Filsafat Hidup Stoicism: Pedoman menjadi Orang Santuy yang Berbahagia

Katanya, orang santuy itu hidupnya selalu senang. Dia gak punya banyak beban pikiran, dan selalu kelihatan tenang seperti apapun situasinya. Kalaupun suatu ketika mengalami nasib sial, si santuy selalu menjadi yang paling tabah dalam menghadapinya. Ya, se-santuy itulah hidup mereka. Dan ternyata, dibalik semua air muka itu, ada ilmu filsafat hidup yang bisa kamu pelajari untuk menjadi seperti mereka! Berikut rahasianya:

Filsafat Hidup Stoicism

Stoicism atau stoic adalah aliran filosofi Yunani Kuno yang pertama kali dicetuskan oleh Zeno of Citium pada periode Hellenistik (kematian Aleksander Agung dan meluasnya pengaruh Romawi).

Filosofi stoic sangat populer pada masa itu. Bahkan, belakangan ini juga sempat kembali ramai diperbincangkan, terutama setelah buku The Subtle Art of Not Giving a F*ck oleh Mark Manson, Filosofi Teras oleh Henry Manampiring, dan buku-buku terkait lainnya mulai digandrungi kaum milenial.

Stoicism bisa dikatakan sebagai aliran filosofi yang paling berhasil dan berpengaruh dalam aliran filsafat Yunani Kuno. Relevansinya terhadap sikap manusia dan sistem pemerintahan saat itu masih tetap berlaku hingga sekarang.

Filsafat hidup ini tidak lekang oleh waktu, tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama, dan bisa diimplementasikan oleh siapa saja.

Prinsip Fundamental dalam Aliran Stoicism

Dalam Stoicism, segala sesuatu yang terjadi dalam hidup manusia adalah netral. Tidak ada yang positif maupun negatif, baik atau buruk. Yang membuatnya menjadi hal positif dan negatif atau baik dan buruk bukan lain hasil interpretasi manusia terhadap sesuatu itu sendiri.

Stoic adalah tentang cara hidup yang selaras dengan alam, menjalani hidup tanpa dibutakan ekspektasi, dan menekankan dimensi internal untuk selalu hidup bahagia tanpa harus terpengaruh oleh hal-hal eksternal. Inilah alasannya mengapa filsafat hidup stoic merupakan panduan terbaik untuk menjadi orang santuy yang selalu berbahagia.

Ada empat kunci utama yang mendeskripsikan bagaimana inti pemahaman dari filosofi stoicism, empat kunci utama untuk hidup seperti orang-orang santuy! Yaitu:

  1. Nilai

Satu-satunya hal yang benar-benar baik adalah kondisi mental yang baik, yang diidentifikasikan dengan moralitas dan akal. Menurut pemahaman kaum Stoic (sebutan untuk orang-orang yang menganut aliran stoicism), hal inilah satu-satunya yang bisa menjamin kebahagiaan kita.

Yang lain-lain semisal harta, kesuksesan, popularitas, atau jabatan tidak pernah bisa memberi seseorang kebahagiaan. Meskipun tidak ada yang salah dari semua itu, hal-hal semacam itu seringkali menjadi akar kerusakan satu-satunya kunci dari nilai kebahagiaan kita; kondisi mental rasional yang sehat.

  1. Emosi

Emosi yang kita rasakan adalah cerminan dari pemikiran/persepsi kita terhadap sesuatu. Lebih banyak emosi negatif yang justru berasal dari persepsi negatif itu sendiri. Dengan demikian, mengubah pemikiran dan persepsi adalah cara terbaik untuk mengubah perasaan menjadi lebih baik pula.

Kaum Stoic tidak menekan ataupun menyangkal emosinya; sebaliknya, mereka memilih untuk tidak bereaksi pada emosi. Ketika emosi negatif yang didasari persepsi buruk datang, mereka akan segera mengubah persepsinya.

  1. Alam

Kaum Stoic menyarankan agar kita hidup selaras dengan Alam. Sebagian dari apa yang mereka maksud adalah kita harus mengakui bahwa manusia merupakan bagian kecil dari keseluruhan konstelasi maha besar yang dibentuk oleh proses yang berada di luar kendali kita.

Tidak ada yang bisa menyangkal atau menolak ketetapan ini, dan jika seandainya mencoba, yang ia dapatkan tidak ada lain selain kemarahan, kekecewaan, dan rasa frustasi. Kendati ada banyak hal yang bisa kita ubah, masih ada banyak hal lain pula yang tidak dapat kita kendalikan.

  1. Kendali

Berdasarkan nilai-nilai pemahaman sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa ada hal-hal yang bisa kita kendalikan (pemikiran/persepsi dan kondisi mental) dan ada pula hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan (ketetapan alam dan faktor eksternal).

Kesengsaraan yang kita dapatkan dalam hidup sebagian besarnya disebabkan oleh ketidakpahaman mengenai hal ini; mengira kita memiliki kendali atas sesuatu yang pada kenyataannya tidak bisa kita kendalikan. Syukurlah, karena satu-satunya hal yang bisa kita kendalikan adalah kunci utama untuk meraih kehidupan yang berbahagia.

Nah, sekarang kamu sudah paham rahasia dibalik kebahagiaan hidup orang-orang santuy.  Selain ikigai, kamu bisa mulai menerapkan filsafat hidup kaum Stoic ini di dalam keseharian, mulai dari mengawal kondisi mental hingga mengubah persepsi terhadap dunia. Ikuti terus perkembangan info menarik lainnya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia dengan aneka rasa menyegarkan buat kamu pengguna produk nikotin yang berusia 18 tahun atau lebih, bukan perempuan hamil atau menyusui.

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply