Fakta Menarik Le Cordon Bleu, Chef Renata Pernah Sekolah Disini Lho!

Jika berbicara soal Le Cordon Bleu, pasti langsung teringat dengan chef Renata. Memang betul, institusi pendidikan yang bergerak di bidang kuliner dan pariwisata ini memang merupakan almamater dari juri wanita di acara Master Chef Indonesia tersebut. Menjadi salah satu yang terbaik, institusi ini berlokasi di Paris, Prancis dan sudah berdiri sejak tahun 1895. 

Lantas, apa saja fakta menarik dan yang dimiliki institusi bergengsi ini hingga banyak chef kenamaan Indonesia memilih untuk menyelesaikan pendidikannya di tempat tersebut? Yuk simak ulasan berikut selengkapnya.

Sekolah Kuliner Bergengsi Bertaraf Internasional, Le Cordon Bleu

Le Cordon bleu
Source: @lecordonbleu_international via instagram.com

Program Diploma dengan Waktu Singkat

Melalui situs resminya, Le Cordon Bleu memberikan kesempatan untuk bisa belajar di bidang kuliner dengan gelar diploma maksimal 18 bulan saja. Kamu bakal memperoleh gelar Diploma Cuisine and Pastry melalui program Grand Diplôme® tapi kamu juga bisa memilih program yang lain sesuai passion kamu.

Program pelatihan ini bisa dibilang paling ketat sekaligus terlengkap untuk teknik kuliner Perancis tradisional. Melalui program ini, siswanya juga dijanjikan mampu mendapatkan gelar Diploma untuk Cuisine and Pastry tak lebih dari satu tahun. Dimana program tersebut juga diikuti dengan aplikasi praktek dan magang kerja selama kurang lebih 6 bulan. 

Melalui program tersebut, Le Cordon Bleu Paris mengharapkan agar siswanya mampu memperdalam pengetahuan kuliner, secara teori dan praktek secara profesional. Namun, ada 3 level yang mesti dilalui oleh setiap siswa jika ingin mengambil program program tersebut, dari sertifikasi dasar, sertifikasi menengah, dan juga sertifikasi superior.

Menawarkan Program Pendidikan dengan Gelar Ganda

Institusi yang lokasi kampusnya bersebelahan persis dengan Sungai Seine ini menawarkan program pendidikan dengan gelar ganda. Selain gelar di bidang kuliner, para siswanya juga punya gelar di bidang bisnis. Hal ini dilakukan agar mendorong kemajuan pada pendidikan serta karier para siswanya.

Le Cordon Bleu bekerjasama dengan Paris-Dauphine University untuk program tersebut. Bachelor of Business in Culinary Arts merupakan gelar yang akan diperoleh Siswa ketika lulus program pendidikan ini. Dalam waktu tiga tahun, Le Cordon Bleu bakal memberikan pelatihan terbaik dalam keahlian memasak sekaligus manajemen.

Dikutip dari laman resminya cordonbleu.edu, berikut beberapa gelar dan program yang ditawarkan :

– Grand Diplôme

– Cuisine Diploma

– Pâtisserie Diploma

– Boulangerie Diploma

– MBA in International Hospitality and Culinary Leadership

– Diploma in Culinary Management

– dan masih banyak lagi.

Le Cordon Bleu Punya Cabang Lebih dari 30 Sekolah yang Tersebar di Berbagai Penjuru Dunia

Le Cordon Bleu
Source: @lecordonbleu_international via instagram.com

Dikutip dari situs resminya, sejak pertama kali didirikan di tahun 1895 yang lalu di Paris, saat ini Le Cordon Bleu sudah memiliki sekolah di berbagai penjuru dunia. Setidaknya ada lebih dari 35 institusi yang tersebar di lebih dari 20 negara. Beberapa negara tersebut, diantaranya Inggris, Amerika Serikat, Korea, Jepang, Australia, Peru, Thailand, Malaysia, dan banyak lagi.

Punya bermacam kursus kuliner dalam waktu singkat dengan pengajar profesional

Buat kamu yang pengen belajar teknik kuliner ala Perancis, Le Cordon Bleu Paris pun menawarkan sejumlah kursus singkat juga, lho. Kursusnya pun cukup beragam, dari mulai kursus memasak, membuat kue, memanggang roti, hingga membuat saus, dan banyak lagi.

Kursus dilakukan dalam waktu yang cukup singkat, ada yang cuma beberapa hari hingga cuma beberapa jam saja. Selain mendapatkan ilmu baru dari kursus singkat ini, kamu pun juga bakal mendapatkan gift berupa peralatan masak atau produk di butik milik Le Cordon Bleu, lho.

Diajari oleh para profesional dibidangnya

Le Cordon Bleu
Source: @lecordonbleu_international via instagram.com

Para pengajar di institusi kuliner Paris ini merupakan para profesional yang juga bekerja di restoran terbaik dan bergengsi di seluruh penjuru dunia. Sebagai instruktur sekaligus mentor, para pengajar pun turut memberikan dukungan dan inspirasi untuk para siswanya. 

Metode pengajaran di institusi kuliner ini cukup sederhana namun sangat efektif. Yakni “watch, do, and learn“, lihat apa yang diajarkan kemudian lakukan dan belajarlah dari situ. Inilah yang membuat institusi ini begitu eksis hingga saat ini.

Le Cordon Bleu Paris Dilengkapi dengan fasilitas lengkap dan modern 

Dengan luas bangunan tak kurang dari 4000 meter² yang dilengkapi dengan berbagai peralatan ultra modern, jelas hal ini menjadikan Le Cordon Bleu Paris sebagai salah satu institusi terbaik. 

Bahkan, atap bangunannya saja juga dialihfungsikan sebagai kebun sayur hingga luasnya mencapai 800 meter². Sehingga tempat ini membuat para siswanya dapat mempelajari bagaimana sayur, buah, bumbu, hingga bunga bisa tumbuh maksimal. Le Cordon Bleu Paris juga dilengkapi dengan tujuh ruang kelas praktek untuk membuat kue, memasak masakan, dan juga boulangerie. 

Ditambah lagi dengan sebuah butik yang memiliki beragam produk hingga peralatan memasak. Lalu ada satu kafe, serta satu ruangan gudang bawah tanah yang khusus menyimpan anggur yang dipergunakan sebagai bahan untuk latihan memasak para siswa.

Demikian tadi beberapa fakta tentang Le Cordon Bleu, institusi terbaik dan terpopuler di bidang kuliner yang juga jadi tempat chef Renatta Moeloek menimba ilmu. Tertarik menjadi salah satu lulusan di institusi pendidikan kuliner dan perhotelan ini? Pastikan dulu kamu siap secara materi dan mental, ya?

Hadir dengan inovasi menarik, produk kantong nikotin VELO menawarkan cara baru menikmati produk nikotin. Bebas tembakau dan praktis digunakan, VELO punya berbagai varian rasa yang unik cukup diselipkan saja di antara gigi dan gusi atas.

Sensasi hangat menggelitiknya yang khas akan menyebar selama berada di mulut kamu. Tersedia dalam kemasan sachet dan kaleng, VELO hanya disarankan untuk pengguna produk nikotin berusia minimal 18 tahun. Bukan merupakan wanita yang sedang hamil ataupun menyusui. 

Related Articles

Leave a Reply