Masih Bingung Cara Mencari Persentase? Yuk, Ikutin Tips Ini!

Mengapa matematika dipelajari sejak kita berada di bangku sekolah dasar? Hal ini dikarenakan fungsi matematika memang tidak dapat terlepas dari kehidupan kita sehari-hari. Berbagai perhitungan sederhana hingga perhitungan yang rumit dapat diselesaikan dengan konsep matematika. Bukankah demikian?

Salah satu fungsi matematika yang kerap kita temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah cara mencari persentase.

Jika kita membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan urusan bisnis, cara menghitung persentase adalah ilmu yang wajib dipelajari. Hal ini dikarenakan perhitungan persentase diperlukan di hampir semua urusan. Beberapa contoh penerapannya adalah dalam pembelian produk, penerapan diskon, hingga perhitungan persentase diskon

Itu masih soal bisnis lho! Jika kita berbicara tentang berbagai urusan yang berkaitan dengan bank, kita juga akan menemukan berbagai urusan yang melibatkan pengetahuan tentang cara mencari persentase. Hal ini penting terutama untuk urusan perhitungan bunga bank. 

Jika kamu memiliki kemampuan cara mencari persentase bunga bank yang cepat dan akurat, kamu juga akan bisa mengambil keputusan dengan cepat untuk berbagai produk pinjaman yang ditawarkan oleh pihak bank. 

Meskipun kemampuan cara mencari persentase terdengar sepele, namun bisa dibilang bahwa kemampuan ini menjadi salah satu tonggak awal dalam kesuksesan bisnis serta pengaturan keuangan kita.

Cara mencari persentase secara umum

Dalam ilmu matematika, persentase diartikan sebagai sebuah perbandingan rasio untuk menyatakan pecahan seratus (per seratus). 

Secara singkat, persentase dapat digambarkan rumus berikut ini:

Persentase (%) = (nilai bagian/ nilai keseluruhan) x 100

Perhatikanlah rumus di atas. Nilai bagian/nilai keseluruhan merupakan sebuah rasio atau pecahan. Nah ketika rasio atau pecahan tersebut dikalikan dengan seratus, maka hasilnya akan berupa persentase.

Misal nilai bagiannya adalah 2 dan nilai keseluruhan adalah 100.

Maka, 2/200 x 100= 1%. Artinya, 2 adalah 1% dari 200.

Rumus di atas adalah rumus yang sangay sederhana dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Cara mencari persentase diskon

Cara mencari persentase diskon adalah ilmu yang wajib dikuasai oleh semua orang dalam bisnis jual-beli, baik bagi penjual maupun pembeli. Jika kamu memahami cara mencari persentase diskon, kamu akan bisa memutuskan apakah produk tersebut worth it untuk dibeli (jika kamu pembeli), atau apakah produk tersebut cukup untuk menarik perhatian pembeli (jika kamu adalah penjual). 

Untuk mencari persentase diskon harga produk, kamu dapat menggunakan rumus berikut:

Harga Diskon = Harga awal x Persentase diskon.

Contohnya, kamu pergi ke sebuah mall dan ingin membeli sepasang sepatu seharga Rp500.000. Ternyata saat itu ada diskon sebesar 5%. Coba gunakan rumus di atas untuk mengetahui harga final sepasang sepatu yang ingin kamu beli tersebut!

Kira-kita hasilnya akan begini:

Rp500.000 x 5% = (Rp500.000 x 5): 100 = Rp25.000

Artinya kamu mendapatkan potongan harga sebesar Rp25.000. Untuk sepasang sepatu yang tadinya seharga Rp500.000, kamu hanya perlu membayar sebesar Rp475.000 karena ada diskon 5%!

Cara mencari persentase bunga bank

Sebenarnya cara mencari persentase bunga bank sama saja dengan mencari persentase diskon. Bedanya hanya dilihat dari jenis pinjamannya, apakah menggunakan bunga anuitas, bunga flat, bunga mengambang, atau bunga efektif. Masing-masing memiliki cara perhitungan yang berbeda, namun rumus persentasenya tetap sama 

Pada dasarnya menghitung persen bunga bank adalah sama yaitu sudah diketahui jumlah persentase atas jumlah keseluruhan. Kemudian jumlah bunga tinggal dikalikan dengan tenor pinjaman. Yang membedakan adalah jenis pinjaman itu sendiri apakah memakai bunga flat, anuitas, bunga efektif ataupun bunga mengambang. Semua memiliki cara hitung yang berbeda tapi cara menghitung persentasenya menggunakan rumus yang sama.

Mari kita lihat salah satu contoh perhitungan bunga pinjaman flat atau bunga tetap:

Misalnya pinjaman pokok sebesar Rp50.000.000 dan bunga flat sebesar 2% per bulan. Jika tenor pinjamannya adalah 12 bulan, maka bunga tetap yang harus dibayarkan selama 12 bulan tersebut adalah:

Bunga per bulan = Rp50.000.000 x 2% = Rp1.000.000

Total bunga 1 tahun = 1.000.000 x 12 = Rp. 12.000.000

Total angsuran + bunga 1 tahun = Rp. 50.000.000 + Rp. 12.000.000 = Rp62.000.000. 

Artinya, Rp62.000.000 adalah biaya yang harus dibayarkan untuk setahun.

Nah, itulah cara menghitung persentase produk dan bunga bank. Bagaimana? Mudah kan?

Related Articles

Leave a Reply