5 Fakta Tumbuhan Eucalyptus, Mudah Terbakar dan Bisa Meledak!

Tempo hari tumbuhan eucalyptus sempat viral karena disebut-sebut menyimpan kemujaraban untuk menangkal virus corona. Bahkan, Kementerian Pertanian sampai menciptakan ‘kalung antivirus’ yang dibuat menggunakan material dari tumbuhan ini.

Walaupun kemujaraban tersebut masih diperdebatkan sampai sekarang, eucalyptus nyatanya memang punya segudang manfaat, terutama untuk keperluan medis. Mau tahu fakta-fakta unik dari tumbuhan ini? Yuk, kita simak ulasannya!

1. Tumbuhan Endemik Australia dengan 700 Spesies Berbeda

eucalyptus
Source: David Clode via Unsplash

Eukaliptus adalah flora khas Australia yang tumbuh hampir di seluruh kawasannya. Pohonnya bisa tumbuh dari ukuran paling kecil setinggi 10 meter hingga ukuran gigantis di atas 60 meter. 

Eukaliptus termasuk dalam famili Myrtaceae, yaitu suku tumbuhan yang anggotanya sudah banyak dikenal dan dimanfaatkan manusia.

Sebagian besar spesies eukaliptus yang jumlahnya kurang lebih 700 jenis merupakan asli dari benua Australia. Dari 700 spesies tersebut, beberapa diantaranya ditemukan juga di Indonesia, Papua Nugini, hingga Filipina. Pohon ini memang tumbuh subur di kawasan beriklim tropis dan kebanyakan kurang tahan terhadap suhu dingin.

Spesies eukaliptus yang bisa dijumpai di Indonesia salah satunya adalah Eucalyptus deglupta. Dalam penamaan biasa, pohon ini disebut juga rainbow eucalyptus (eukaliptus pelangi). Dinamakan demikian karena tumbuhan ini memiliki batang pohon warna-warni yang tampak seperti pelangi. Kita bisa menjumpainya di beberapa wilayah seperti Palu, Pulau Seram, Maluku hingga di Papua.

eucalyptus
Source: SEAN D THOMAS via Shutterstock

Beberapa spesies eucalyptus juga konon cukup berbahaya, misalnya seperti Eucalyptus papuana atau yang lebih dikenal ghost gum tree. Tumbuhan yang secara harfiah berarti ‘pohon hantu’ ini dilaporkan cukup banyak menelan korban. Pohon yang terlihat kokoh ini memiliki sifat menjatuhkan dahan saat bertumbuh, sehingga akan beresiko fatal jika dipanjat atau sekadar berdiri di bawahnya.

2. Kemampuan Resprouting dan Pertumbuhan yang Cepat

eucalyptus
Source: Josefin via Unsplash

Eukaliptus bisa tumbuh subur di alam liar salah satunya karena kemampuan resprouting yang memudahkannya untuk berkembang biak. Resprouting adalah suatu proses ketika tumbuhan secara alami berkecambah mengeluarkan benih atau sporanya untuk tumbuh lagi.

Jika terjadi kebakaran hutan, api akan melelehkan resin yang membungkus benih eukaliptus. Setelah zat resin meleleh, benih akan terbuka dan melepaskan bijinya. Jadi, ketika terjadi kebakaran hutan yang membakar pohon eukaliptus, tunas-tunas tersebut akan tumbuh dan muncul daun serta cabang baru.

Hal ini sempat terjadi setelah peristiwa kebakaran hutan Canberra di Australia tahun 2003. Berhektar-hektar spesies pohon impor mati, tapi dalam beberapa minggu pasca kejadian, benih-benih eukaliptus bisa kembali tumbuh subur.

Di habitat aslinya, tumbuhan ini memiliki laju pertumbuhan yang sangat cepat untuk ukuran pohon kayu keras lainnya. Pohon eukaliptus sudah mencapai usia matang pada tahun ke-10 sejak tumbuh dari benihnya. Sementara tumbuhan lain lazimnya membutuhkan waktu selama 18 hingga 25 tahun. 

3. Dari Batang Hingga Bunga Eucalyptus, Semuanya Bermanfaat

Source: Bethany Swag via Unsplash

Eukaliptus memiliki banyak manfaat sehingga membuatnya menjadi salah satu komoditas paling bernilai, terutama spesies Karri dan Eucalyptus melliodora yang dikenal bisa tumbuh cepat dan batang kayunya berkualitas. Kayu pohon eucalyptus dapat digunakan sebagai hiasan, timber, kayu bakar, hingga kayu pulp untuk bahan baku kertas.

