Mengenal Drummer Linkin Park, Ternyata Inisiatornya!

Linkin Park awalnya dibentuk oleh tiga orang remaja yang memiliki mimpi untuk terkenal di industri musik. Mereka adalah Brad Delson, Mike Shinoda dan Rob Bourdon pada tahun 1996. Ternyata, Rob sang drummer linkin park yang menjadi inisiator terbentuknya band ini.

Awalnya, Brad sudah mengenal Mike sejak umur mereka 13 tahun dengan nama band Xero. Dengan bermodalkan kamar tidur Mike sebagai studio darurat untuk latihan band untuk merekam demo pertama lagu mereka. Setelah mengalami penolakan berkali-kali, akhirnya mereka bertemu dengan Chester Bennington dan mengubah nama band menjadi Linkin Park

Tanpa Brad, Mike dan Rob mungkin Linkin Park tidak akan pernah ada hingga sekarang. Berkat tekad yang besar untuk berkarir di industri kreatif, membuat ketiga inisiator ini bertahan hingga sekarang. Alunan beat khas dari Rob Bourdon selaku Linkin Park drummer telah membawa band ini ke tangga lagu pertama di dunia. 

Mungkin ada beberapa dari kamu yang belum familiar dengan Rob, karena ia selalu berada di belakang stage memainkan drum. Ingin tahu bagaimana Rob mengembangkan Linkin Park hingga sekarang? Cari tahu tentang biografi Rob berikut ini. 

Perjalanan Rob Bourdon Sebelum Menjadi Drummer Linkin Park  

Robert Gregory Bourdon, laki-laki yang lahir pada 20 Januari 1979, di Calabas, California menjadi salah satu pendiri Linkin Park di tahun 1996. Band ini didirikan ersama Brad Delson and Mike Shinoda. Sebelum bergabung dengan Linkin Park, Rob bekerja sebagai seorang pelayan di restoran. Kisah yang sama dengan Chester Bennington yang bekerja di Burger King. 

Diantara anggota Linkin Park lainnya, Rob jadi anggota paling muda. Awalnya, Rob hanya bermain piano namun seiring berjalannya waktu mulai tertarik bermain drum sejak kelas 4 saat masih duduk di Sekolah Dasar setelah menonton konser Aerosmith bersama ibunya. 

Saat Rob kecil, ibunya sempat berkencan dengan drummer Aerosmith, Joey Kramer yang membuat Rob dapat menonton dari belakang panggung. Saat itulah Rob langsung jatuh cinta dengan musik dan drum. 

Di awal masa remajanya, Rob bersekolah di Sekolah Menengah Agoura. Saat itulah dia bertemu dengan Mike Shinoda dan Brad Delson dan sering bermain band bersama-sama. Mereka memiliki tujuan yang sama saat itu, ingin bermain band di Teater Roxy. Setelah berhasil menjadi sukses hingga sekarang, mendapatkan banyak penghargaan, menduduki tangga lagu nomor satu di dunia tidak membuat Rob tinggi hati. Bahkan, terkadang Rob sering memeriksa situs penggemarnya, menurut dia apa yang dilakukan penggemar untuk dia dan Linkin Park luar biasa mengagumkan. 

Karir Musik Rob Bourdon 

Dalam album pertama Linkin Park yaitu Hybrid Park dan Meteora, gaya drum Rob biasa saja, dia masih menyesuaikan permainan drum dengan suara khas metal band. Hanya dengan lagu “Easier to Run” dari album Meteora, Rob terdengar lebih kompleks karena dia harus melakukan gaya drum yang berbeda. 

Setelah itu, pada album berjudul Minutes to Midnight, drum milik Rob dipasang kayu agar terdengar lebih tradisional, apalagi dengan pola drum ¾ yang kompleks dalam lagu The Little Things Give You Away. Saat memainkan lagu Bleed it Out, lagu tersebut sengaja diperpanjangkan untuk permainan drum solo Rob. 

Salah satu sepatu favorit yang disukai Rob yang mendukungnya bermain drum adalah sepatu motorsport berspesifikasi DIA yang dibuat oleh Puma. Menurut Rob, sepatu itu memberinya kontrol pedal yang lebih baik dari sepatu lainnya. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply