Fakta Menarik Antonio Vivaldi, Sang Pencipta Mahakarya ‘Four Seasons’

Dalam sejarah musik klasik, nama Antonio Vivaldi mungkin tidak sepopuler Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig Van Beethoven. Namun, tahukah kamu? Jika Vivaldi juga memiliki andil besar dalam perkembangan musik khususnya di zaman Baroque. Vivaldi adalah seorang violis terkenal dengan gaya musik instrumental yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan musik di Eropa pada masa itu..

Pria dengan nama lengkap Antonio Lucio Vivaldi ini lahir di Venesia, Italia, pada 4 Maret 1678. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai violin muda berbakat yang banyak menulis karya-karya dalam musik instrumental. Selain itu, Vivaldi juga dikenal sebagai penulis trio sonata. Salah satu mahakarya ciptaan Vivaldi yang sangat dikenal adalah Four Season. Ingin tahu fakta menarik lainnya tentang Antonio Vivaldi? Mari simak di bawah ini:

1.     Bakat Vivaldi diwarisi dari sang ayah yang berprofesi sebagai tukang cukur

Terlahir dari keluarga sederhana, Vivaldi merupakan anak pertama dari pasangan Camilla Calicchio dan Giovanni Battista Vivaldi. Ayahnya merupakan pemain biola untuk orkestra Basilika di Venesia. Sebelum menjadi pemain biola orkestra, ayah Vivaldi bekerja sebagai tukang cukur. Hidupnya sangat pas-pasan dan harus membesarkan ke 6 anaknya.

Bakat Vivaldi diwarisi dari sang ayah, ia sudah mahir bermain biola saat usianya masih sangat kecil. Melalui ayahnya pula, ia banyak belajar dan bertemu para musisi dan komponis kenamaan dari Venesia. Tercatat penampilan pertama Vivaldi bersama sang ayah digelar di Basilika pada tahun 1696.

2.     Awal perjalanan karir Antonio Vivaldi hingga dijuluki ‘il Prete Rosso’

Kecintaannya terhadap alat musik biola mengantarkan Vivaldi pada awal perjalanan karirnya. Bersama sang ayah ia terus menekuni bakatnya hingga akhirnya namanya terus dikenal dengan berbagai karya yang dimiliki. Vivaldi juga sempat dinobatkan sebagai master of biola di Ospedale della Pieta di Venesia yang merupakan sebuah institusi bagi anak-anak yatim piatu.

Selain itu, tidak banyak yang tahu juga saat usia Vivaldi menginjak 15 tahun, ia sempat belajar menjadi seorang imam. Dan pada tahun 1703 ia ditahbiskan sebagai imam. Karena rambut merahnya yang diwarisi dari sang ayah, Vivaldi sempat dijuluki oleh teman-temannya ‘il Prete Rosso’ yang artinya Imam Merah.

3.     Dibalik karyanya yang dikenal, siapa sangka jika Antonio Vivaldi memiliki penyakit asma sejak ia kecil

Dibalik karya-karya yang dimiliki Vivaldi, siapa sangka jika ia memiliki riwayat penyakit asma sejak usianya masih belia. Kesehatannya yang buruk membuat Vivaldi sulit melakukan berbagai hal termasuk bermain musik. Sejak lahir, Vivaldi memang memiliki fisik yang lemah dan sakit-sakitan. Ia memiliki penyakit sesak nafas sepanjang hidupnya.

Penyakit ini timbul karena semasa kecil Vivaldi dan keluarga tinggal di kawasan rumah-rumah lembab di daerah Venesia. Penyakitnya juga tidak ditangani secara tepat yang membuat kesehatan Vivaldi terus terganggu. Hal ini juga yang membuat Vivaldi tidak bisa mempelajari alat musik tiup hingga akhir hayatnya.

4.     Puncak kesuksesan karir Vivaldi yang membawa pengaruh kuat bagi dunia musik Eropa

Tahun 1720 adalah tahun kesuksesan bagi karir Vivaldi. Ia tidak hanya bermain musik orkestra di Venesia saja, tapi juga sering mengadakan tour ke kota-kota lain di Eropa. Vivaldi juga banyak menciptakan musik instrumental bagi para pendengarnya. Salah satu karyanya yang terkenal adalah ‘Gloria e Imeneo’. Karyanya ini khusus diciptakan untuk pernikahan Raja Louis XV.

Vivaldi juga sukses menggelar pertunjukan opera di Venesia, Vienna, dan Mantua. Dalam periode tersebut, ia juga menciptakan ‘Four Seasons’ 4 violin concerto yang menjadi karya mahal yang membuat namanya semakin dikenal di seluruh Eropa.

Elya
Seorang penulis blog yang sudah berkecimpung sejak tahun 2014 sampai sekarang.

Related Articles

Leave a Reply