Kebijakan dalam Mengatasi Inflasi, Cara Menurunkan Tingkat Suku Bunga Bank Dikenal dengan?

Kebijakan dalam Mengatasi Inflasi – Inflasi menjadi suatu momok yang cukup menakutkan jika tidak segera diatasi dengan serius. Pasalnya, inflasi akan  sangat mempengaruhi kondisi perekonomian masyarakat baik dari berbagai kalangan secara menyeluruh. Kebijakan dalam mengatasi inflasi dengan cara menurunkan tingkat suku bunga bank disebut dengan politik diskonto kemudian diambil oleh pemerintah melalui bank sentral.

Namun tahukah kamu apakah politik diskonto itu dan bagaimana penerapannya? Jika kamu saat ini sedang berencana untuk berbisnis, simak dulu ulasan singkatnya berikut ini.

Mengapa Inflasi Bisa Terjadi?

Terjadinya inflasi dikarenakan jumlah uang yang beredar di masyarakat jauh lebih banyak. Inflasi juga termasuk gejala ekonomi yang sulit dihilangkan secara tuntas. Cara yang dilakukan untuk mengatasinya umumnya hanya sebatas mengurangi hingga mengendalikannya. Salah satunya dengan kebijakan diskonto.

Kebijakan dalam Mengatasi Inflasi Melalui Politik Diskonto

Kebijakan dalam mengatasi inflasi
Source: istockphoto

Ketika jumlah peredaran uang di masyarakat mengalami kenaikan yang tidak terkendali, maka akan muncul yang dinamakan inflasi. Kondisi tersebut akan memicu berbagai masalah perekonomian yang dapat berimbas buruk pada kegiatan bisnis seluruh kalangan masyarakat. Dan salah satu kebijakan untuk mengatasi inflasi adalah dengan cara menurunkan tingkat suku bunga bank yang disebut juga dengan politik diskonto.

Pengaruh Politik Diskonto, Kebijakan dalam Mengatasi Inflasi

Kebijakan dalam mengatasi inflasi
Source: pixabay.com

Kebijakan diskonto diambil oleh Bank Sentral sebagai salah satu upaya untuk menekan terjadinya inflasi. Dengan cara menaikkan maupun menurunkan suku bunga bank agar jumlah peredaran uang di tengah masyarakat berada dalam jumlah yang stabil. Tidak kurang maupun berlebihan hingga mengakibatkan inflasi. 

Kenaikan suku bunga bank yang ditetapkan oleh Bank Sentral bertujuan untuk menekan jumlah uang di tengah masyarakat. Hal tersebut kemudian akan memicu keinginan masyarakat untuk menyimpan uang tunai yang dimilikinya di bank. Dengan begitu, jumlah uang tunai yang dimiliki bank akan naik sehingga peredaran jumlah uang di tengah masyarakat akan berkurang. Hal ini pun diikuti juga dengan penurunan harga-harga barang sekaligus membuat nilai uang meningkat.

Sebaliknya, jika terjadi penurunan suku bunga oleh Bank Sentral, hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah peredaran uang di masyarakat. Suku bunga yang rendah,  diharapkan agar masyarakat tidak berminat atau tidak berkeinginan untuk menyimpan uang tunainya di bank. Dengan demikian, peredaran uang di tengah masyarakat pun akan mulai bertambah sehingga memicu kenaikan harga-harga. Jika hal ini dikelola dengan matang, maka inflasi bisa diatasi.

Tujuan dari Kebijakan diskonto

Kebijakan dalam mengatasi inflasi
Source: Pixabay.com

Kebijakan dalam mengatasi inflasi dengan cara menurunkan tingkat suku bunga bank disebut juga dengan diskonto memang cukup penting. Terutama demi memperlancar terjadinya likuiditas uang di tengah masyarakat. 

Politik diskonto memiliki peranan yang cukup penting dalam mengontrol kegiatan ekonomi masyarakat supaya tercipta pemerataan di bidang ekonomi. Awalnya, dasar politik pemberlakukan diskonto diambil dari berbagai pertimbangan yang cenderung bersifat kepentingan secara ekonomi kemudian menjadi teknik pada dunia perbankan.

Tetapi sekarang ini, muncul berbagai pertimbangan lainnya yang cenderung bersifat ke arah sosial ekonomi. Hal ini yang kemudian digunakan menjadi alat dalam memberikan pengaruh pada konjungtur di suatu negara. Beberapa contoh politik diskonto yang pernah diberlakukan oleh Bank Sentral untuk menekan laju inflasi adalah jual beli surat berharga, menaikan hingga menurunkan suku bunga bank secara nasional.

Demikian tadi beberapa informasi menarik tentang kebijakan dalam mengatasi inflasi dengan cara menaikkan suku bunga disebut juga dengan kebijakan diskonto. Kebijakan ini sangat erat kaitannya dengan kondisi perekonomian secara meluas dan tidak bisa ditetapkan dengan tergesa-gesa. Banyak hal yang harus diatur dan disesuaikan terlebih dahulu.

Temukan informasi menarik lainnya bersama Velo! Produk nikotin inovatif kekinian bebas asap dan bau berbentuk kantong kecil sekali hisap yang praktis. Kamu harus berusia minimal 18 tahun jika ingin mencobanya.

Related Articles

Leave a Reply