Apa Itu Liquid Vape? Kenali Juga Jenis dan Kandungannya

Selain rokok, vape juga menjadi salah satu pilihan bagi kaum millenial. Tidak sedikit pengguna rokok yang beralih ke vape karena dianggap lebih bervariasi soal rasa. Dalam dunia vape, pastinya kamu mengenal dengan apa itu Liquid Vape. Dan bisa dikatakan ini merupakan bahan utama dalam aktivitas vaping.

Meski keberadaan vape sudah sangat populer, namun masih ada saja yang belum tahu tentang apa itu liquid. Biar nggak salah diartikan, yuk simak penjelasan di bawah ini tentang apa itu liquid, jenis-jenis liquid, dan kandungannya.

Apa Itu Liquid Vape?

Liquid Vape atau yang sering disebut vapor juice, e-juice, vape juice atau liquid pod adalah cairan yang menjadi bahan utama dalam aktivitas vape yang hadir dengan berbagai macam pilihan rasa, aroma, hingga level nikotin yang berbeda.

Untuk rasa, liquid hadir dengan banyak pilihan, misalnya liquid juicy yang identik dengan rasa segar seperti buah strawberry, apel, pisang, mangga, anggur dan jenis buah-buahan lain. Sedangkan untuk liquid creamy lebih identik dengan rasa manis seperti coklat, cake, sereal, kopi, teh, dan masih banyak lagi. Bahkan kini sudah tersedia liquid yang mengkombinasikan antara 2 sampai 3 rasa yang bisa dinikmati sekaligus.

Jenis-Jenis Liquid

Dalam dunia vape, ada dua jenis liquid yang dikenal, yaitu Freebase dan Salt Nicotine. Kedua liquid ini memiliki ciri khas tersendiri mulai dari rasa, aroma, hingga level nikotin yang digunakan.

1.      Jenis Freebase

Freebase adalah jenis liquid yang menghasilkan uap lebih banyak, rasanya lebih padat dan sangat terasa di mulut. Jenis liquid ini menggunakan nikotin dalam level yang rendah. Lebih cocok digunakan untuk jenis Vape Mod.

Sedangkan, Vape Mod adalah alat vape yang memiliki ukuran lebih besar dan sering digunakan untuk jenis liquid freebase dengan kadar nikotin mulai dari 3 – 12 ml dengan hasil uap yang lebih banyak.

2.      Jenis Salt Nicotine

Kebalikan dari liquid freebase, Salt Nicotine adalah jenis liquid dengan kadar nikotin lebih tinggi namun menghasilkan uap yang lebih sedikit. Jenis liquid ini lebih cocok untuk mereka yang baru beralih ke vape atau newbie. Uapnya sangat smooth dan tidak mengganggu di tenggorokan.

Salt Nicotine sendiri biasanya digunakan untuk jenis Vape Pod yang menggunakan cartridge. Alat vape ini memiliki ukuran lebih kecil dan digunakan untuk liquid dengan kadar nikotin tinggi mulai dari 10 – 10 ml. Rasa nikotinnya lebih berada dan TH-nya lebih keras dibanding Vape Mod.

Kandungan Pada Liquid Vape

Berbeda dari rokok tembakau yang sekali habis, vape atau rokok elektrik bisa digunakan hingga berkali-kali. Vape sendiri terdiri dari baterai, cartridge, dan liquid atau cairan khusus vape. Di dalam cartridge, liquid akan dipanaskan untuk menghasilkan uap yang akan dihirup.

Liquid sendiri terdiri dari beberapa kandungan khusus. Nah, untuk kamu yang belum tahu kandungan dari liquid. Berikut beberapa bahan yang terkandung dalam liquid pada vape:

  • Nikotin

Nikotin merupakan zat adiktif yang digunakan sebagai bahan utama dalam cairan vape. Umumnya, kadar nikotin yang digunakan dalam vape lebih rendah dibanding rokok batangan. Namun ada juga yang menggunakan nikotin dalam kadar yang lebih tinggi menyamai rokok batangan.

  • Gliserin

Gliserin atau dengan nama lain Vegetable Glycerin adalah bahan yang digunakan dalam cairan vape dan berasal dari tumbuhan. Biasanya, bahan ini digunakan sebagai tambahan dalam pembuatan produk obat atau makanan untuk memberikan rasa manis.

Bahan ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan Propilen Glikol, yaitu untuk menghasilkan uap atau asap. Namun, karena senyawa gliserin lebih tipis jadi uap yang dihasilkan pun lebih sedikit dan tidak terlalu tebal.

  • Senyawa Karbon

Dalam uap vape ditemukan setidaknya ada empat senyawa karbon yang digunakan, yaitu acetaldehyde, formaldehyde, glycidol, dan acrolein. Senyawa-senyawa inilah yang dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan apabila digunakan dalam jangka waktu panjang.

  • VOC atau Volatile Organic Compounds

VOG atau Volatile Organic Compound merupakan senyawa organik yang digunakan dalam vape untuk menghasilkan uap. Salah satu jenis VOG yang digunakan dalam cairan vape adalah Propilen Glikol. Dimana senyawa ini memiliki sifat yang mudah menguap sehingga banyak digunakan dalam produk-produk liquid.

  • Zat Perasa

Ada lebih dari 7.000 rasa yang ditawarkan pada produk liquid dan itu sangat beragam, mulai dari rasa fruit, creamy, mint, kopi, dan masih banyak lagi. Salah satu bahan perasa yang juga banyak digunakan dalam produk vape adalah Diacetyl yaitu perasa yang sering digunakan untuk karamel dan mentega.

Tips Memilih Liquid atau Cairan Vape

Memilih liquid atau cairan vape juga tidak sembarangan nih. Ada beberapa tips untuk kamu para newbie yang masih kebingungan memilih liquid yang pas digunakan:

  • Ketahui dulu jenis liquid, apakah ingin menggunakan jenis freebase atau salt nicotine? Karena keduanya memiliki ciri khas dan rasa yang berbeda pula.
  • Harus tahu berapa kadar nikotinnya dan kandungan lain yang digunakan agar tidak kaget setelah menggunakan.
  • Pilih rasa liquid yang paling kamu suka, jika ingin mencoba sensasi baru kamu bisa pilih liquid yang mengkombinasikan 2 atau 3 rasa sekaligus.

Selain informasi di atas, VELO juga punya nih informasi lain yang tak kalah pentingnya buat kamu semua. VELO adalah kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia buat kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, yang bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja. Ini merupakan inovasi baru bagi para pengguna nikotin. Bisa dinikmati secara praktis dan higienis, tanpa asap dan tanpa bau.

Elya
Seorang penulis blog yang sudah berkecimpung sejak tahun 2014 sampai sekarang.

Related Articles

Leave a Reply