5 Fakta Unik Seputar Gitar Gibson Les Paul

Lebih dari seratus tahun yang lalu, Lester Polsfuss lahir di Wisconsin. Nama Lester Polsfuss mungkin terdengar awam karena ia lebih dikenal dengan sebutan Les Paul yang dilekatkan pada gitar Gibson Les Paul revolusioner yang ia ciptakan.

Les Paul bersama dengan perusahaan gitar Gibson menciptakan gitar seri gitar legendaris Gibson Les Paul yang banyak digunakan oleh para musisi beken sampai saat ini. Berikut ini adalah lima fakta unik seputar gitar Gibson Les Paul.

Sebelum Gitar, Les Paul adalah Gitaris Andal

gibson les paul
Source: Pinterest

Sebelum ia menjadi pionir teknik rekaman multi-track atau meningkatkan purwarupa gitar listrik berbodi solid yang dijuluki “The Log,” Les Paul adalah seorang gitaris terkenal pada era tahun 1930-an.

Prestasinya pada awal 1950-an di antaranya adalah menjadi staf musik untuk stasiun radio di seluruh Amerika Serikat, mendukung Bing Crosby di TV, radio, dan di studio, tampil di Gedung Putih untuk Presiden Franklin D. Roosevelt, serta mencetak serangkaian lagu hits dengan istrinya, penyanyi Mary Ford, seperti lagu “How High the Moon” pada tahun 1951.

Gitar Gibson Les Paul memang baru pertama kali diperkenalkan ke pasaran pada tahun 1952, tapi sebenarnya gitar ini bisa saja diperkenalkan lebih awal. Pada tahun 1946, Les pernah menekan Gibson untuk memproduksi gitar listrik berbodi solidnya yang ia percaya akan memungkinkan mendengarkan suara gitar dengan jelas di dalam klub yang bising tanpa harus menghasilkan feedback yang mengganggu.

Namun, usulan ini ditolak oleh Presiden Gibson, Ted McCarty, karena ia menilai gitar besutan Les Paul tersebut masih berupa “sapu terbang dengan pickups gitar.” Kejam memang, tapi untuk Les Paul tak patah semangat dengan ejekan itu.

Les Paul Menggunakan Purwarupa GLP Goldtop Saat Merekam Lagu Hits Tahun 1952 “Tiger Rag”

Source: Reverb

McCarty akhirnya melirik ide gitar berbodi solid buatan Les dengan berkolaborasi menciptakan Les Paul Goldtop. Gitar yang memiliki sentuhan warna emas dan dua pickup ini memulai debutnya pada tahun 1952. Debut ini ditandai dengan digunakannya gitar purwarupa ini oleh Les bersama istrinya saat merilis lagu jazz berjudul “Tiger Rag.”

Gibson Memperkenalkan Les Paul Custom Baru yang Ikonik pada Tahun 1954

gibson les paul
Source: Gbl Guitars

Ditandai dengan pola lima berlian yang ada pada bagian headstock, LP Custom menjadi model gitar Gibson pertama dengan bridge ABR-1 hasil rancangan McCarty. Gitar ini memiliki pengaturan yang memungkinkan gitaris lebih mudah melakukan penyesuaian dalam hal intonasi senar.

Gibson Menurunkan Fitur untuk Seri Les Paul Junior

Source: Long & McQuade

Sama seperti Les Paul Custom, Les Paul Junior juga diperkenalkan pada tahun 1954, tapi ada perbedaan yang cukup signifikan antara kedua seri kakak beradik ini. Les Paul Junior memiliki titik yang lebih kecil sebagai penanda pada bagian fret (sudah bukan lagi blok besar), setengah jumlah pickup, dan kontrol suara yang terdapat pada Les Paul Custom.

Les Paul Tahun 1961 Sekarang Lebih Dikenal Sebagai “SG”

Source: Reverb

Saat laporan penjualan gitarnya menurun, Gibson merancang ulang Les Paul pada tahun 1961 dengan memberikan pola bodi yang bertanduk. Dalam beberapa tahun kemudian, untuk alasan yang masih belum jelas, Gibson menghilangkan nama Les Paul dari gitar yang masih diproduksi ini dan memberinya nama SG (singkatan dari Solid Guitar) sampai saat ini.

Gitar listrik Les Paul memiliki sejarah yang panjang dalam industri musik dan menjadi instrumen legendaris dari berbagai macam genre musik di dunia. Apakah kamu tertarik untuk memilikinya? Simak juga info menarik lainnya dalam update artikel selanjutnya bersama VELO! Kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang bisa dinikmati kapan saja, tanpa asap, dan tanpa ribet!

Tersedia dalam aneka varian rasa unik seperti Berry Frost, Tropic Mix, Polar Mint, dan Ruby Berry. Produk nikotin ini dikhususkan untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas, tidak sedang hamil atau menyusui, dan bisa menyebabkan kecanduan.

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply