyerap karbondioksida. Dengan terjadinya pembalakan liar, hutan tidak lagi mampu menyerap CO2. Hal ini tentu menyebabkan gas CO2 terkonsentrasi lebih banyak di atmosfer. Terjadinya pembakaran hutan pun juga turut berkontribusi melepaskan gas CO2 dengan jumlah yang besar dan semakin memperparah kondisi atmosfer bumi.

Demikian tadi, sekilas tentang efek rumah kaca, proses terjadinya dan beberapa penyebabnya. Menjadi salah satu bagian dari bumi yang sangat bergantung dengan hasil alam, sudah sepatutnya kita lebih memperdulikan lingkungan dengan turut mengurangi munculnya efek buruk tersebut. Agar dampak pemanasan global tidak semakin meluas dan merugikan generasi mendatang.

Temukan ragam informasi menarik dan inspiratif lainnya bareng VELO! Produk nikotin inovatif yang direkomendasikan untuk pengguna produk nikotin dewasa diatas 18 tahun yang suka dengan sesuatu yang praktis dan rasa yang unik. Tinggal POP-SET-GO! Rasa unik dari kantong nikotin VELO ini bakal nemenin aktivitas kamu jadi lebih seru!

Related Articles

Leave a Reply