Lagu Duet Pop Ikonik di Era 2000-an, Ada yang Masih Ingat?

Bagi pendengar setia musik pop dan lagu duet pop yang menjadi saksi hidup perkembangan genre ini sejak awal era 2000-an, sudah barang tentu bisa melihat jelas perbedaan karya-karya musik pop yang dulu dan sekarang. Pada masanya, karya-karya dari para musisi pop hampir selalu unik antara satu dengan yang lainnya, dan mereka konsisten dengan ciri khas dan genre tersebut.

Namun saat ini musik sudah nyaris tidak ada batasan. Bahkan, sebuah lagu bisa jadi sulit untuk dikategorikan dalam genre tertentu. Karena pelabelan dengan embel-embel pop, rock, jazz, country, dan lain sebagainya sudah mulai kehilangan daya pikatnya di hadapan gairah pasar.

Lagu Duet Pop

Lebih dari satu dekade yang lalu, popularitas sebuah karya musik bisa bertahan cukup lama hingga membuatnya diamini sebagai ikon yang menandakan suatu masa. Hal ini bisa diukur dari kualitas karya dan sejauh mana pengaruh musisi yang melantunkannya.

Hingga kini, jika salah satu lagu ikonik dari era tersebut diputar lagi, siapapun pendengar yang tumbuh besar di masa itu pasti akan mengenalinya. Untuk membuktikannya, kamu bisa simak ulasan di bawah ini:

Acha Septriasa & Irwansyah – My Heart

Source: YouTube/Warner Music Indonesia

Sebagai generasi yang beranjak remaja pada periode 2000⎯2010, melihat judul di atas akan membawa ingatan kita kepada sebuah masa ketika dua sejoli muda Acha dan Irwansyah terlibat adu akting dalam salah satu film paling ikonik pada masanya. Lagu bertajuk “My Heart” itu merupakan salah satu soundtrack yang juga dinyanyikan oleh keduanya.

Popularitas lagu “My Heart” memang tak lepas dari chemistry romantis antara Acha dan Irwansyah. Bagaimana tidak? Saat itu keduanya merupakan pasangan kekasih yang selalu tampil mesra dalam setiap kesempatan, lalu terlibat adu akting dalam film romantis dan menyanyikan langsung salah satu soundtrack-nya.

Ungu & Rossa – Tercipta Untukku

lagu duet pop
Source: YouTube/UNGU Band

Ungu adalah satu dari sekian grup musik Indonesia yang paling mendominasi di era 2000-an. Selain dikenal dengan sosok karismatik sang vokalis yang sangat digilai para wanita itu, Ungu terhitung beberapa kali menyabet penghargaan-penghargaan bergengsi dari gelaran apresiasi musik Indonesia.

Lagu duet pop bertajuk “Tercipta Untukku” yang dibawakan bersama penyanyi senior Rossa merupakan salah satu karya Ungu yang paling ikonik selain “Melayang” atau “Demi Waktu”. Lagu ini juga kerap kali dijadikan musik tema oleh sejumlah tayangan FTV di stasiun tv lokal.

Chrisye & Peterpan – Menunggumu

lagu duet pop
Source: YouTube/Musica Studio’s

Sebagai seorang musisi yang melahirkan sebuah album yang menjadi dobrakan besar di kancah musik pop Indonesia, sudah barang tentu karya-karya mendiang Chrisye sangat populer pada masanya. Seperti “Menunggumu” dari album Senyawa (2004) misalnya.

Kolaborasi Chrisye bersama Peterpan melalui lagu ini merupakan sesuatu yang monumental. Pasalnya, baik Chrisye maupun Peterpan sama-sama terkenal dengan lirik-liriknya yang puitis dan penuh nilai filosofis. Duet ini seolah-olah menyatukan dua insan yang memang digariskan untuk bersatu.

Melly Goeslaw & Ari Lasso – Jika

lagu duet pop
Source: YouTube/Aquarius Musikindo

Duet Melly Goeslaw dan Ari Lasso dalam single “Jika” bukan sekadar menghasilkan karya ikonik yang tak lekang oleh waktu. Meledaknya popularitas lagu ini pada masa itu menjadi titik balik dalam karir bermusik Melly maupun Ari.

Saat itu, Melly dan Ari bisa dikatakan sedang berada di titik terendah. Grup musik Melly, yaitu Potret, sedang dalam masa vakum cukup lama. Sementara Ari baru saja keluar dari Dewa 19 setelah merilis album kelima. Lagu ini lah yang menjadi tiket bagi keduanya untuk kembali berjaya.

Chrisye & Ahmad Dani – Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada

Source: YouTube/Musica Studio’s

Apa yang terlintas dalam benak jika menemukan sepenggal kalimat berbunyi ‘jika surga dan neraka tak pernah ada’? Jika suara mendiang Chrisye yang pertama kali terngiang-ngiang di kepala, itu artinya secara tidak sadar kamu paham kedigdayaan lagu ini.

Buah kolaborasi dari dua sosok berpengaruh dalam hikayat musik Indonesia ini memang benar-benar sebuah mahakarya. Jarang sekali ada sebuah lagu yang bisa menancap sekuat itu hingga mindset masyarakat terhadap suatu hal selalu terasosiasi dengannya.

Pertanyaannya, dari deretan lagu duet pop di atas, adakah judul-judul yang masih sering kamu dengarkan sampai hari ini? Atau mungkin kamu punya selera musik yang berbeda? Tenang, VELO masih punya rekomendasi lagu duet lainnya yang tidak kalah menarik untuk kamu coba.

Ikuti terus perkembangan informasi terbaru lainnya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia dengan aneka rasa unik dan menyegarkan, yang ditujukan bagi pengguna produk nikotin berusia 18 tahun atau lebih, bukan perempuan hamil atau menyusui.

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply