Apa itu eSport? Mengenal Industri Game Online Masa Kini

Sedang ramai diperbincangkan oleh khalayak umum, baik nasional maupun internasional, eSport kini menjadi ajang yang tak boleh diremehkan. Kompetisi permainan daring yang melibatkan banyak orang dalam satu tim ini juga tidak kalah seru dengan olahraga fisik yang sudah lama ada, misalkan sepak bola atau basket. Maka tidak heran jika Pemerintah Indonesia sudah turun tangan untuk mengembangkan.

Cabang olahraga permainan daring ini sudah mulai diurus sedemikian rupa oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Tim-tim dari Indonesia juga tidak kalah populer dan berprestasi di kancah dunia. Pengguna permainan daring baik ponsel maupun piranti komputer di Indonesia juga sudah menyentuh angka 60 juta.

Dalam tulisan ini, kamu akan kami bawa ke dalam bahasan yang ringan namun mengena: tentang esport. Lebih dalam mengenal industri ini, dan kenapa ke depannya akan menjadi peluang yang bagus. Langsung simak aja yuk!

Apa itu eSport?

Disebut juga sebagai olahraga elektronik (menurut Wikipedia), eSport merupakan kompetisi permainan yang terdiri atas beberapa orang dalam satu tim, atau disebut juga permainan jamak (multiplayer). Para pemain yang tergabung dalam tim dinilai sudah cukup ahli, sehingga disebut sebagai pemain andal (pro player).

Beberapa permainan daring yang dimainkan dalam cabang ini cukup variatif. Mulai dari PUBG, Mobile Legends, Dota 2, Free Fire, PES, AOV, Clash Royale, Call of Duty, Age of Empires, dan masih banyak lagi. Hampir seluruhnya merupakan permainan-permainan populer yang dimainkan oleh jutaan (atau bahkan milyaran) orang di seluruh dunia.

Mengenal Sejarah eSport

Video game merupakan cikal bakal olahraga elektronik. Sejak 1972 video game dikembangkan di Stanford University, di situ mulai ada pengembangan serius. Turnamen yang diadakan khusus untuk mahasiswa di sana tersebut dinamakan Intergalactic Spaceware Olympic. Kala itu, hadiahnya berupa langganan gratis majalah Rolling Stone selama 1 tahun.

Hingga pada tahun 80an, banyak mahasiswa yang tertarik untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut, jumlahnya hingga 10 ribu peserta. Begitu masuk ke tahun 90an, teknologi internet sudah mulai berkembang pesat, khususnya di Amerika Serikat. Di situlah mulai dicetuskan permainan daring, sebut saja Warcraft, Counter Strike, hingga Quake.

Dan pada tahun 2000an, saat perkembangan internet sudah mendunia, olahraga elektronik makin menjadi-jadi. Paling dikenal adalah Dota 2, yang kompetisinya yang disebut The International itu, menjanjikan hadiah super berupa properti rumah pribadi yang mewah dan modern. Hingga sekarang, permainan daring juga sudah menjadi makanan sehari-hari, khususnya untuk piranti mobile.

Game eSport Paling Populer

Ada banyak sekali permainan olahraga elektronik yang hingga kini masih terus dimainkan. Baik itu permainan mobile maupun PC. Turnamen-turnamen yang diadakan untuk masing-masing permainan ini juga cukup ramai dan terus digelar. Apa sajakah itu?

Mobile Legends

Permainan mobile yang satu ini mengusung konsep yang mirip dengan Dota 2. Hero-hero dengan kekuatan dan peran masing-masing, bergabung menjadi sebuah tim yang solid untuk menyerang dan bertahan. Permainan ini disebut oleh Moonton dan sudah populer di Indonesia, juga Asia Tenggara.

Player Unknown’s Battle Grounds (PUBG)

PUBG sudah bukan hal asing lagi untuk masyarakat Indonesia saat ini. Bahkan sudah ada kompetisi resmi yang digelar, bernama PUBG Mobile Indonesia Championship pada tahun 2019 lalu. Total hadiah yang diperebutkan kala itu mencapai Rp1.000.000.000 (1 milyar rupiah).

Dota 2

Permainan yang satu ini dimainkan khusus untuk piranti PC (personal computer). Konsep permainan yang menginspirasi permainan Mobile Legends ini memiliki beragam hero yang dapat dimainkan. Dota 2 punya turnamen resmi di kancah dunia bernama Dota 2 The International dan ESL One.

Pro Evolution Soccer (PES)

Permainan sepak bola yang sebelumnya sudah cukup populer di kalangan video game, mulai dari Playstation, Nintendo, hingga Xbox. Pada SEA Games 2019 lalu, game PES juga sudah mendapat jatah cabang olahraga yang dikompetisikan. Di kancah dunia pun sudah ada turnamen resmi bernama PES League.

Arena of Valor (AoV)

Game mobile ini punya kemiripan dengan genre yang dibawa oleh Mobile Legends dan Dota 2. Untuk di Indonesia sendiri, AoV juga cukup populer. Game ini juga masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games pada tahun 2018 silam.

eSport Termasuk Olahraga atau Bukan?

Seperti halnya olahraga kartu ataupun catur; eSport juga termasuk ke dalam olahraga yang sah dan diakui dunia. Cabang ini juga sudah bisa masuk ke ranah olimpiade. Seperti yang kita ketahui bersama, aspek strategi, teknik, serta kompetisi yang ada pada eSport sudah memenuhi kriteria untuk dijadikan sebagai cabang olahraga.

Secara resmi, pada Agustus 2020 lalu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sudah menyatakan bahwa eSport ditetapkan sebagai cabang olahraga baru. Cabang olahraga ini juga sudah diperlombakan pada kompetisi Pekan Olahraga Nasional (PON). Hal ini juga dipengaruhi oleh ajang Asian Games pada tahun 2018 dan SEA Games pada tahun 2019; yang sama-sama membuka cabang tersebut.

Kesimpulannya, eSport akan terus berkembang dari hari ke hari. Kamu dapat menjadikannya sebagai refreshing sehari-hari. Bisa bermain bersama komplotan nongkrong, sambil menyalakan sebats. Atau jika kamu tidak suka asap rokok, bisa juga menikmati sensasi nikotin tanpa tembakau menggunakan VELO.

Kantong nikotin mungil yang ditujukan untuk kamu yang sudah 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, yang bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja. Berbagai varian rasanya bisa kamu pilih sesuai selera. Selain itu, VELO bisa dinikmati dengan nyaman tanpa khawatir mengganggu orang lain.

Atau kalau kamu ingin mendalami profesi sebagai atlet olahraga elektronik, ya sah-sah saja. Pemerintah sudah mendukung penuh lewat Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia. Semangat, ya!

Ifan Prasya
Karena belajar bisa dari mana aja.

Related Articles

Leave a Reply