Kemudian bagian bunganya, yang tidak memiliki kelopak tapi dipenuhi serabut-serabut halus benang sari. Nektar dari beberapa jenis eukaliptus dikenal bisa menghasilkan madu monofloral berkualitas tinggi.

Tapi, diantara semua bagian pohon eukaliptus yang paling bernilai tentu saja minyaknya. Minyak esensial eukaliptus diambil dari hasil destilasi daun yang bermanfaat sebagai pembersih, pewangi, dan obat herbal konsumsi dalam jumlah kecil. Kandungan cinole yang tinggi dalam daun dan kulit pohon eukaliptus memiliki aroma yang sangat kuat. Cinole ini bersifat antiseptik, antibakteri, dan antijamur.

4. Sudah Dimanfaatkan Sejak Lama Oleh Suku Aborigin Australia

Source: Tim Mossholder via Unsplash

Sebagai penghuni asli benua Australia, suku Aborigin tentunya sudah terlebih dahulu mengenal tumbuhan ini dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Suku Aborigin biasa menggunakan daun eukaliptus untuk menangkap ikan. Membasahi daunnya dalam air dapat melepas suatu zat racun yang membuat ikan-ikan lumpuh sementara, sehingga bisa ditangkap dengan mudah.

Kayunya juga sering dimanfaatkan untuk membuat didgeridoo, yaitu alat musik tiup dalam tradisi masyarakat Aborigin. Alat musik ini juga sudah sangat populer di kalangan masyarakat Australia modern.

Selain itu. potongan-potongan kayu kecil sering dibuat sebagai mainan bumerang, sementara potongan besar dari pohonnya dijadikan tiang rumah yang cukup awet, karena tidak bisa dimakan rayap atau serangga lainnya berkat zat racun yang memabukkan serangga.

5. Pohon Eucalyptus Mengandung Zat Mudah Terbakar dan Bisa Meledak

Source: Jo-Anne McArthur via Unsplash

Ketika cuaca sedang panas, minyak esensial eucalyptus yang terpapar dapat menguap dan menghasilkan semacam kabut tipis berwarna biru. Jika berada di sekitar, kita bisa mencium aroma wangi yang berasal dari dedaunan pohon ini. Aroma wangi yang juga berfungsi sebagai aroma therapy.

Di salah satu gunung di New South Wales, yaitu Blue Mountain, terdapat lahan yang ditumbuhi rimbunan pohon eukaliptus. Pada musim panas gunung ini akan terlihat membiru dari kejauhan. 

Di sisi lain, eksistensi pohon eukaliptus juga tidak jarang dianggap sebagai ancaman. Menurut informasi yang dikutip melalui Finder’s Free, pemerintah dan industri pemadam kebakaran di California seringkali melakukan penebangan massal untuk membuang pohon-pohon eukaliptus. Sebabnya, tumbuhan eucalyptus mengandung zat mudah terbakar.

Substansi yang menghasilkan minyak esensial kaya manfaat itu diklaim punya peranan besar atas banyak peristiwa kebakaran hutan. Lebih tepatnya, memperparah kebakaran. Dalam beberapa kasus, pohon eukaliptus yang terbakar bisa meledak dan memuntahkan cairan yang dapat melebarkan api.

Kendati begitu, tumbuhan eukaliptus telah mendatangkan manfaat besar dalam kehidupan kita. Minyak esensial yang diperoleh darinya memiliki efek anti-inflamasi dan anti-virus, sehingga dapat digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan, desinfeksi luka, mengatasi nyeri sendi, mencegah gigitan nyamuk, dan sebagainya. Mau tahu manfaat selengkapnya? Ikuti terus perkembangan informasi terbaru lainnya bersama VELO, kantong nikotin pertama Indonesia untuk kamu yang sudah 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui!

Cara baru menikmati sensasi nikotin tanpa asap kapan saja dan di mana saja. Tidak menimbulkan asap sehingga kamu tidak perlu khawatir akan mengganggu kenyamanan orang di sekitar. Bahkan di sela-sela aktivitasmu yang padat, kamu tetap bisa bebas menikmati kantong nikotin ini.

Henki Taher
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply