Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya!

Jenis alat musik ritmis merupakan salah satu tipe alat musik yang menjadi elemen penting dalam sebuah lagu. Lalu, apa perbedaan alat musik ini dengan jenis alat musik lainnya? Ritmis adalah alat musik yang tidak bisa membunyikan beberapa nada-nada, jadi hanya dimainkan sebagai pengiring tempo dan irama lagu.

Ada banyak alat ritmis yang memiliki bentuk yang berbeda dan cara memainkannya juga berbeda, seperti dipukul, digesek, ataupun diguncang. Jika kamu ingin mencari tahu bagaimana cara memainkan jenis alat musik, simak penjelasannya berikut ini

1. Triangle asal Inggris

Alat musik yang berbentuk segitiga ini bernama triangle. Triangle berasal dari kata segitiga di bahasa inggris yang ternyata memang berasal dari Inggris sejak abad ke-16. Cara memainkannya pun tidak sulit, kamu hanya perlu memukul di sela-sela segitiga dengan stik kecil. 

Walaupun triangle tergolong sebagai alat ritmis, akan tetapi triangle tidak memiliki tangga nada. Sehingga, nada dan irama yang dihasilkan akan menyesuaikan dengan lagu yang sedang dimainkan. 

Triangle terbuat dari batang logam atau baja yang kemudian ditekuk menjadi segitiga dan dibagian atasnya diberi tali agar memberi kemudahan saat memegang.

2. Tamborin asal Turki

Alat musik yang berasal dari tentara Turki sebagai tamborin tradisional dan berkembang pesat di Eropa. Tamborin sudah dimainkan pada pertunjukan musik sejak abad ke-19. 

Tamborin dapat dimainkan dengan cara dipegang satu tangan lalu digoyangkan mengikuti irama lagu. Suara gemerincing menjadi ciri khas dari alat musik ini karena terbuat dari kulit sapi atau plastik dengan kerincing logam kecil yang mengelilingi bingkainya. 

3. Gendang asal Cina

Jenis alat musik yang merupakan bagian dari musik ritmis ini sudah dimainkan sejak 3000 tahun yang lalu di Cina sebagai pengiring dalam tarian, perang, ritual, alarm ataupun penggembalaan hewan. Sedangkan, pada suku Melayu, konon gendang juga dikaitkan dengan kesenangan dan keinginan yang dicerminkan dalam pepatah.

Sama seperti gamelan, gendang berfungsi sebagai pengatur irama. Irama dari gendang dihasilkan dari pukulan tangan ke permukaan kulit gendang.

4. Tifa asal Papua

Tifa adalah alat musik yang berasal dari Indonesia Timur dan menjadi identitas khas masyarakat Papua dan Maluku. Jika dilihat secara sekilas, Tifa mirip dengan gendang, seperti permukaan kulit yang akan menghasilkan suara, namun tidak akan terdengar lebih ringan jika dibandingkan dengan gendang.

Seringkali Tifa hanya dimainkan oleh laki-laki dewasa saja pada upacara adat, iringan tari, dan pertunjukan musik dengan cara dipukul seperti gendang. 

5. Gong Alat Musik Ritmis Asal Cina

Tentu kamu tidak asing dengan alat musik yang sering dimainkan di Cina atau Jepang bukan? Ternyata gong juga ada di Indonesia sebagai pengiring pada musik tradisional atau tarian. 

Gong terbuat dari bahan-bahan logam seperti besi, perunggu, perak, emas, kuningan dan besi. Penggunaan material logam dipilih agar menjaga fisik gong karena getaran yang dihasilkan. 

Cara memainkan gong pun tidak terlalu sulit yaitu dengan menggunakan pemukul yang terbuat dari kayu yang kemudian diberi lapisan kain yang tebal.

6. Rebana Alat Musik Ritmis Asal Jawa Tengah

Alat musik yang berasal dari Kaliwadas Bumiayu di Jawa Tengah yang dikenal sebagai Rebana ini, biasanya digunakan sebagai pengiring musik-musik islami, pengiring tari saman dan ratoeh jaroe di Aceh.

Lapisan kulit kambing yang menjadi ciri khas dari rebana membuat rebana terlihat sebagai gendang dengan ukuran lebih kecil.

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply