Jadi Salah Satu Profesi Kekinian, Kira-Kira Berapa Sih Gaji Barista?

Ngopi kini sudah jadi gaya hidup masyarakat modern, terutama di kota-kota besar. Seiring dengan semakin banyaknya coffee shop yang hadir, profesi barista pun makin banyak dicari. Tugas utama dari seorang barista tentu saja adalah meracik kopi sesuai permintaan pelanggan.

Namun lebih dari itu, seorang barista juga harus bisa berkomunikasi dengan baik saat menghadapi para pelanggan lho. Para pemilik coffee shop biasanya juga menugaskan barista untuk mempromosikan menu terbaru kepada pelanggan yang datang. 

Profesi barista memang terdengar keren banget kan?

Pekerjaan sebagai barista tidak hanya diminati di Indonesia lho. Banyak anak muda di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Perancis, dan Jerman, yang juga menekuni profesi ini. Eh, tapi ngomong-ngomong, berapa sih gaji barista yang bekerja di coffee shop? Simak informasi lengkapnya dalam artikel ini ya!

Gaji Barista di 5 Kota Besar di Indonesia

Source: Unsplash

Perjalanan menjadi seorang barista memang tidak mudah. Ada teknik dan keahlian khusus yang harus dikuasai sebelum menjadi barista handal. Salah satu hal yang bikin kamu penasaran pasti tentang berapa gaji barista di Indonesia.

Tidak seperti karyawan atau staf di sebuah perusahaan, gaji barista dihitung dengan sistem jam. Model yang sama juga diterapkan di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, dimana barista digaji sesuai dengan jam kerja mereka.

Ini dia daftar gaji barista di Indonesia, mulai dari yang paling besar hingga kecil:

1. Surabaya 

Kota Pahlawan ini ternyata menggaji para barista dengan angka yang cukup tinggi, Rp 30,650 per jam. Dengan hitungan satu kali shift per hari selama 6 jam, maka dalam sebulan barista bisa menerima gaji hingga 5 juta rupiah!

2. Jakarta

Gaji yang diperoleh barista yang bekerja di ibukota adalah Rp 18,339 per jam. Salah satu faktor penyebabnya mungkin banyaknya persaingan antar barista di Jakarta, sehingga membuat gajinya relatif lebih sedikit.

3. Kuta

Bali adalah surganya para turis. Tidak heran banyak coffee shop yang bertebaran di seluruh Bali, termasuk Kuta. Gaji yang diterima oleh barista yang bekerja di Kuta rata-rata adalah Rp 15,923 per jam.

4. Badung

Masih dari Pulau Dewata, berikutnya ada Badung yang memberikan gaji cukup besar bagi para barista. Untuk setiap jamnya, barista di Badung menerima gaji Rp 15,338. Dengan hitungan kerja shift satu hari selama 6 jam, maka gaji bulanan yang diterima adalah sekitar Rp 3 jutaan.

5. Denpasar

Di ibukota Bali, gaji barista tidak berbeda dengan dua kota sebelumnya. Gaji barista adalah Rp 15,046 per jamnya. Dalam satu bulan, seorang barista di Denpasar bisa meraih hingga Rp 2,7 jutaan.

Barista Harus Jaga Penampilan!

Yang terpenting dari seorang barista bukan hanya keahlian yang mumpuni saja lho. Penampilan juga harus dijaga. Barista harus selalu terlihat rapi dan bersih, serta menjaga nafas tetap segar. Karena langsung berinteraksi dengan pelanggan, jangan sampai mereka merasa tidak nyaman karena bau mulut atau bau asap rokok.
Untungnya para barista yang juga seorang perokok tidak perlu bingung lagi untuk menikmati nikotin di sela-sela kerja.

Kalau kamu lagi di tempat yang gak boleh ngerokok, kamu tetep bisa kok merasakan sensasi nikotin tanpa asap dan bau yakni dengan menggunakan VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia buat kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui. Cukup selipkan di antara bibir dan gusi atas, sensasinya bakal kerasa hingga setengah jam. Berbagai varian rasanya seperti Polar Mint, Berry Frost, dan Tropic Mix bisa kamu pilih sesuai selera!

Indah Ariviani
Indah is an experienced writer specializes in lifestyle, design, and finance, who occasionally lost in her imaginations.

Related Articles

Leave a Reply