Ikigai Test, Cari Tahu Kebahagiaan dan Tujuan Hidupmu Disini!

Mungkin kita semua bisa sama-sama bersepakat dalam satu hal; menemukan tujuan hidup itu bukan proses yang sederhana. Setidaknya dibutuhkan beberapa kali jatuh-bangun hingga seseorang paham betul apa yang sebenarnya ia cari dalam hidup. Kendati begitu, pengalaman hidup manusia selama ribuan tahun telah mengajarkan banyak hal. Hingga akhirnya tercipta suatu ‘alat navigasi’ yang dapat mempermudah proses tersebut, salah satunya adalah ikigai test.

Mencapai Kebahagiaan dan Tujuan Hidup

Dari sudut pandang filosofis, ikigai merupakan suatu prinsip hidup untuk membuat hidup lebih bermakna, bermanfaat, dan seimbang antara kebahagiaan dan tujuan. Ikigai juga dapat dipahami sebagai alasan untuk hidup, yakni sesuatu yang membuat kita tetap bersemangat dan termotivasi dalam menjalani hari-hari.

Konsep ikigai dipetakan berdasarkan empat elemen, yaitu: passion, profession, vocation, dan mission. Setiap irisan elemen tersebut harus ditimbang dengan seimbang, antara hasrat dan manfaat. Melalui peta tersebut seseorang dapat melihat makna atau nilai-nilai kehidupannya secara gamblang dan terstruktur.

Lantas, bagaimana caranya agar seseorang bisa memahami ikigai-nya? Apakah ada semacam ikigai test untuk mengetahui itu semua? Tentu saja. Dengan menjawab 4 pertanyaan penting untuk melengkapi 4 elemen ikigai, kamu bisa memahami kebahagiaan dan tujuan hidupmu.

Ikigai Test 

Untuk memulai ikigai test, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dan tuliskan dalam selembar kertas:

  1. Apa saja minat atau hal-hal yang kamu sukai?
  2. Adakah keahlian atau sesuatu yang bisa kamu lakukan dengan baik?
  3. Apakah keahlianmu itu bisa mendatangkan bayaran yang layak?
  4. Apakah yang kamu lakukan itu dibutuhkan dan bermanfaat untuk orang banyak?

Berdasarkan semua jawaban kamu, maka terbentuklah diagram ikigai seperti ini:

ikigai test
Source: Dreamstime

Passion

Passion merepresentasikan pertanyaan pertama. Dalam diagram di atas, himpunan passion dideskripsikan sebagai ‘what you love’, yang merupakan minat atau hal-hal yang kita sukai. Himpunan passion bersinggungan langsung dengan profession (what you are good at; sesuatu yang bisa kita lakukan dengan baik) dan mission (what the world needs; sesuatu yang dibutuhkan dan bermanfaat untuk orang lain).

Himpunan ini menjelaskan sesuatu yang kita sukai dan dapat dikuasai dengan baik. Kemungkinan besar bermanfaat untuk orang banyak, tapi belum bisa mendatangkan penghasilan. Dalam ikigai test ini, passion ibarat ruh yang membuat seluruh rentetan perjalanan kita terasa hidup dan bermakna.

Sebagai contoh; kamu sangat menyukai teknologi dan memiliki banyak pengetahuan tentang seluk-beluk programming. Berbekal kegemaran dan pengetahuan ini, membuat kamu memiliki kepandaian dalam merancang software komputer.

Keahlian semacam ini memang relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Sayangnya, dalam skenario ini perusahaan-perusahaan jauh lebih tertarik dengan mobile app developer, mengingat sebagian besar konsumen mereka mengakses layanan perusahaan melalui smartphone. Alhasil, kamu kalah saing.

Profession

Pertanyaan kedua mewakili elemen profession. Ketika kamu memiliki sesuatu yang benar-benar dikuasai dengan baik, dan karenanya bisa mendapat penghasilan tanpa harus merasa terbebani ketika menjalaninya, maka itulah profesi kamu.

Himpunan profession (what you are good at; sesuatu yang bisa kita lakukan dengan baik) bersinggungan langsung dengan vocation (what you can be paid for; sesuatu yang mendatangkan penghasilan layak), dan passion (what you love; sesuatu yang kita sukai atau minat). 

Kita kembali ke skenario sebelumnya. Kali ini kamu sudah menemukan market yang cocok untuk keahlianmu, dan kamu mendapat upah atas apa yang kamu kerjakan. Hanya saja, software yang kamu ciptakan kurang bermanfaat untuk orang-orang, semata-mata hanya untuk kesenangan semata.

Vocation

Ketika kamu mempunyai suatu pekerjaan dengan penghasilan layak, yang sesuai dengan bidang yang dikuasai, juga dibutuhkan dan bermanfaat untuk banyak orang, maka kamu sudah memenuhi elemen vocation dalam ikigai.

Dalam kondisi seperti ini, kamu bukan cuma mendapat penghasilan yang jauh lebih baik, software yang kamu ciptakan juga bermanfaat untuk kebutuhan orang banyak. Masalahnya, kali ini kamu merasa hampa dan tidak bergairah dengan pekerjaan.

Mission

Elemen terakhir adalah mission, yang merepresentasikan kebermanfaatan bagi dunia (what the world needs). Seseorang yang punya keinginan besar untuk bisa bergabung dengan organisasi-organisasi amal yang selalu aktif dalam misi kemanusiaan biasanya memiliki elemen mission yang solid dalam ikigai-nya.

Mission bersinggungan dengan passion dan vocation, tapi masih belum cukup sempurna karena tidak mencakupi elemen profession. Dalam skenario terakhir, berarti hasil pekerjaanmu dinilai kurang memuaskan. Kendati ia bermanfaat bagi dunia dan bisa mendatangkan keuntungan bagi diri sendiri.

Dari sini, kamu bisa mulai mengevaluasi semua jawaban-jawaban dari empat pertanyaan di awal. Coba telaah satu per satu, yang mana yang sekiranya bisa memenuhi semua elemen ikigai? Apakah itu berupa keahlian, pekerjaan, atau mungkin sesuatu yang belum sempat kamu asah?

Perjalanan mencapai ikigai memang tidak akan selesai dalam semalam dan prosesnya pun tidak semudah membalikan telapak tangan. Seseorang mungkin harus melewati sejumlah rintangan sebelum bisa melihat jelas seluruh peta hidupnya.

Mungkin saja jika ternyata ikigai kita merupakan sesuatu yang masih dijalani sampai saat ini, atau sesuatu yang sudah lama ditinggalkan. Yang pasti, kita harus mempertanyakan ulang segala sesuatunya dengan kesadaran penuh dan pikiran yang jernih.

Ada kisah menarik yang bisa dijadikan contoh tentang bagaimana hidup seseorang berubah drastis setelah menemukan ikigai-nya, tentang bagaimana ia bergelut dan bertahan dengan prinsipnya sampai tiba di masa kejayaan. Mau tahu kisahnya? Ikuti terus perkembangan informasi terbarunya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia dengan aneka rasa menyegarkan buat kamu pengguna produk nikotin yang sudah berusia 18 tahun atau lebih, bukan perempuan hamil atau menyusui.

Henki Taher
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply