Mau Mulai Franchise Kopi? Simak Disini 5 Tipsnya!

Minuman olahan berbasis kopi termasuk salah satu produk paling laris untuk bisnis franchise minuman. Terbukti hingga saat ini terdapat banyak sekali franchise kopi yang menawarkan kerjasama kemitraan. Target pasar untuk minuman kopi masih sangat banyak meliputi segala kalangan, terutama di Indonesia.

Sejak periode 10 tahun terakhir (Oktober 2008-September 2019), tingkat konsumsi kopi di Indonesia melonjak sebanyak 44%. Secara keseluruhan, Provinsi DKI Jakarta dan Sumatera Barat menduduki peringkat pertama (57%), disusul Sulawesi Utara (51%). Terlebih lagi, total konsumsi kopi dalam negeri diproyeksikan akan terus naik mencapai 370.000 ton pada 2021 mendatang.

Dalam skala global, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan jumlah konsumsi kopi terbesar di dunia, yaitu sebanyak 4,55 juta karung kopi berukuran 60 kg. Jumlah ini pun terus bertambah, hingga periode 2018-2019 pertumbuhannya positif 1,8%.

Tips Memulai Franchise Kopi

Gairah pasar tersebut tidak lepas dari pengaruh bisnis coffee shop yang selalu optimis menggaet minat konsumen. Persentase pertumbuhan kedai kopi juga tidak kalah mengesankan.

Pada tahun 2018, industri ini hanya mengalami peningkatan sebesar 8-10% saja. Dalam waktu singkat, tren kedai kopi tumbuh hingga menembus 15-20% pada kuartal akhir 2019. Jika kamu tertarik untuk terjun ke industri kopi melalui bisnis waralaba, simak 5 tips berikut ini!

1. Ketahui Sejauh Mana Ekuitas Brand Franchisor

Franchise Kopi
Source: Amber Avalona via Pixabay

Sebelum membeli suatu produk, konsumen akan mempertimbangkan sejumlah alasan. Salah satu yang paling menentukan adalah brand/merek yang terlintas di benak mereka. Posisi brand sangat penting dalam dunia pemasaran. Merek bukan sekadar simbol, logo, atau nama, lebih jauh berperan sebagai aset.

Apakah ekuitas brand (kekuatan merek) milik franchisor yang kamu pilih punya pengaruh besar di pasaran? Bagaimana target konsumen memandang brand tersebut? Pertimbangkan hal ini matang-matang sebelum melakukan kontrak dengan franchisor.

2. Tentukan Lokasi Berdasarkan Database

Franchise Kopi
Source: Free-Photos via Pixabay

Untuk membangun usaha yang berkembang, tentu dibutuhkan perhatian lebih terhadap pengalaman konsumen. Artinya, segala keputusan yang akan dibuat harus berorientasi pada konsumen. Disinilah pentingnya sebuah database konsumen.

Data konsumen sangat berguna untuk ekspansi pasar, dalam hal ini pembukaan cabang baru yang lebih teranalisa. Dengan begitu, pemilihan lokasi akan lebih terarah dan resikonya jauh lebih kecil. Franchisor yang memiliki visi untuk berkembang pastinya selalu menyimpan database konsumen untuk kepentingan bisnis mereka. Catat hal ini dalam daftar sebelum menjalin kerjasama!

3. Pelajari Persyaratan Kontrak dengan Baik

Source: Erik Lindstrom via Pixabay 

Setiap franchise kopi pasti memiliki standar dan kebijakan masing-masing untuk mengatur kerjasama dengan para mitra waralaba. Terutama yang menyangkut standar operasional dan batasan-batasan kewenangan. Pelajari dengan baik seluk-beluk persyaratan kontrak dan sistem yang diberlakukan, pastikan kamu paham semua hal yang boleh dan tidak untuk dilakukan.

4. Pertimbangkan Modal Franchise Kopi

Source: Steve Buissinne via Pixabay

Sebagai hal mendasar, urusan modal harus dipertimbangkan dengan cermat jika hendak membuka franchise kopi. Jangan terlalu mudah percaya pada simulasi hitungan modal, karena pada prakteknya, anggaran yang dikeluarkan terkadang melenceng dari perkiraan. Mintalah bantuan profesional untuk mengkalkulasi ulang simulasi modal yang diberikan franchisor.

5. Strategi Promosi

Source: Pexels via Pixabay 

Terakhir, jangan lupa untuk senantiasa menyusun strategi promosi ciamik yang akan membuat para konsumen selalu kembali. Buatlah strategi promosi yang tersusun secara bertahap, tidak membosankan, dan yang paling penting tepat sasaran. Promosi bisa dijalankan dalam beberapa waktu sekali atau ketika ada penawaran-penawaran tertentu. Namun, perlu diingat juga bahwa terkadang franchisor menerapkan aturan-aturan tertentu untuk melakukan promosi.

Demikianlah 5 tips untuk memulai franchise kopi. Jika kamu lebih tertarik merintis brand sendiri, ada tips khusus yang bisa kamu gunakan.

Mau tahu rahasianya? Simak tipsnya dalam update informasi selanjutnya bersama VELO, nicotine pouch pertama di Indonesia buat kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, untuk menikmati sensasi nikotin dengan cara beda!

Tanpa asap, bebas tembakau, dan sangat praktis! Tersedia dalam aneka rasa unik seperti Berry Frost, Exotic Clove, Polar Mint, dan Tropic Mix. Cukup selipkan di antara bibir dan gusi atas, sensasinya bakal kerasa 20-30 menit.

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply