Kereta Wisata Solo, Serunya Naik Lokomotif Uap Kuno

Pernah naik kereta uap sebelumnya? Kalau belum, main yuk ke kota Solo! Di sini kamu bakal bisa menjelajahi banyak destinasi menarik dengan kereta wisata Solo yang keren banget. Jadi ikon baru, wisata Solo, kereta uap kuno ini punya banyak sekali keunikan. Penasaran seperti apa kereta uap yang satu ini dan rute mana saja yang dilaluinya? Yuk, simak ulasan berikut selengkapnya. 

Sepur Kluthuk Jaladara, Kereta Wisata Solo yang Berusia Ratusan Tahun

Kereta wisata Solo
Source: Instagram.com

Sebagai kota karesidenan, sejak dulu kota Solo memang punya banyak jalur kereta yang bersandingan dengan jalan utama. Karena itulah muncul inisiatif dari Pemda setempat untuk mengaktifkan jalur kereta wisata Solo. Dulunya, hanya ada satu lokomotif saja yang beroperasi, dan dikenal dengan julukan Sepur Kluthuk Jaladara. 

Kereta kuno ini merupakan salah satu kereta uap dari zaman kolonial buatan Jerman tahun 1920 an. Hingga saat ini, lokomotif uap kuno inilah yang masih tersisa dan kemudian direstorasi ulang. Baru di tahun 2019, datang satu unit lagi lokomotif uap kuno untuk mendampingi Sepur Kluthuk Jaladara yang lebih dulu difungsikan sebagai kereta wisata Solo.

Lokomotif uap ini bisa berjalan dengan adanya uap dari hasil pembakaran kayu jati dan air. Memiliki kecepatan maksimal hanya 50 km/jam, kereta wisata ini memang difungsikan untuk perjalanan jarak pendek. Kereta wisata ini sendiri hanya menarik dua gerbong saja dengan kapasitas penumpang maksimal hingga 72 orang dalam satu kali perjalanan. 

Lokomotif Uap Kuno Satu-satunya

Di dunia, jenis lokomotif uap yang digunakan sebagai kereta wisata Solo ini menjadi satu-satunya di dunia yang masih tersisa dan bisa beroperasi. Diawaki lokomotif uap dengan kode C1218, kereta wisata ini termasuk jenis lokomotif kecil untuk rute perjalanan mendatar. 

Loko ini sendiri memiliki dua gerbong yang terbuat dari kayu jati asli yang diproduksi sekitar tahun 1920 an dengan kode lambung CR 144 dan CR 16. Dua gerbong tersebut penataan tempat duduknya cukup berbeda. 

Di bagian gerbong pertama, posisi tempat duduknya saling berhadapan dan membelakangi dinding kereta. Sementara di gerbong yang kedua, posisi tempat duduknya mirip dengan kereta modern yang ada saat ini.

Rute Perjalanan

Kereta Wisata Solo
Source: Instagram.com

Lokomotif uap ini melintas di jalur lintasan kereta api yang masih aktif di kota Solo. Berangkat dari Stasiun Purwosari perjalanan kereta kemudian akan menuju Stasiun Sangkrah dengan melalui beberapa tempat persinggahan. Mulai dari Rumah Dinas Walikota Solo, kemudian Loji Gandrung lalu Taman Sriwedari dan Kampung Batik Kauman.  

Untuk menaiki kereta wisata Solo ini, tiap orang akan dikenakan tiket sekitar Rp200ribuan. Selama perjalanan, kamu bakal dihibur dengan alunan tembang Jawa yang dimainkan dengan epic oleh para seniman. Tak lupa ada suguhan berbagai jenis jajan pasar tenongan hingga jamu tradisional.

Demikian tadi info menarik dari kereta wisata Solo, Sepur Kluthuk Jaladara. Lokomotif uap kuno yang usianya sudah seabad. Kapan lagi bisa mencoba naik lokomotif berusia ratusan tahun? Kalau jalan-jalan ke Solo, jangan sampai terlewat ya!

Tahu gak sih, kalau sekarang kamu bisa merasakan sensasi nikotin bebas tembakau tanpa asap, lho! Berbentuk kantong kecil sekali hisap, VELO ditujukan untuk kamu yang sudah 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, menawarkan cara baru menikmati nikotin yang lebih praktis, kapan saja dan dimana saja.

Tidak menimbulkan asap sehingga kamu tidak perlu khawatir akan mengganggu kenyamanan orang di sekitar. Bahkan di sela-sela aktivitasmu yang padat, kamu tetap bisa bebas menikmati kantong nikotin ini. Cukup selipkan kantong VELO diantara bibir dan gusi atas, sensasinya akan kerasa sampai 30 menit, pop set and go! Yes, sepraktis itu. Namun, sebelum mencobanya pastikan usia kamu sudah lebih dari 18 tahun ya!

Related Articles

Leave a Reply