Fakta-Fakta Produsen Gitar Gibson: Dari Eksis Sampai Kritis

Mengenal perusahaan gitar yang berasal dari Nashville, Gibson, sempat mengalami masa tersulit dari penjualan yang sedang menurun pada 2013 lalu. Pabrik gitar ikonik asal negeri Paman Sam tersebut terus dikabarkan nyaris bangkrut, setelah CFO Gibson, Bill Lawrence meninggalkan perusahaan setelah kurang dari setahun menjabat. Seperti yang sempat diberitakan media, utang perusahaan gitar legendaris Gibson tersebut berkisar USD 100 juta (1,3 triliun) sampai USD 500 juta (6,8 triliun). 

Gitar legendaris Gibson muncul pertama kali di bidang produksi alat musik mandolin. Di mana seorang Orville Gibson–pendiri Gibson, mendirikan perusahaan tersebut sejak tahun 1902 sebagai “The Gibson Mandolin-Guitar Mfg Co., Ltd.” di Kalamazoo, Michigan, Amerika Serikat. Baru sekitar tahun 1930-an, Gibson mulai berproduksi gitar akustik dan gitar berongga secara komersil. 

Eksistensi Gitar Gibson 

Gitar Gibson
Source: Eddie’s Guitars 

Perusahaan Gibson mulai terkenal dan memasuki pasar baru (komersil) untuk gitar listrik dengan mengeluarkan gitar Hawaiian style EH-150 dan diikuti ES-150 untuk gitar listrik jenis “Spanish” di tahun 1936. Kedua, The King of the Flat Tops adalah gitar yang terkenal di tahun berikutnya oleh penyanyi sekaligus bintang film, Ray Whitley. 

Gibson memiliki model cutaway pertama, yang diberi nama the Super 400 Premier dan L-5 Premier yang diluncurkan tahun 1939. Gitar cutaway dirancang khusus untuk memberi kemudahan sang gitaris yang bernada tinggi lho. 

Les Paul

Perusahaan gitar Gibson memiliki keunggulan dalam model gitar paling bergengsi di dunia, yakni Les Paul. Dimana solidbody adalah gitar pertama yang diluncurkan Gibson, sekaligus dirancang dan dikembangkan oleh Les Paul sendiri. Dengan begitu, Les Paul menjadi ikon Gibson dan rock n roll.

Instrumen Gibson yang satu ini telah digunakan oleh sejumlah gitaris kenamaan dunia sejak diluncurkan tahun 1952. Diantara musisi dunia termasuk BB King, Keith Richards (Rolling Stones), dan Jimmy Paige (Led Zeppelin). 

Model Gibson paling Laris (Desain McCarty) 
Source: The Les Paul Forum 

Dalam buku “Gibson Guitars: 100 Years of an American Icon” (2006), era McCarty dianggap paling berpengaruh besar dalam perkembangan Gibson menjadi pabrikan gitar terbesar dunia. Di tangan McCarty pula, Gibson memasuki masa kejayaan di era 1950 sampai 1960-an. 

Desain buatan McCarty yang dianggap melanggar batas itu, mulai dari teknologi maupun bentuk (fisik). Salah satu yang paling disorot adalah Gibson Flying V dan Explorer, menunjukkan lancip ujung yang tidak lazim digunakan.

Namun, semua itu hanya sementara, kemudian ia menemui dan menjalin kerja sama dengan Les Paul, maka lahirlah Gibson Les Paul yang legendaris. 

Kemudian Gibson melahirkan model-model yang paling laris di jagad gitar elektrik seperti Gibson SG (Solid Guitar), dengan penjualan mencapai 6.000 unit dalam waktu 3 tahun (1960-1963).

Memasuki era musik metal tahun 1980-an, Gibson SG semakin melebarkan sayapnya. Hal ini dikarenakan para gitaris dari genre jazz sampai metal menggunakan tipe Explorer dan Flying V. 

Gibson Memasuki Masa Kritis 

Source: Andertons Music

Orang yang pertama kali menjatuhkan “alarm” krisis produsen gitar Gibson ini adalah Geert De Lombaerde, seorang reporter Nashville Post. Dimana pada awal 2018 lalu, ia mengetahui utang perusahaan tersebut menumpuk, dan menjadikan situs keuangan Gibson menjadi “in financial crisis”. De Lombaerde kemudian menunjuk angka terkini yang harus dikeluarkan Gibson mencapai 16, 6 miliar dollar AS. 

Sebagai perusahaan gitar yang berdiri lebih dari 100 tahun, Gibson tentu sudah mengalami pasang surut dari bisnis gitarnya. Namun, Gibson memiliki penurunan signifikan dalam penjualan sejak 2013. Dimana perusahaan Gibson telah menggunakan dana pinjaman sebesar 145 juta dollar AS ke suatu bank. Dan, sudah 4 tahun ini, Gibson belum bisa melunasi utang dan terus membengkak sampai awal tahun 2018. 

Selain itu, ada momentum dimana semua investor, bondholders, dan data analis yang mencoba membangkitkan reputasi Gibson, dengan melipatgandakan “annual revenues” mencapai 1 miliar dollar AS.

Namun, seandainya akhir tahun ini angka yang perusahaan gitar legendaris butuhkan belum juga sesuai, kemungkinan Gibson benar-benar tenggelam. 

Demikianlah fakta menarik seputar Gibson. Simak juga info menarik lainnya dalam update artikel selanjutnya bersama VELO! Kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang bisa digunakan kapan saja, tanpa asap, dan tanpa ribet! 

Tersedia dalam aneka varian rasa unik seperti Berry Frost, Tropic Mix, Polar Mint, dan Ruby Berry. Produk nikotin ini dikhususkan untuk pengguna produk nikotin berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang hamil atau menyusui, dan bisa menyebabkan kecanduan. 

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply